brother complex

brother complex
BC 44


__ADS_3

Sejak sepuluh menit yang lalu tasya mondar mandir tak jelas dan itu membuat arkan kesal.


"baby bisa ga, ga usah mondar mandir nanti kamu pusing "ucap arkan entah kesekian kali nya.


" ish kamu bisa diam ga aku pusing nih bayangkan sama kamu Lisa HAMIL"ucap tasya.


"sama baby aku juga bingung kok bisa ya sepolos Lisa hamil, apa mungkin ini reyhan yang lakuin "ucap arkan.


" ah iya pasti reyhan yang lakuin, coba kamu telopon reyhan sekarang "ucap tasya penuh penekanan.


Arkan langsung menyalakan handphone nya dan mencari nama reyhan di kontak nya.


" gimana di angkat Ga " ucap tasya harap harap.


" bentar ini lagi baby"ucap arkan.


"ga di angkat baby gimana dong "ucap arkan.


" telopon lagi sampai di angkat "ucap tasya.


Arkan langsung menuruti perkataan tasya.


Baru beberapa detik telopon arkan sudah di angkat.


" di angkat "ucap arkan tanpa suara pada tasya.


"ya halo yan lu bisa ga ke apartemen gua sekarang".


".......... "


" sebentar aja ada mau gua omongin aja".


"..........."


"oke alamat apartemen gua sms in, cepet jangan lama".


Arkan langsung menutup telopon nya.


"gimana "ucap tasya.


" kata nya di lagi di rumah, aku paksa dia buat ke sini akhirnya dia mau, kita tunggu aja ya baby"ucap arkan.


"iya yang aku cemas banget "ucap tasya.


" aku juga baby tapi kamu harus tenang "ucap arkan.


Tasya hanya diam tak menjawa ucapan arkan.


25 menit kemudian.....


Ting'tong'.


" nah itu pasti reyhan "ucap tasya.


" ya udah kamu tunggu di kamar temenin Lisa aku buat pintu dulu"ucap arkan.


Tasya langsung berlari ke arah kamar.


Cklek'


"ada apa lo manggil gue"tabya reyhan to the point.


"masuk dulu"perintah arkan.


Yang langsung di turuti reyhan.


"ikut gua ke kamar"Ucap arkan .

__ADS_1


Reyhan langsung menatap was was pada arkan.


"mau apa ***** " ucap reyhan ngeri.


"lu pikir gua gay apa, gua masih normal" ucap arkan kesal.


Arkan tau pasti reyhan mikir nya dia gay karna mengajak reyhan ke kamar.


"ya udah cepet "ucap arkan.


" loh kok ada Lisa di sini "ucap reyhan yang baru memasuki kamar.


Tasya yang melihat reyhan langsung menghampiri reyhan.


" kamu udah bikin sahabat aku HAMIL"ucap tasya to the point.


"hah " ucap reyhan.


" hah hah mulu kamu kan yang bikin Lisa hamil "ucap tasya.


" yang bener "ucap reyhan dengan mata berbinar nya.


" iya loh " ucap tasya.


" alhamdulillah "teriak reyhan.


Mendengar teriakan reyhan arkan dan tasya melotot kan mata nya.


Dan jangan lupa kan teriakan reyhan membuat Lisa bangun.


Melihat Lisa bangun reyhan menghampiri Lisa dan membawa nya ke dalam pelukan.


" aku bahagia "bisik reyhan.


" maksud kamu apa " ucap Lisa.


Reyhan mengelus perut rata Lisa dengan lembut.


Mendengar ucapan reyhan Lisa langsung menangis.


" hei hei kenapa nangis "tabah reyhan.


Lisa masih saja menangis.


" kamu ga bahagia "tanya reyhan.


" ga bukan itu "ucap Lisa masih di sela tangis nya.


" terus "ucap reyhan.


" aku nangis karna aku bahagia "ucap Lisa.


Reyhan yang mendengar ucapan Lisa pun sangat amat lega dan membawa Lisa pada pelukan nya.


" aku cinta kamu"bisik reyhan tepat di telinga Lisa.


"aku juga"balas Lisa.


"bisa ga sih ga usah drama "ucap tasya dengan wajah datar nya.


Reyhan dan Lisa langsung menoleh ke sumber suara dan melihat tasya dan arkan tangan menatap datar ke arah nya dan Lisa.


" ya sorry kebawa suasana sakin bahagia nya " ucap reyhan.


" udah selesai kan masalah nya, kalau udah sana pada balik lu berdua, kalau mau romantisan lagi lanjutin di rumah masing masing jangan di sini"ucap arkan kesal.


"ya ya makasih udah jaga Lisa "ucap reyhan tulus.

__ADS_1


" sama sama "ucap tasya.


" ya udah gue sama Lisa pamit maaf kalau Lisa nge repotin kalian "ucap reyhan.


Reyhan langsung menggendong Lisa dan keluar dari apartemen arkan dan tasya.


Sebelum keluar apartemen reyhan sekali lagi mengucap kan terima kasih.


Dan tinggal lah arkan dan tasya di dalam apartemen.


Posisi arkan dan tasya sekarang sedang berada di sofa.


"baby"panggil arkan.


"hmm " jawab tasya dengan gumam an.


" baby"panggil arkan dengan nada manja nya.


"apa sih"ucap atasnya menoleh ke arah arkan.


"kamu ga mau gitu punya dede, sama kaya Lisa gitu "ucap arkan.


" kalau kamu"tabya tasya balik.


"ish baby kan aku nanya ke kamu kenapa kamu nanya balik ke Aku " ucap arkan.


" ya ga papa, sekarang aku tanya ke kamu seberapa besar keinginan kamu punya dede dari aku"tanya tasya serius.


"sangat besar keinginan aku baby, tapi gimana depan kamu "ucap arkan.


" sama aku juga "jawab tasya malu malu.


Arkan langsung berbinar mendengar jawaban tasya.


" jadi kamu mau ga bikin "ucap arkan watados.


" bikin apa "jawab tasya sok polos padahal mah tasya ngerti.


" ish masa ga ngerti bikin dede lah"ucap arkan frontal.


Tasya jadi salting kan dengar ucapan arkan.


"aku sih gimana kamu ada " ucap tasya malu malu.


" yang bener kamu baby"tanya arkan lagi.


"i..iya"jawab tasya gugup.


Arkan langsung menggendong tasya seperti karung beras.


"kiaaa kenapa kamu gendong Aku " teriak tasya kaget.


" kata nya mau bikin dede yu bikin sekarang aku ga sabar nih"ucap arkan mengebu gebu penuh semangat.


Tasya sih malu plus pasrah aja.


**Hei kalian.


Aku up nih.


Gimana part ini, feel ga?.


Maaf ya aku up nya lama di karena kan banyak tugas numpuk.


Oke maaf kalau ada typo ya gais.


Tinggal kan jejak kalian ya.

__ADS_1


Jangan jadi pembaca gelap ok.


❣️📖❣️📖❣️📖❣️📖❣️📖❣️📖❣️**


__ADS_2