
Tak terasa waktu kepergian mereka telah tiba. Kini member Bangtan masih bersiap di dalam kamarnya, sebenarnya ini tak butuh waktu lama. Karena tak ada barang yang akan mereka bawa. Baju pun tidak, karena mereka sudah memesan baju sendiri dan akan mengambilnya terlebih dahulu sebelum bepergian. Mereka hanya membahas beberapa hal yang menurut mereka penting dan sebagai tindakan darurat nantinya ketika dalam perjalanan.
Setelah dirasa siap, mereka pun bergegas turun menemui Amy yang sudah menunggu.
RM/Eryx : "Amy. Terimakasih atas semua bantuanmu selama ini."
J-Hope/Drew : "Terimakasih juga dengan makanan enak yang sudah kau berikan."
V/Shazz : "Kami pasti merindukanmu."
Mendengar ucapan V mampu membuat wajah Amy merona merah.
Amy : "Itu tak seberapa. Aku juga akan merindukanmu Shazz." jawabnya canggung.
Jimin/Evander : "Jadi hanya Shazz saja?! Kau tidak akan merindukan kami?!" ucap Jimin menggoda.
Amy : "Tentu saja aku akan merindukan kalian juga!" Bantahnya cepat.
Mereka pun tertawa melihat kegugupan Amy, berbeda dengan V yang bingung dan tak menyadarinya.
Amy : "Ini bawalah. Untuk bekal kalian di perjalanan."
Jin dan RM menerima sebuah kantung besar yang isinya berbagai senjata, makanan kering dan beberapa kantung kecil koin emas. Mereka terharu melihat kebaikan dan ketulusan Amy menolongnya.
Jin/Gleen : "Kami tidak dapat menerima semua ini Amy! Sudah terlalu banyak kau membantu kami."
Amy : "Terimalah! Ini bantuan terakhir yang dapat aku berikan pada kalian."
Jin/Gleen : "Baiklah. Aku akan menerima makanan dan senjata ini, tapi tidak untuk uangnya."
Amy : "Kenapa?! Kalian akan sangat memerlukannya di perjalanan nanti."
Jin/Gleen : "Kami sudah ada, bahkan lebih dari cukup! Kau tak perlu khawatir."
Amy : "Darimana?! Dan sejak kapan kalian punya cincin ruang?!" ucap Amy sembari melihat ke jari para member Bangtan.
Member Bangtan pun mulai gugup dan bingung menjawabnya. Mencari alasan yang tepat.
RM/Eryx : "Itu.. Sebenarnya dari awal kami sudah punya. Tapi kami melupakannya dan baru teringat kemarin. Hehehe... " Tawa RM canggung dan diikuti member yang lainnya.
__ADS_1
Amy : "Yasudah. Ini! Jika kalian perlu bantuan atau apapun itu, kalian dapat gunakan kartu ini ke Shand Tower. Disana akan ada yang membantu kalian nantinya."
ucap Amy sembari memberikan 7 kartu berwarna emas bertuliskan VVIP Shand Tower dengan tinta silver.
J-Hope/Drew : "Ini apa?!" Tanyanya antusias ketika melihat kartu yang diberikan Amy.
Amy : "Itu kartu VVIP khusus milik keluargaku. Siapapun yang memilikinya dapat meminta bantuan apapun di Shand Tower. Dan Shand Tower adalah gedung yang mengatur segala aktivitas dan bisnis keluarga Shand."
Jin/Gleen : "Baiklah. Terimakasih Amy."
Mereka pun berpelukan dan saling mengucapkan salam perpisahan. Sedangkan Amy masih terus menatap kepergian para member Bangtan hingga wujudnya tak terlihat lagi. Tatapan matanya sendu, terlihat sedikit kesedihan disana.
Amy : "Semoga Dewa selalu menjaga kalian." gumamnya lirih.
.........
RM/Eryx : "Bagaimana?! Apa kalian menyukai pakaian baru ini?!"
V/Shazz : "Tentu saja. Lihatlah aku terlihat lebih tampan dan keren sekarang!"
Jungkook/Arsen : "Ini sangat nyaman Hyung!"
Jimin/Evander : "Pastilah! Mereka terpesona melihat penampilan kita yang menawan."
Member Bangtan kini sudah mengenakan baju yang sebelumnya mereka pesan, terlihat raut kepuasan di wajah mereka. Apalagi banyak orang yang terpukau dan terpesona melihat mereka, semakin meningkatkan rasa percaya diri mereka.
Jungkook/Arsen : "Oh iya Hyung! Apa kita tidak jadi pergi ke padang ilalang mencari petunjuk?!"
RM/Eryx : "Menurutku itu sudah tidak perlu. Dapat kupastikan sekarang kita ada di dunia lain bernama Centropia. Jadi meskipun kita kesana, kemungkinan besar tidak ada petunjuk apapun. Aku yakin hal ini berkaitan dengan legenda Elementalist Hero ataupun sebuah sihir pemanggilan. Untuk sekarang kita sebisa mungkin harus dapat bertahan hidup di dunia ini!"
Jin/Gleen : "Namjoon benar. Kita harus lebih fokus dalam berlatih dan meningkatkan kekuatan agar tidak tertindas didunia ini."
Kini mereka sudah berada jauh masuk ke dalam pasar hewan hingga sampai ke tempat penjualan binatang tunggangan. Dapat dilihat, disana terdapat berbagai macam tunggangan makhluk aneh layaknya kuda. Tapi perhatian mereka tertuju pada kuda putih dengan sayap ditubuhnya.
V/Shazz : "Hyung!! Itukan Pegasus!! Kita harus membelinya Hyung!!" ucap V antusias sembari menarik para member Bangtan semakin mendekat ke arah binatang itu.
__ADS_1
Jin/Gleen : "Haruskah kita membelinya?!"
RM/Eryx : "Menurutku tidak apa Hyung. Kita bisa menggunakannya sebagai tunggangan, tak mungkinkan kita akan terus berjalan?! Dan kemampuannya terbang juga berguna untuk melewati tempat yang sulit dijangkau lewat darat."
Jin mengangguk mendengar penjelasan RM, menyetujui usulannya.
Jin/Gleen : "Berapa harganya?!"
Penjual : "Satu Ptéryga berharga 20 koin emas Tuan."
J-Hope/Drew : "20 koin emas?! Bukankah itu sangat mahal?!!"
Penjual : "Maaf Tuan, memang segitu harganya. Ptéryga bukanlah kuda biasa, dia memiliki stamina, kecepatan, kekuatan, dan kecerdasan melebihi kuda lainnya. Dia juga dapat terbang Tuanku."
Suga/Damares : "Ptéryga?! Bukannya Pegasus?!"
Penjual : "Pegasus?! Maaf Tuan, kuda ini adalah Ptéryga."
Jin/Gleen : "Aku akan beli 7 dengan harga 130 koin emas."
Penjual : "Itu..... "
Jin/Gleen : "133 koin emas atau tidak sama sekali!"
Penjual : "Ehm. Baiklah Tuan. Silahkan dipilih sendiri?!"
Kini mereka ber-7 melanjutkan menyusuri pasar menggunakan kuda Ptéryga yang mereka beli. Seluruh perhatian mengarah pada mereka karena sesungguhnya kuda Ptéryga adalah kuda termahal yang ada. Hanya para bangsawan dan keluarga kerajaan lah yang biasanya menggunakannya. Tak ayal hal itu banyak menjadikan warga berpikir mereka adalah para bangsawan muda bahkan para Pangeran dari Negeri lain.
Tak terasa mereka kini sudah berada di perbatasan Desa Rone, mereka berhenti sejenak, menoleh ke arah belakang. Menatap ke arah desa dimana hampir seminggu ini mereka tinggali. Segala kenangan awal mula mereka sampai di dunia ini sampai saat ini kembali berputar di otak mereka. Apa yang dikatakan pepatah memang benar, Kita tidak tahu apa yang akan terjadi bahkan satu detik kemudian.
Dan itulah yang terjadi pada mereka, seminggu yang lalu mereka masih sibuk dengan jadwal manggung BTS, tapi sekarang mereka sudah akan memulai petualangan pertama mereka. Kini mereka pun mulai melajukan kudanya dengan kecepatan tinggi menembus angin. Memulai perjalanan mereka yang panjang.
**Hehehe 😊😊😊 Nggak kerasa udah episode 11. Terimakasih untuk semua yang sudah baca dari episode 1. Ini pertama kalinya Author buat novel genre Time Traveller, awalnya gak yakin. Tapi kalau nggak dicoba nggak akan tahu kan?! Dan sekarang sudah sampai episode 11.
Author akan selalu usahan memberikan visual setiap character. Tapi maaf jika beberapa editan gambar masih kasar dan kurang bagus. Maklum baru pertama kali.
Author juga minta dukungan dan saran dari setiap pembaca jika karya Author memiliki kekurangan maupun beberapa kesalahan tak sengaja dalam cerita. Semoga kedepannya dapat berkembang lebih baik lagi.**
Salam Kasih.
__ADS_1
Author. 😘😘