brother complex

brother complex
BC 32


__ADS_3

"hei baby bangun" ucap arkan tepat di depan wajah tasya.


Sekarang sudah menunjukan pukul enam sore.


Tasya harus bangun untuk mandi dan berganti pakaian.


"hei baby"ucap arkan mencubiti pipi tasya.


"ih masih ngantuk "ucap tasya masih menutup mata nya.


Arkan yang melihat reaksi tasya pun tersenyum gemas.


"ayo lah baby bangun ini udah malam hey" ucap arkan menepuk nepuk pipi tasya pelan.


"ish iya iya aku bangun, huaaa"ucap tasya sambil menguap.


Dengan cepat arkan menutup mulut tasya yang sedang menguap.


"aku udah bilang kan kalau nguap it--"ucapan arkan terpotong.


"itu di tutup, aku tau Kok " ucap tasya cemberut.


Arkan mengelus rambut tasya pelan.


" kalau tau kenapa ga di lakuin hmm " tanya arkan.


" lupa hehe"kekeh tasya.


"udah ah baby sekarang kamu bangun mandi ganti baju dan siap siap makan malam sambil nunggu mama papa pulang"ucap arkan memerintah.


"loh mama ke mana emang nya "tanya tasya heran, bukan nya mama nya ini tidak pergi ke mana mana ya hari ini.


" oh mama ke kantor papa tadi siang "jawab arkan.


Tasya mangut mangut mengerti.


" aku ke kamar aku dulu ya dadah sayanggg"ucap tasya sambil berlari keluar dari kamar arkan.


Arkan yang melihat tingkah lucu tasya pun hanya bisa tersenyum gemas.


~


"wah mama masak nya makanan kesukaan aku "ucap tasya antusias.


Setelah tadi tasya mandi tepat saat tasya turun tangga mama papa nya sudah kembali dari kantor nya.

__ADS_1


Dan mama langsung membuat makan malam untuk mereka.


" iya dong "ucap mama tersenyum lembut.


Mereka makan dengan hikmat.


Hingga papa bersuara.


" arkan "panggil papa.


" ya ada pa " jawab arkan setelah menelan makanan nya.


" nanti selama satu minggu kamu bisa gantiin papa di perusahaan Ga " tanya papa.


" bisa pah "jawab arkan mantap.


" good"puji papa.


"loh papa mau ke mana emang nya "tanya tasya.


" papa mau urus perusahaan papa yang di London kata ada masalah "ungkap papa.


" oh iya iya, mama ikut ga pah"tbaya tasya lagi.


Mama yang di goda oleh papa pun yang tertawa pelan.


"lebay papa"komentar tasya.


"ya ga papa lah mama kan belahan jiwa papa, ya ga mah " tanya papa.


" iya iya biar cepet "ucap mama di selingi tawaan.


Sontak membuat arkan dan tasya tertawa.


" udah ngetawain nya " tanya papa dengan tatapan tajam.


Sontak tasya dan Arkab berhenti tertawa.


" udah lah mama cuman bercanda pah"ucap mama.


Ekspresi papa yang tadi muram berubah menjadi tersenyum.


Acara makan malam mereka penuh tawa dan kebahagiaan.


~

__ADS_1


Tok'tok'tok.


Dengan cepat arkan membuka pintu kamar nya yang di ketuk.


Awal nya ia berpikir itu tasya tapi saat di buka ternyata papa nya.


"ada apa pah"tanya arkan.


"boleh papa masuk "ucap papa.


" boleh lah pah"jawan arkan.


Setelah papa masuk langsung duduk di tepi kasur arkan.


"sini kamu duduk di samping papa "ucap papa sambil menepuk nepuk sebelah nya.


Arkan pun menuruti nya.


Tak biasanya papa ke kamar nya, itu yang ada di pikiran arkan sekarang..


" kenapa pah"tanya arkan lagi.


"ada yang mau papa omongin "ucap papa.


" oh ya masalah perusahaan kan nanti aku yang gantiin papa"ucap arkan.


"bukan boy " ucap papa


" terus "dahi arkan menyerengit.


" papa tau kalau kamu jatuh cinta kan sama adik kamu "ucap papa santai.


Arkan membulat kan mata nya.


**Jeng jeng jeng jeng jeng.


Hai kalian double upppppp.


Sorry kalau ada typo.


Tinggal kan jejak ya.


Jangan jadi pembaca gelap.


❣️📖❣️📖❣️📖❣️📖❣️**

__ADS_1


__ADS_2