Bukan Salahku Memilih Pergi

Bukan Salahku Memilih Pergi
Part 05


__ADS_3

"Siapa yang berhati-hati dan tidak ceroboh lagi!" ucap seseorang yang baru datang.


Ya, Bagas baru kembali dari bengkel. Saat melangkah masuk ke halaman rumah, Bagas berdiri di depan pintu yang terbuka dan mendengar Dion berbicara.


Dinda, Dion dan Leni menoleh bersamaan mendengar suara yang begitu familiar.


"Mas…!"


"Bapak…!"


Bagas, lalu mendekati Dion dan menanyakan apa maksud dari perkataannya tadi.


"Dion apa yang terjadi?" tanya Bagas seraya memegang bahu Dion. Namun, Dion hanya diam saja.


Saat menatap Dion, tak sengaja mata Bagas melihat Leni yang duduk di kursi dengan lutut di perban.


"Leni…! Apa yang terjadi padamu? Kenapa bisa terluka?" tanya Bagas pada Leni yang hanya tertunduk melihat Bapaknya datang menghampiri.


Dinda hanya diam berdiri menyaksikan interaksi Bagas dan kedua buah hatinya.


"Leni, jawab Bapak!" bentak Bagas saat tak ada yang menjawab pertanyaannya.


Leni yang ingin menjawab, seketika menangis saat Bagas membentaknya.


"Mas, Leni masih kecil. Apa perlu Mas membentaknya begitu saat bertanya." ucap Dinda menimpali.


"Kamu juga, apa yang kamu lakukan di rumah haaah…! Anak jatuh, sampai tidak tahu! Istri gak becus!" teriak Bagas yang memarahi Dinda.

__ADS_1


"Astaghfirulloh."


"Mas, Dion dan Leni tadi bermain keluar bersama teman-temannya. Sedangkan, aku dirumah memasak nasi. Aku saja baru tahu, kalau Leni jatuh saat kembali dari rumah." jelas Dinda.


Bagas yang mendengar penuturan Dinda hanya bisa menggeram. "Tetap saja, kamu tidak becus mengurus anak!" ketus Bagas.


Dinda hanya menghela nafas panjang, mendengar perkataan Bagas.


Lalu, Bagas pergi begitu saja dan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan badannya yang lengket.


Dinda segera mengajak Dion dan Leni masuk ke kamar.


"Dion setelah Bapak keluar, segera mandi dan makan. Lalu setelah itu istirahat tidur." pinta Dinda pada Dion.


"Baik Bu,"


Selesai dengan ritual mandinya, Dion keluar dan menuju ke kamar dimana Dinda sudah menunggu dan menemani Leni di kamar.


Dion masuk dengan handuk yang membelit badannya yang kecil.


"Sini, Ibu pakaikan baju." pinta Dinda saat Dion duduk di tepi ranjang.


Dion menurut dan tampak senang bahwa Ibunya begitu perhatian dan menyayanginya, walau Bapaknya sering berselisih paham dengan Ibunya. Akan tetapi, Dinda dengan sabar tetap tersenyum dan memendam semua rasa lelahnya.


"Sekarang, Dion anak Ibu sudah ganteng dan wangi. Saatnya makan, pasti sudah lapar 'kan?" tanya Dinda.


Dion dan Leni mengangguk bersamaan sambil tersenyum.

__ADS_1


"Baiklah tunggu disini, Ibu ambilkan makanan untuk kalian berdua." ujar Dinda yang berjalan keluar kamar.


Dinda mengambil piring di dapur. Lalu, segera mengambil nasi di magicom dan berjalan menuju meja makan. Kemudian, Dinda mengambil sayur dan lauk untuk Dion dan Leni.


Di kamar, Bagas langsung tertidur dengan dengkuran halusnya saat usai mandi tadi. Sebab, nanti malam Bagas akan pergi memancing bersama temannya.


Dinda berjalan masuk ke kamar dengan dua piring dan menyerahkan satu piring ke Dion. Lalu, Dinda menyuapi Leni yang duduk di ranjang karena lututnya yang sakit.


Keduanya, makan dengan lahap. Dinda keluar kamar lagi untuk mengambil air minum. Setelah mengambil air minum, Dinda kembali lagi ke kamar menemui Dion dan Leni.


"Kalian minum dan segera istirahat." pinta Dinda lembut seraya membelai rambut kedua anaknya.


Dion dan Leni mengangguk bersamaan. Dinda yang menyanyikan lagu nina bobo sambil menepuk paha pelan, seketika membuat Leni dan Dion tertidur.


Selesai menyanyi, Dinda keluar kamar dan masuk ke kamar sebelah tempat tidur mereka. Dinda masuk dan melihat Bagas suaminya tidur dengan begitu nyenyaknya. Seolah-olah tak terjadi apa-apa.


Dinda menggelengkan kepala saja saat Bagas tidur terlelap. Kemudian, mengambil baju ganti untuk mandi dan Dinda keluar kamar menuju kamar mandi.


Selesai mandi, Dinda keluar dengan wajah berseri-seri dan badan terlihat segar.


*****


Hai hadir kembali bersama author. Jangan lupa like, komen, hadiah yak.


Dukungan kalian adalah semangatku.😘


Selamat membaca🤗

__ADS_1


__ADS_2