brother complex

brother complex
BC 34


__ADS_3

Sejak tadi lebih tepat nya sejak papa meninggalkan kamar nya, arkan senyam senyum sendiri.


Mungkin jika orang melihat arkan sekarang mereka akan menyangka arkan gila.


Bagaimana arkan tidak senyam senyum sendiri, ia sedang sangat bahagia mendengar fakta bahwa ia bukan anak kandung mama papa nya.


Ah diri nya tidak mau bahagia sendiri ia ingin segera menemui tasya dan mengatakan semua nya pada tasya.


Pasti tasya akan sama dengan diri nya bahagia.


Dengan cepat arkan keluar dari kamar nya dan menuju ke kamar tasya.


Tok'tok'tok.


"baby "panggil arkan keras.


Dengan cepat pintu terbuka dan tasya langsung menarik arkan masuk dalam kamar nya dan tak lupa mengunci kamar nya.


" kamu apa apaan sih sayang, kalau ada yang denger gimana"ucap tasya kesal.


"ga akan ada yang marah kok kalau aku manggil kamu baby"ucap arkan lembut.


"loh kenapa"bingung tasya.


Arkan menatap tasya lembut dan tangan arkan terulur untuk menyelipkan anak rambut tasya ke belakang telinga tasya.


"kamu mau denger kabar bahagia ga" ucap arkan.


Dengan ragu tasya mengaggukan kepalanya.


"aku bukan anak mama papa "ucap arkan to the point.


" Apa " ucap tasya membulat kan mata nya.

__ADS_1


" iya baby "ucap arkan antusias.


" maksudnya gimana "tanya tasya lagi.


" hmm jadi aku bukan anak mama papa baby aku tuh anak temen mama kamu, mama aku nitip in aku ke mama kamu sebelum mereka pergi keluar negri tapi naas pesawat yang membawa orang tua ku jatuh dan tidak ada selamat "jelas arkan.


" aku bener bener kaget sama semua kenyataan ini "ucap tasya.


" aku juga baby waktu aku denger cerita dari papa, aku ngerasain rasa sedih dan bahagia juga"ucap arkan.


"mm terus papa tau tentang hubungan kita dan lama baby"lanjut arkan.


Tasya membulat kan mata nya kaget.


"yang bener, terus gimana papa marah ga aku takut "ucap tasya panik.


" kamu tau ga baby"ucap arkan.


"ya ga tau lah kamu belum ngasih tau"rutuk tasya.


"papa restuin hubungan kita baby"ucap arkan tepat di depan wajah tasya.


"yang bener kamu lagi ga bercanda kan serius kamu"ucap tasya senang.


"iya baby papa restuin hubungan kita dan minggu depan kita tunangan baby, kamu bahagia kan" tanya arkan lembut.


"aku bahagia banget "ucap tasya tersenyum bahagia.


Dengan cepat tasya memeluk arkan erat.


Dan arkan langsung membalas pelukan tasya.


" aku ga nyangka tau kita bakal tunangan nanti, aku ga sabar buat nunggu minggu depan "ungkap tasya.

__ADS_1


" aku juga baby, nanti kita tunangan nya nunggu mama papa pulang dulu dari London oke "ucap arkan.


" iya "ucap tasya.


Mereka hanyut dalam pelukan saling memeluk satu sama lain.


" sayang "panggil tasya.


" yes baby"jawab arkan cepat.


"kalau mama bagaimana apa menyetujui hubungan kita"tanya tasya.


"kata papa soal mama, papa yang yang urus jadi kamu tenang aja ya, kamu cukup diam tau tau minggu depan kamu jadi tunangan aku "ucap arkan.


Tasya yang mendengar ucapan arkan merasa malu, sudah tasya pastikan pipi nya memerah.


" kamu lucu kalau lagi gini"ucap arkan mengecup kedua pipi tasya yang memerah malu.


Dan lagi lagi perilaku arkan membuat tasya salah tingkah dan malu.


Arkan yang melihat lagi lagu tertawa gemas melihat tasya yang malu malu kucing.


Ah tasya merasa beruntung memiliki arkan, tasya tak akan pernah melepaskan arkan.


**Halo kalian.


Gimana nih part ini gaje kah atau apa kah.


Oke sorry kalau ada typo.


Tinggal kan jejak kalian ya...


Jangan jadi pembaca gelap ok ok.

__ADS_1


❣️📖❣️📖❣️📖❣️📖❣️**


__ADS_2