brother complex

brother complex
BC 20


__ADS_3

" udah ya, aku mau makan "ucap tasya berusaha menjauh kan arkan dari dada nya.


Sejak kejadian tadi arkan langsung bermanja ria dengan tasya.


Tapi menurut tasya di sini dia yang rugi, dia hanya diam sedangkan kakak nya dengan tidak tau malu nya mendusel di dada nya.


" udah dong aku laper mau ke bawah"rengek tasya.


Mendengar rengekan tasya akhirnya arkan menjauhkan kepalanya dari dada tasya.


"hmm ya udah yu ke bawah, biar aku yang masak "ucap arkan menarik tasya untuk mengikuti nya ke bawah.


" nah baby kamu cukup duduk liatin aku masak ok"ucap arkan yang sudah mulai acara masak nya.


Tasya hanya diam dan melihat arkan yang masak, saat masak arkan terlihat Hot.


Tasya jadi mikir pasti di luar sana banyak yang mau jadi pacar arkan.


Dan pastinya banyak perempuan perempuan di luar sana yang mengejar ngejar arkan.


Ah ia dia jadi teringat sekretaris arkan elina, yang pernah mengirim pesan pada arkan.


Tasya jadi penasaran apa elina chat arkan kembali.


Jika benar bagaimana, bagaimana kalau mereka dekat.


Memikirkan nya saja sudah dapat membuat tasya kesal.


Tidak bisa di biarkan tasya harus mengecek handphone arkan.


"honey"panggil tasya.


Arkan yang sedang masak pun menghentikan acara masak nya dan berbalik menatap tasya.


Arkan mengerut kan dahi nya kenapa wajah tasya seperti kesal begitu.


"ya ada apa baby"ucap arkan.


"handphone kamu mana aku pinjem "ucap tasya.


" ada di kamar aku kenapa "ucap arkan bingung.


Tasya tak menjawab ia langsung ke kamar arkan dan mengambil handphone arkan yang tergeletak di atas kasur.


Dengan cepat tasya membuka aplikasi WhatsApp.


Dan benar saja saat ia buka sudah banyak ratusan pesan yang belum di baca.


Dan lagi lagi pesan yang teratas nama elina.


Dengan segera tasya membuka pesan tersebut.


Tasya melotot kan mata nya saat ia melihat elina banyak mengirimkan foto nya pada arkan yang tidak senonoh.

__ADS_1


Tapi untungnya arkan tak membaca dan tak membalas pesan elina.


Tapi tetap saja tasya kesal untuk apa elina ini mengirimkan foto seperti ini, ingin menggoda arkan atau mau pamer sih.


Ah tasya jadi penasaran siapa sih elina elina itu ia ingin bertemu langsung.


"baby makanan nya udah jadi sini turun "teriak arkan dari bawah.


" iya bentar "balas tasya dengan teriakan.


Tasya menyimpan handphone arkan kembali ke tempat semula nya.


" lama banget di atas ngapain baby " ucap arkan sambil memberikan piring yang sudah terisi makanan yang di buat oleh arkan.


Tasya langsung menerima nya.


" em ga ngapa ngapain kok, oh iya ngomong ngomong kamu kapan ke kantor "tanya tasya.


" emang nya kenapa "jawab arkan.


" ish jawab aja kapan "ucap tasya.


" besok kalau ga lusa, emang nya kenapa sih" tanya arkan sekali lagi.


"besok aja ya ke kantor nya "rengek tasya.


" loh besok kan sekolah baby, mending lusa aja haru sabtu kita kan libur "jawab arkan.


Tasya ingin segera melihat elina itu penasaran seperti apa sih orang nya.


"huff ya udah besok tapi pagi pagi ga papa Kan " tanya arkan.


" ga papa malah lebih pagi lebih baik" jawab tasya semangat.


"ya udah makan tuh makanan nya nanti keburu dingin baby " titah arkan.


Dan mereka mulai makan dengan canda tawa.


~


(aku skip aja biar cepet).


Pagi pagi tasya sudah siap untuk ke kantor bersama arkan.


" honey ayo"tetiak tasya dari bawah.


"iya bentar "ucap arkan turun dari tangga.


Arkan melihat penampilan tasya, tasya tumben dandan mewah, biasa nya tasya selalu dandan simpel.


" kamu semangat banget, terus ini dandan nan kamu beda dari biasa nya"tanya arkan.


"perasaan aja kamu ada " ucap tasya.

__ADS_1


Padahal mah tasya tak mau kalah saing eh elina seberapa bagus nya sih elina.


" ah udah ayo kak cepetan "ajak tasya menarik tangan arkan.


" kita belum sarapan loh baby"ucap arkan.


"nanti aja di sana sarapan nya sekalian" ucap tasya.


(di mobil)


"kak nyetir nya cepet Ya " ucap tasya.


Arkan bingung kenapa dengan tasya sejak tadi ingin cepat cepat ke kantor, mau apa, batin arkan bertanya tanya.


Tak mau ambil pusing arkan mulai menancap gas nya.


~


Mobil arkan sudah sampai di perusahaan yang di pegang arkan.


Arkan memparkirkan mobil nya.


Arkan keluar dari mobil nya dan membuka kan pintu mobil tasya.


Arkan memeluk pinggang tasya posesif untuk menunjukkan bahwa tasya milik nya.


Banyak pasang mata yang memperhatikan arkan dan tasya.


Pegawai lama tentu pasti tau bahwa mereka adik kakak dan untuk pegawai baru pasti menyangka bahwa mereka pasangan kekasih.


Arkan membawa tasya ke dalam ruangan nya.


"nah baby, ini udah di kantor terus kamu mau apa hmm " tanya arkan lembut.


" pokoknya kamu ga boleh tau "jawab tasya duduk di kursi kebesaran arkan.


Arkan yang melihat tingkah tasya hanya bisa mengelengkan kepala nya genas.


Ada saja tingkah gadis nya yang membuat nya tambah jatuh cinta.


**Hai kalian gimana part ini.


Di part ini tasya posesif ya wkwk.


Tapi nanti di part selanjutnya tasya bakal lebih posesif wkwkwkwk.


Maaf ya kalau ada typo.


Jangan lupa tinggal kan jejak ya.


Jangan jadi pembaca gelap.


❣️📖❣️📖❣️📖❣️📖❣️**

__ADS_1


__ADS_2