
"ish kamu di mana sih, lama banget jemput nya" Gerutu tasya yang sejak tadi menunggu di jemput oleh arkan.
"mana sendirian lagi "ucap tasya sedikit takut.
Sudah satu jam tasya menunggu di jemput tapi belum datang juga.
Dan suasana sekolah sudah sepi.
Tasya memutuskan untuk menunggu di halte tidak lupa mengirimkan pesan pada arkan bahwa ia menunggu di halte dekat sekolah.
Setelah sampai halte tasya duduk di kursi yang sudah di sediakan.
"serem gini mana udah hampir jam lima lagi"ucap tasya sambil melihat ke arah jam tangan nya.
Tasya benar benar gelisah ia takut di sini sepi sekali.
Sejak tadi tasya terus saja mundur mandir.
"wih ada cewe cantik nih ".
Mendengar suara di belakang nya tasya dengan segera membalikan badan nya.
Seketika wajah tasya pucat pasi, keringat dingin bercucuran.
bagaimana mana tasya tidak shok di hadapan nya ada dua preman dengan penampilan yang jauh dari kata bersih dan rapih.
" enak nya di apain nih bang "ucap preman yang berambut gondrong mendekat ke arah tasya.
Tasya hanya bisa mundur perlahan.
" bawa ke markas aja "ucap preman yang botak.
Tak mau menunggu lama lagi dengan kaki bergemetar tasya berlari kencang.
" eh itu kabur cepet tangkep"teriak preman yang berambut gondrong.
Tasya terus berlari dengan keadaan menangis, sungguh tasya takut.
Entah ke mana tasya berlari yang terpenting ia selamat.
__ADS_1
"kamu di mana sih hiks...hiks.. "ucap tasya dengan isakan nya.
Preman tersebut masih mengejar tasya, dan itu membuat tasya ketakutan.
Tasya tidak mau tertangkap, dengan cepat tasya terus berlari hingga ia berhenti di penempatan jalan yang lumayan rame.
Tasya melihat ke belakang preman tersebut sudah tidak ada di belakang nya.
Rasa nya jantung tasya ingin keluar.
Tasya tidak boleh di sini berlama lama ia harus pergi dari sini takut takut preman tersebut masih mengejar nya.
Di saat tasya berlari ada sebuah mobil hampir menabrak nya.
Tasya memejamkan mata nya takut.
Seseorang dalam mobil keluar dari mobil mewah nya.
"tasya " ucap arkan kaget melihat yang hampir ia tabrak adalah gadis nya.
Dengan cepat tasya memeluk tubuh tegap arkan.
Arkan mengeratkan pelukan nya.
" maaf maaf, aku janji ga akan ulang lagi, aku tadi ada acara di kampus, maaf baby"ucap arkan lembut dan mengecup kening tasya dalam untuk menenangkan.
Arkan menggendong tasya ala brydal style.
Dan mendudukan tasya di pangkuan nya.
Posisi arkan menyetir dan tasya duduk di pangkuan nya.
Selama perjalanan arkan terus saja mengecup kening tasya lembut.
Dan menggumankan kata maaf.
Arkan merasa sangat bersalah menjemput tasya telat ia tidak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi.
Apa lagi saat tadi melihat tasya dengan keadaan kacau.
__ADS_1
Tasya sudah terlelap mungkin karena kelelahan.
Tak terasa mobil arkan sudah sampai depan rumah nya.
Arkan tidak tega untuk membangunkan tasya yang sudah terlelap dengan nyenyak.
Arkan memilih untuk menggendong tasya.
Di depan pintu arkan sedikit kesulitan saat membuka pintu dengan terpaksa arkan mendorong pintu dengan kaki nya lumayan kencang.
Arkan mengedarkan penglihatan nya.
Mama dan papa nya tidak ada.
Tak mau ambil pusing arkan berjalan menuju ke kamar nya.
Dengan penuh kehati hatian arkan menidurkan tasya.
Mata arkan beralih ke sepatu tasya dan membuka sepatu tasya dengan pelan pelan.
Arkan menghampiri tasya dan mengecup kening tasya lembut nan lama.
Di rasa sudah cukup arkan berjalan ke arah kamar mandi untuk menyegarkan badan nya yang sudah penuh dengan keringat.
**Hai gais gimana gaje ya.
Ya maaf dari pada ga up kan wkwkwkwk.
Oke gimana perilaku arkan ke tasya manis kan.
Btw dari part satu sampai sekarang aku banyak banget typo nya ya.
Sorry kalau di part ini ada typo ya.
Ok tinggal kan jejak ya.
Jangan jadi pembaca gelap ok ok.
❣️📖❣️📖❣️📖❣️📖❣️**
__ADS_1