Broken Child

Broken Child
Baikan


__ADS_3

Jam istirahat telah dimulai, nampak seluruh siswa-siswi berhambur segera mencari tempat duduk tak terkecuali Nindi dkk, hari ini adalah hari yang spesial bagi mereka, hari ini mereka merayakan hari membaiknya persahabatan mereka setelah beberapa hari berselisih, Melita pun sudah tidak marah lagi pada Dimas, karena Nindi membujuk dan menberi pengertian padanya saat Melita pergi dari cafe hari itu


Flash Back Off


"Yaudah, gue pamit dulu ya mau ngejar Melita, kasian dia perasaannya lagi kacau" pamit Melita, dan dijawab anggukan oleh Dimas, lalu bergegas pergi mengejar Melita, ketika sampai di perkiran Nindi tak mendapati Melita disana, ia hanya melihat Mobilnya saja yang masih terparkir disana.


"Kemana dia? mobilnya masih ada disini, itu berarti dia masih ada disekitar sini" monolognya, ia pun mencoba mencari Melita di setiap sudut Cafe itu, dan alhasil, ia pun menemukan Melita sedang duduk di taman bersama dengan seorang pria yang tak asing menurut nya.


"Nah itu dia Melita!" seru Nindi


"Eh, eh tunggu, itu, itu siapa ya? ko gue kaya kenal" monolognya, saat melihat pria yang bersama dengan Melita


"Siapa ya? ah Aldi!" serunya setelah mengingatnya "Iya bener itu Aldi, sahabatnya Vian kan? tapi, ngapain dia disini ya? ah bodo lah ga penting juga" lanjutnya sambil mencoba menepis rasa penasarannya dan mulai berjalan mendekat ke arah Melita


"Hai" sapa Nindi di belakang Melita, membuat Melita menoleh ke asal suara


"Nindi?!" Seru Aldi


"Lho Nin? Lo kenal sama Aldi?" tanya Melita


"Oh iya, Aldi sahabatnya Vian, tapi ko lo bisa barengan sama Melita si?" balasnya


"Oh, itu tadi si Aldi nolongin gue, gue hampir keserempet motor" jawab Melota jujur, Nindi hanya manggut-manggut sambil ber oh ria


"Eh, kalo gue duluan ya! bye!" ujar Aldi, dan berlari kecil meninggalkan mereka

__ADS_1


" Lo gapapa Mel?" tanya Nindi "Gaada yang luka gitu?" lanjutnya


"Gue?" balas Melita sambil menunjuk dirinya, dan dijawab anggukan oleh Nindi "Oh, gapapa, santai aja" lanjutnya


"Mel? g-gue" ucap Nindi ragu


"Lo apa?" sahut Melita


"G-gue mau ngomong sama lo!" balasnya canggung


"Yaelah! tinggal ngomong doangkan apa susahnya si? biasanya kan lu asal jeplak aja kaga minta ijin ijin segala" ucap Melita sambil mencoba menepis kecanggungan diantara mereka.


"Gini Mel, soal Dimas, Gimana ya? Gini Mel dengerin gue baik-baik ya Dimas gak salah Mel, gue yang salah! gue gak jujur dari awal sama kalian kalo emang gue udah nikah, soal Dimas yang belum bisa muve on dari gue? itu juga bukan salahnya! mungkin selama ini karena kedekatan yang terjalin antara gue sama Dimas, membuat rasa itu tumbuh lagi di hati Dimas Mel, juga karena kedekatan sama perhatian yang gue kasih kedia yang mungkin ngebuat dia naruh harapan sama gue" Jelas Nindi sambil memegang kedua tangan Melita, dan menatap Melita yang membuang muka "Gue mohoon banget Mel sama lo, lo jangan marah lagi ya sama Dimas? gue tau lo kecewa sama Dimas, tapi gue mohon bener-bener mohoon banget sama Lo buat maafin Dimas ya? Mel lo kan tau cuma kalian bedua aja dunia gue sekarang, gue udah di usir sama keluarga gue, kalo persahabatan ini hancur apa lo ga kasian sama gue?" lanjutnya tegas


"Iya, iya jadi, lo gak marah kan sama Dimas?" tanya Nindi memastika


"Iya, gue udah gak marah kok sama si anak dugong lo tenang aja" jawabnya meyakinkan sambil tertawa


Flash Back On


"Kalian mau makan apa? biar gue pesenin" ujar Nindi


"Guee mauu bakmi sama jus jambu biji" jawab Melita sambil berteriak


"Woy! kampret! congor lu gausah tereak tereak gubluk!" sahut Dimas geram

__ADS_1


"Tau tuh, lampir, lo fikir gue budek apa?!" ucap Nindi menimpali


"Ya maap hhe"balas Melita dengan cengengesan khasnya, Nindi mendelik kesal lalu beralih menatap Dimas


"Lo mau apa Dim?" tanyanya


"Gue mau cuanki pake cabe yang banyak ya, sama jus tomato aja" Jawab Dimas datar


"Oke! tunggu bentaran ya!" balas Nindi, lalu pergi memesan makanan, setelah makanan mereka datang, mereka langsung melahap nya habis, sambil sesekali bersenda gurau


****


Bel masuk telah berbunyi, sejak setengah jam yang lalu, nampak semua siswa kelas XII-Biolohi sedang mengikuti pelajaran dengan sangat tidak semangat, saat pelajaran berakhir semua orang nampak bersorak ria, akhirnya mereka terbebas dari jeratan tahanan mereka.


"Tenang! tenang semuanya!" Ujar Bu Dini, membuat semua orang menutup mulutnya seketika "Ibu ada pengumuman buat kalian, seminggu lagi kalian akan menjalankan ujian, jadi, ibu harap kalian persiapkan diri kalian, dan juga belajar dengan giat!" lanjutnya


"Siap Bu!" sahut mereka serempak


"Baiklah, kalau begitu kalian silahkan pulang!" titahnya, semua Siswa pun berhamburan meninggalkan area Sekolah itu.


Maap ya baru Up lagi hhe


Sebelumnya saya mau kasih tau dulu, takutnya ada yang tanya-tanya kan ini judulnya Broken Child, tapi ko ceritanya malah tentang hal romantis, atau kisah persahabatan dan lain nya? sebelum nya saya konfirmasi dulu, karena mereka terlibat dalam cerita, jadi saya tuntaskan dulu kisah mereka, sedangkan untuk penyiksaan yang akan dialami Nindi pasti memang akan ada, walau ia sudah menikah, jadi Nantikan terus kelanjutan kisah nyaaaa yaa, Jangan lupa vote, rate and like


Happy Reading😍

__ADS_1


__ADS_2