brother complex

brother complex
BC 19


__ADS_3

Bel pulang sekolah sejak tadi sudah berbunyi tapi tasya, Lisa dan reyhan masih saja di kelas.


Tasya menunggu arkan latihan basket.


Tasya dulu sempat bertanya pada arkan kenapa dia tidak menunggu di lapangan saja.


Arkan selalu bilang aku ga mau kamu kenapa napa apa lagi kalau kamu kena bola aku khawatir.


Menurut tasya arkan atau monster manja nya ini terlalu posesif dan overproktetif, arkan memang menjengkelkan.


"hahahaha "tawa Lisa kencang.


Seketika lamunan tasya buyar.


Lisa dan reyhan tengah bercanda ria.


Ck, tasya merasa iri terhadap reyhan dan Lisa mereka tertawa bahagia tanpa memperdulikan diri nya yang berada di sebelah nya ini.


Tasya merasa tak di anggap, ck serasa dunia milik berdua aja diri nya hanya mengontrak saja.


Arkan mana sih lama banget, ucap tasya dalam batin nya.


"baby"teriak arkan dari ambang pintu kelas.


Glek'


Tasya menelan salvina nya, wajah nya terasa panas.


Melihat arkan telanjang dada, memperlihatkan roti sobek nya dan jangan lupa kan keringat yang mengucur di tubuh dan wajah arkan membuat kadar sexy nya bertambah.


Arkan yang melihat wajah tasya yang bisa di bilang muka mupeng pun hanya bisa tersenyum geli.


Sedang kan Lisa jangan ditanya dia tidak bisa berkata apa apa bahkan Lisa tak bisa menutup mulutnya.


Reyhan yang melihat nya pun cemburu dengan segera menarik tangan Lisa keluar kelas.


"eh mau ke mana "jerit Lisa.


" aku mau hukum kamu sayang"tekan reyhan.


"entar dulu dong ini Hot banget kan sayang di lewatkan"ucap. Lisa santai tak sadar membuat reyhan naik pitam dan menggendong Lisa layak nya karung beras.


"eh turunin dong"jerit Lisa.


Arkan dan tasya melihat kejadian tersebut seketika tawa mereka pecah.


Tingkah Lisa konyol menurut mereka.


Arkan menyudahi acara ketawa nya dengan segera ia mendekat tasya.


"baby yu pulang "ucap arkan mengelus surai rambut tasya.


" kan tapi kamu belum pakai baju"ucap tasya gugup.

__ADS_1


"tenang kok baby aku bawa baju lagi ko di loker "jawab arkan.


" ya udah cepet pakai baju nya terus kita pulang aku cape banget "ucap tasya berusaha menormal kan detak jantung nya yang tak karuan.


" tapi anter ya baby, yu"ucap arkan menarik tangan tasya untuk mengikuti nya.


~


Tasya membaca novel nya dengan serius.


Kadang ia tertawa


Kadang ia kesal.


Kadang ia tiba tiba menangis.


"ih kasian banget sih hidup nya kayla ini aku ga nge bayangin deh hidup aku kaya dia" ucap tasya mengusap air mata nya.


Ting'


Dengan segera tasya membuka handphone nya.


0874555XXXXXX


Hi ?


Tasya menyerengit bingung no siapa ini.


Me.


Ting'


0874555XXXXXX


Gua kelvin yang tadi perpustakaan, inget?


Me.


Oh, kamu.


Ting'


0874555XXXXXX


Oh doang aja gitu.


Belum sempat tasya membalas handphone nya sudah di rebutan paksa oleh arkan.


"ih apa apaan sih"kesal tasya.


"aku dari tadi manggil kamu baby dan kamu ngabaikan aku dan lebih milih benda sialan ini hah"ucao arkan yang nada nya naik satu oktaf.


Tasya yang mendengar bentakan arkan punya hanya bisa memejam lan mata nya untuk sabar, tidak mungkin kan ia ikut emosi juga.

__ADS_1


Tasya menghembuskan nafas nya kasar.


"maaf oke aku tadi keasikan hmm maaf ya"ucap tasya lembut tangan mengelus lengan arkan.


Arkan tampak mengatur nafas nya yang tak beraturan.


"kamu keasikan main handphone, ngapain kamu mau selingkuh dari aku Ya " curiga arkan.


Dengan segera ia mengecek handphone tasya tanpa izin.


Tasya tampak panik takut arkan salah paham pada diri nya.


Tasya dapat menyadari hawa arkan berbeda kembali.


" ini siapa baby"teriak arkan sambil menunjuk kan chat tasya dan lelaki lain yakni tak lain adalah kelvin.


Tasya bingung menjawab apa.


"emm itu anu itu kelvin "ucap tasya gugup.


" iya aku tau aku baca, tapi kelvin itu siapa"ucap arkan emosi.


"tadi aku di hukum sama pa sendy gara gara bercanda terus sama Lisa, dari pada aku bingung di luar luntang lantung aku dan Lisa ke perpustakaan, nah di saat aku mau nyari novel aku ketemu sama dia aku dan dia ga sengaja ngambil novel yang sama, udah gitu doang dia nya aja yang tiba tiba chat aku "ucap tasya menjelaskan secara detail.


" kamu percaya kan sama aku "ucap tasya.


Entah kenapa tasya merasa risau di hati nya jika arkan marah pada nya dan tak mempercayai nya, apa tasya sudah mulai mencintai arkan?.


Telihat dari Raut wajah arkan tidak sekeras tadi.


Dengan sekali Tarakan tasya di tarik ke dalam pelukan nya.


"maaf baby aku tadi emosi aja aku takut kamu berpaling dari aku "ucap arkan lembut.


Arkan memeluk tasya sangat erat tak mau kehilangan.


Arkan pastikan siapa saja yang berusaha untuk mengambil tasya dari nya, sudah pastikan orang itu akan mati.


Apa pun akan arkan lakukan asal tasya selalu di samping nya sekali pun itu perbuatan kriminal dan melanggar hukum.


**Hai gimana.


Maaf kalau gaje.


Yang penting up wkwkkw dari pada ga kan kasian yang udah nungguin hehhe.


Maaf kalau ada typo ya.


Jangan lupa tinggal jejak kalian ya.


Jangan jadi pembaca gelap.


❣️📖❣️📖❣️📖❣️📖❣️**

__ADS_1


__ADS_2