
.........
Tok.. Tokk.. Tokk..
Malam pun menjelang, sedangkan para Member Bangtan masih terlelap dalam tidur mereka. Namun perlahan mimpi mereka terbuyarkan akan suara ketukan pintu yang menggema di telinga mereka.
V perlahan mulai beranjak dari tempat tidur, awalnya ia malas untuk membukakan pintu. Namun melihat member Bangtan yang lain yang masih enggan untuk membukanya dan memilih terus terlelap dalam tidur. Membuatnya mau tak mau harus mengalah.
Karena ketukannya seakan tak mendapatkan respon, sosok dibalik pintu pun hendak mengulang kembali mengetuk pintu. Tapi, belum sempat pikirannya terealisasikan. Pintu yang tiba - tiba terbuka membuatnya terkejut. Apalagi tangannya yang terangkat hendak mengetuk, hampir mengenai lelaki yang kini berdiri di hadapannya.
Tatapannya berubah kosong melihat sosok lelaki yang menurutnya sangatlah tampan. Tidakk!! Bahkan terlihat sangat indah. Sorot matanya yang tajam, hidung mancungnya, bibir kecil yang sedikit tebal dan rambutnya khas seperti orang baru bangun tidur. Membuatnya terlihat sangat... Ehhmm... Menggoda....?!
Wajah perempuan itupun memerah, menyadari apa yang dipikirkannya. Namun seketika lamunannya terbuyarkan akibat pertanyaan lelaki itu.
V/Shazz : "Amy?! Ada apa?!"
Amy : "Eh?! Ehm..?! Anu.. Makan malam sudah siap!"
V/Shazz : "Oh?! Terimakasih. Aku akan membangunkan yang lainnya dulu!"
Amy : "A.. Aku.. Akan menunggumu di bawah!"
Tanpa menunggu jawaban, Amy pun bergegas berlalu. Sebenarnya sekarang dia sangatlah malu. Dia tak ingin V menyadari apa yang dipikirkannya. Bukankah ini aneh?! Sepanjang hidupnya dia tak pernah tertarik dengan makhluk berjenis laki - laki. Namun kini, hanya melihat wajah V yang baru bangun tidur, mampu membuatnya terpesona dan bersemu?! Sungguh keajaiban dunia?!
V yang tak menyadari apa yang terjadi, hanya melenggang masuk ke dalam kamar. Melihat member Bangtan yang lain masih saja tertidur membuatnya marah. Dia mengambil bantal besar di sofa tempatnya tadi terlelap lalu dengan sekuat tenaga melemparkannya ke arah para member Bangtan yang tidur.
Suga/Damares : "Yakkhh!! Apa yang kau lakukan?!"
Jungkook/Arsen : "Aisshh!! Kau kenapa sih Hyung?!!"
V/Shazz : "Amy sudah menunggu kita dibawah! Bergegaslah!! Jangan membuatnya menunggu terlalu lama!"
Setelah mengatakannya, V duduk di sofa dan memandangi semua member yang mulai bangun dan mematut diri di cermin. Mencoba memperbaiki penampilan berantakan mereka. Diam - diam dia tersenyum miring, menyadari para member Bangtan yang mau menurutinya tanpa protes. Sebuah kejadian yang sangatlah langka, karena biasanya mereka selalu berdebat panjang sebelum mulai mengalah.
__ADS_1
.........
Semua makanan telah tertata rapi diatas meja makan kayu dan Amy pun sudah terduduk di salah satu kursi. Dia terlihat melamunkan sesuatu hingga sebuah suara menyadarkannya.
RM/Eryx : "Maaf sudah membuatmu menunggu!"
Amy mengalihkan pandangannya pada asal suara, terlihat para lelaki yang dia tolong mulai berjalan menuruni anak tangga. Tapi penglihatannya kembali terkunci pada sosok lelaki yang sedari tadi mampu menyita isi pikirannya. Dia mengalihkan pandangannya, mencoba menyembunyikan wajah nya yang kembali merona.
Amy : "Duduklah! Kita makan bersama!"
Suga/Damares : "Apa kau yakin semua ini dapat dimakan?!"
Amy : "Hei!! Kau kira aku akan meracuni kalian?! Jika tidak mau yasudah!!"
Amy sedikit tersinggung dengan ucapan Suga, diam - diam dia melirik V yang memandangi makanan dengan wajah datarnya.
Amy : "Apakah makanan yang dia sajikan terlihat sangat mengerikan?!" Batinnya menerka.
Amy : "Makanlah! Aku jamin semuanya aman!"
Mereka mulai makan dan tak ada satupun suara yang terdengar, hanya dentingan sendok dan garpu yang bersahutan. Hingga pertanyaan RM memecah keheningan itu.
RM/Eryx : "Maaf. Apa disini ada perpustakaan?! Seperti yang kau tahu, kami melupakan segala hal dan tidak efisien jika kami hanya menanyakannya padamu saja. Kami ingin mempelajari dataran ini sendiri."
Amy : "Di desa ini ada sebuah perpustakaan, tapi sama sekali tidak lengkap. Sebenarnya ayahku punya perpustakaan pribadi, dia suka mengoleksi berbagai macam benda termasuk buku setiap dia bepergian. Kalian bisa membaca semua buku disana."
RM/Eryx : "Apa tidak masalah?!"
Amy : "Tidak apa. Ayah sangat suka membaca, dia bahkan sering mengajakku untuk menemaninya ikut. Sayangnya aku sama sekali tidak tertarik pada buku, apalagi membaca. Sangat membosankan."
RM/Eryx : "Terimakasih. Maaf sudah merepotkan mu lagi."
Amy : "Hm. Aku akan mengantar kalian setelah makan malam."
__ADS_1
Makan malam pun selesai. Amy mulai mengantar mereka menuju perpustakaan pribadi milik ayahnya.
Cklek.
Pintu pun terbuka, terlihat sebuah ruangan yang dipenuhi berbagai macam buku yang berjumlah ribuan mungkin juga jutaan. Bahkan buku - buku itu hampir memenuhi atap ruangan, bukankah sangat luar biasa?!
Amy : "Aku akan meninggalkan kalian. Kalau sudah selesai, tutup saja pintunya. Oh ya.. Kalian harus berhati - hati. Ayahku tidak suka ruangannya kotor dan tidak rapi."
RM/Eryx : "Baiklah. Terimakasih."
Sepeninggal Amy, mereka perlahan melihat satu persatu buku yang ada. Seperti kata Amy, semua buku ada disini. Mulai dari sejarah dataran, benua dan ras. Hingga tentang sihir dan berbagai macam job Elementalist. Tempat yang sangat tepat untuk mengumpulkan informasi.
RM/Eryx : "Kalian mulai carilah buku yang bermanfaat untuk menambah informasi! Jangan baca buku yang aneh - aneh?!"
RM mengucapkannya, tapi pandangannya mengarah pada V dan Jungkook. Dua maknae nya yang sangat sulit diatur. Dia juga ikut mencari buku yang hendak dibacanya, hingga sebuah buku brown cover dengan judul Pembangkitan Elementalist mampu menyita perhatiannya.
Dia mulai membaca dan membalik perlahan satu persatu halaman buku dan menemukan bacaan yang menurutnya sangatlah penting.
RM/Eryx : "Kalian diam dan perhatikanlah! Aku akan membacakan sesuatu yang penting?!"
Jimin/Evander : "Memang apa itu?!"
RM/Eryx : "Makanya dengarkan!"
Akhirnya member Bangtan semua terdiam, mulai fokus mendengarkan apa yang akan dibaca oleh leader mereka ini.
RM/Eryx : "Para Elementalist merupakan golongan manusia yang sangat misterius dibanding golongan dan ras yang lain. Mereka berbeda dari para Witch yang dimana mereka terlahir dari pasangan orangtua Witch maupun Single Witch. Kekuatan Elementalist memilih sendiri wadah kekuatannya / manusia yang akan menampung kekuatannya. Tak perduli seperti apa Gen yang mereka miliki. Sangatlah umum, meskipun salah satu orangtua bahkan jika keduanya seorang Elementalist itu tak menjamin jika anaknya akan menjadi Elementalist juga.
Hal itulah yang membuat banyak pasangan Elementalist memiliki banyak anak untuk meneruskan keturunan element-nya. Dan tak sedikit juga Elementalist hebat yang terlahir dari orangtua seorang manusia biasa, namun tak ada Elementalist yang akan terlahir dari pasangan para Witch. Karena sejatinya kedua kekuatan itu sangatlah berbeda dan bertolak belakang.
Proses menjadi Elementalist terjadi ketika para bayi mulai lahir, seorang calon Elementalist akan selalu dipilih oleh kekuatan element sedari mereka masih janin. Dan kekuatan itu samar akan melindungi mereka hingga mereka lahir, ketika mereka lahir salah satu tanda umumnya adalah cuaca yang mulai berubah dan keluarlah element kekuatan yang terus menerus di alam hingga proses kelahirannya selesai dan akhirnya masuklah kekuatan itu pada tubuhnya.
__ADS_1
Namun kekuatan Elementalist baru akan terlihat ketika mereka berumur mulai 3 - 5 tahun dan disaat umur ke-7 mereka, saat itulah dilaksanakan upacara pembangkitan. Bagi keluarga yang mampu, mereka akan menghadiri upacara pembangkitan yang dilaksanakan oleh Menara Element. Dimana mereka akan mulai berkonsentrasi menyebarkan kekuatannya untuk menarik roh Element dan melakukan kontrak darah dan disaat itulah mereka baru bisa melaksanakan pelatihan seorang Elementalist. Tapi bagi mereka warga yang serba kekurangan, lebih memilih untuk pergi ke hutan roh dan menarik sendiri roh element mereka. Namun hal ini memiliki resiko yang sangat tinggi, yaitu mereka bisa menjadi santapan para beast bahkan roh element yang lebih kuat dari mereka."