BTS Time Traveller

BTS Time Traveller
Chapter 2 : BTS Dunia Baru


__ADS_3

Pepohonan hijau yang rimbun menjulang kokoh senantiasa ditemani rerumputan liar yang menyelimuti permukaan tanah. Dilengkapi dengan berbagai macam binatang yang berjalan berlalu lalang.


Tak jauh dari hutan nan asri, terlihat ilalang dan berbagai macam bunga berwarna terbentang luas bagai hamparan permadani surgawi nan indah.


Suara binatang yang mendiami tempat itu sayup-sayup saling bersahutan. Kelinci, burung-burung kecil, rusa. Berlalu lalang seakan menari menikmati hari.


Namun ditengah hamparan berbagai macam bunga nan indah, terlihat beberapa tubuh terlentang tak berdaya. Kontras dengan pemandangan disekitarnya.


Crip.. Cripp..Criipp..


Suara nyanyian burung perlahan mengusik kedua kelopak mata. Bergetar, mengerjap dan sedetik kemudian kedua bola mata nan jernih itu menatap luasnya langit.


"Arrgh! Kepalaku sakit sekali!!"


Suara bass yang khas menggema diseluruh padang bunga. Tangan putih bersihnya perlahan memegang kepala yang terasa berdenyut. Mencoba mengumpulkan segala kenangan yang terjadi sebelumnya.


"Tae?! Kita dimana?!"


Terdengar suara bariton yang memecah lamunan.


"Hyung?! Aku tidak tahu.."


Satu demi satu lelaki yang tertidur dalam buaian mimpi indahnya mulai terbangun. Mereka menampakan ekspresi yang sama setelah melihat dimana mereka berada. Bingung, Heran.


"Kita ada dimana..??!"


"Dimana ini??!!"


"Isshh!! Apa yang terjadi?!"


Semua pertanyaan dari 7 orang yang kini telah terbangun semua sama. Dimana mereka?! Sedang apa mereka?! Apa yang terjadi?!


Tapi tak ada satu orangpun yang mampu menjawab pertanyaan itu.


.........


Kini 7 orang lelaki tampan itu terduduk diatas hamparan ilalang dan bunga, mencoba menerka segala hal yang menimpa mereka. Namun semua nihil. Tak ada satu pemikiran pun yang mampu menjawab dimana gerangan mereka berada.


Suga : "Sebenarnya apa yang terjadi?!"


Jimin : "Entahlah?! Bagaimana dengan HP kalian?! Punyaku sama sekali tidak ada signal."


Mendengar ucapan Jimin, mereka pun segera mengececk HP masing-masing.


Jungkook : "HP ku tidak ada signal!"


J-Hope : "Aku juga!"


Jin dan RM : "Kami juga!"


Suga : "Hah! Sepertinya kita semua sama?!"


V : "Apa mungkin kita sekarang kena prank?! Kalian ingat kan? Pertama kali kita ke Amerika, kita bahkan diculik. Tapi itu semua tidaklah nyata, hanya acara televisi?!"


Mereka terdiam, mencoba mencerna perkataan V.


Jin : "Kau benar juga. Bisa jadi seperti itu?!"

__ADS_1


Jungkook : "Sebaiknya kita cari semua kamera tersembunyi itu?! Karena ini semua nggak lucu?!!"


J-Hope : "Aku setuju!!"


RM : "Baiklah. Kita semua berpencar! Tapi ingat!! Jangan jauh-jauh! Lihat?! Tempat ini sangatlah luas, jangan sampai kita tersesat!"


Jin : "15 menit lagi kita kumpul disini!"


Mereka semua pun berpencar, mencoba mencari keberadaan kamera tersembunyi.


15 Menit Kemudian.


RM : "Bagaimana?! Apa kalian menemukan hidden camera atau sesuatu yang mencurigakan?!"


Jimin : "Ani. Aku tidak menemukan apapun."


V : "Aku juga Hyung! Aku hanya melihat binatang-binatang kecil dan pepohonan yang tak ada habisnya."


Jungkook : "Apa jangan-jangan kita melewati ruang dan waktu dan terdampar di tempat ini?!"


Ucapan Jungkook yang terkesan tak masuk akal mampu membuatnya terkena pukulan telak di kepalanya oleh Jin.


Jungkook : "Aishh!! Hyung!! Appo!! Kenapa Hyung memukulku?!"


Jin : "Makanya kalau ngomong tuh dipikir! Jangan asal buka mulut!!"


Jungkook : "Aku gak asal. Kalian ingat kan terakhir kali kita melihat cahaya aneh dan saat Ho Seok Hyung menyentuhnya, kita semua ikut tersedot ke dalam cahayanya. Lalu ketika kita sadar, kita sudah ada di tempat antah barantah ini. Bahkan signal HP pun tidak ada?!"


Jin : "Hah! Sudahlah! Lebih baik kita pergi dari tempat ini sebelum gelap. Semoga kita bertemu dengan orang lain."


RM : "Kita berjalan berpasangan! Aku dan Jin Hyung memimpin jalan. Tae dan Kookie ditengah. Sisanya di baris ketiga!"


Jin : "Hutan ini sangat lebat, kita harus berhati-hati! Jangan sampai tersesat!"


RM : "Jangan bercanda dan perhatikan jalan serta pasangan kalian! Lebih amannya semua orang bergandengan tangan!"


V : "Hyung?! Haruskah seperti itu?!"


RM : "Diam dan menurutlah!! Apa kau mau tersesat di tengah hutan sendiri?!"


V : "Andwae!"


RM : "Makanya jangan banyak omong!"


Mereka pun berjalan beriringan dengan bergandengan tangan mulai memasuki hutan yang sangat rimbun. Saking rimbunnya, bahkan cahaya matahari hanya mampu menelusup dari celah-celah dedaunan. Menciptakan cahaya remang-remang.



J-Hope : "Namjoon?! Bukankah kita bisa menggunakan lightning HP untuk penerangan?!"


RM : "Andwae. Kita tidak tahu seberapa jauh kita dari rumah penduduk terdekat. Sebaiknya kita menghemat baterai ponsel kita."


Jimin : "Tapi, jika perkataan Tae benar?! Bukankah ada orang yang mengawasi kita dan keberadaannya tak jauh dari kita?!"


RM : "Aku hanya mengantisipasi kemungkinan terburuk saja."


Jin : "Lebih baik kalian diam! Jangan ganggu konsentrasi ku!!"

__ADS_1


Perkataan Jin mampu membungkam mulut semua member Bangtan yang lain.


Srekk.. Srekkk.. Sreekkk...


Terdengar suara gemerisik dari semak yang tak jauh dari mereka.


J-Hope : "Suara apa itu??!"


Jin : "Husst!! Diamlah!!"


Jin dan RM pun mendekat, mencari tahu asal suara itu.


Meong.. Meoong.. Meoongg..



Seekor anak kucing berwarna putih kebiruan dengan bulu bagai salju terlihat meringkuk diantara semak belukar. Jin pun tak segan membawanya ke gendongan.


V : "Hyung!! Kucing ini lucu sekali??! Biar aku gendong?!!"


Jin : "Sebaiknya kita lepaskan dia!! Sepertinya tadi dia terjebak di semak belukar."


V : "Waeyo?! Kita rawat saja??! Dia sangat lucu Hyung??!!"


Growl.. Groowl.. Grooowl..


Terdengar suara auman binatang yang menggelegar, membuat bulu kuduk seketika merinding.


Tap.. Tapp.. Tapp..


Terlihat sosok binatang tinggi besar yang perlahan keluar dari bayang gelapnya pepohonan. Sosok yang sama persis dengan binatang yang kini di gendong V. Hanya saja dengan 2 gigi taring yang mencuat keluar dan tubuh yang puluhan kali lebih besar.


Suga : "Sepertinya kita dalam masalah besar!!"


RM : "Semuanya... Lariiiiii....!!!!!!"


Mereka semua pun lari tunggang langgang, mencoba menjauh dari macan raksasa di belakang mereka.


Arrgghh!!!


Mendengar suara teriakan, mereka pun seketika menoleh dan mendapati jika Jungkook terjatuh. Jauh tertinggal dari mereka. Tanpa memikirkan konsekuensi, mereka kembali berlari menghampirinya.


Suga : "Hei!! Kau kenapa?! Berdirilah!!"


Jungkook : "Tidak bisa Hyung!! Kakiku terlilit tanaman dan tak mau lepas!!"


RM : "Aisshh!! Cari sesuatu untuk memotong tanaman ini!!"


Mereka mencoba mencari dan mengambil apapun yang ada di sekitar mereka. Batu, kerikil, batang kayu. Semua mereka gunakan untuk memotong tanaman yang melilit kaki Jungkook. Namun semua tak ada hasil.


Macan raksasa itu pun semakin mendekat.


Growl.. Groowl.. Grooowl..


Jungkook : "Habis sudah riwayat kita!"


Peluh semakin membanjiri wajah tampan mereka. Raut keputus-asaan terlihat jelas terlukis pada paras rupawan. Mungkin ini terakhir kalinya mereka menikmati indahnya dunia bersama. Perlahan, semua kelopak mata terpejam, pasrah akan apa yang terjadi selanjutnya.

__ADS_1


__ADS_2