
Setelah kepergian Bagas dan Dion, Dinda kembali masuk ke rumah untuk menyuapi Leni.
Dinda mengambil nasi dan juga lauk ikan untuk Leni.
"Leni, makan dulu yuk. Setelah itu Ibu akan membasuh tubuhmu agar tidak lengket." kata Dinda masuk ke kamar dan duduk di samping Leni yang berbaring.
Leni bangun untuk duduk bersandar. Kemudian, Dinda menyuapi Leni dengan perlahan-lahan agar tidak tersedak.
Saat menyuapi Leni, Dinda sedikit merenung. "Darimana aku harus mencari uang untuk berjualan demi memenuhi kehidupan ekonomi bersama anak-anak dan juga suami." ucap Dinda dalam hati.
"Buk, Ibu sedang memikirkan apa?" tanya Leni seraya melambaikan tangan yang melihat Dinda melamun.
Dinda tersadar dari lamunannya. "Tidak ada apa-apa Leni! Yuk, habiskan sarapan dan kemudian Ibu mau mengambil air untuk membasuh badan dan juga wajahmu.
Selesai makan, Dinda kemudian keluar kamar dan meletakkan piring di dapur dan mengambil baskom serta air untuk membasuh wajah dan badan Leni.
Kembali ke kamar, Dinda membawa baskom dan handuk kecil untuk Leni. Kemudian, membantu Leni melepaskan baju agar mudah membasuhnya.
Setelah beberapa saat, Leni terlihat lebih segar dan berganti pakaian. "Leni, mau nonton televisi di ruang tamu?" tanya Dinda pada Leni, agar tidak merasa bosan di kamar terus.
Leni menganggukan kepalanya. "Leni mau menonton acara kartun di ruang tamu." ujar Leni senang.
Lalu Dinda keluar kamar dan membantu Leni berjalan menuju ruang tamu. Setelah di ruang tamu, Dinda melanjutkan aktifitas rumahnya yang berantakan.
__ADS_1
Di dapur, Dinda sedang makan dan sesekali memikirkan usaha kemana mencari uang untuk modal usahanya.
"Apa aku datang ke rumah orang tuaku saja? Sudah lama juga tidak datang berkunjung setelah beberapa bulan." gumam Dinda sambil mengunyah makanannya.
Dinda kemudian menyelesaikan sarapan dan segera membersihkan dapur yang berantakan. Lalu, memasak untuk keluarganya.
Setengah jam kemudian, Dinda telah menyelesaikan aktifitasnya dan segera mandi untuk mengajak Leni berkunjung ke rumah orang tuanya yang hanya berjarak 30 menit saja dari rumah kontrakannya.
Dinda keluar dari kamar mandi dengan wajah yang segar dan juga wangi. Kemudian, masuk ke dalam kamar untuk memakai baju dan berdandan natural.
Setelah selesai, Dinda keluar kamar dan berjalan ke ruang tamu dimana Leni berada.
"Leni, yuk ikut Ibu ke rumah kakek dan nenek." ajak Dinda.
"Ya sudah, yuk kita berangkat. Disana nanti sebentar saja, sebab Mas Dion nanti siang pulang sekolah." ujar Dinda yang berjalan menggandeng tangan Leni dan menutup pintu lalu menguncinya.
Di tempat lain, Bagas sedang banyak pekerjaan. Demi memenuhi kebutuhan rumah tangganya dan biaya sekolah anak-anaknya.
Saat mengerjakan kendaraan milik pelanggannya, Bagas sempat memikirkan keadaan ekonominya yang pas-pasan.
"Dinda bilang, dia butuh uang untuk modal usaha. Dapat darimana aku uang sebanyak itu. Kerjaan aku saja kadang sepi kadang rame. Bodoh amat lah, dia mau mencari pekerjaan dimana saja terserah. Asal membantu ekonomi, daripada minta uang melulu." gumam Bagas.
"Aku sudah pusing, dengan keadaan seperti ini. Butuh hiburan yang menyenangkan. Kapan-kapan memancing lagi atau berburu burung di sawah lebih seru." timpal Bagas.
__ADS_1
Di sisi lain, Dinda dan Leni telah sampai di rumah orang tuanya.
"Assalamualaikum, Pak, Bu!" sapa Dinda saat di depan pintu.
"Waallaikumsalam," sahut Bu Widya Ibu kandung Dinda.
"Eh…ada cucuku cantik. Ayo, masuk dulu ke dalam rumah." ajak Bu Widya kepada Dinda dan Leni.
Kemudian Dinda dan Leni duduk di kursi berhadapan dengan Ibunya.
"Kok sepi, Bu. Pada kemana semua?" tanya Dinda saat tak melihat Bapak dan juga adiknya di rumah.
"Bapak seperti biasa masih di sawah bersama adikmu." terang Bu Widya tersenyum senang saat Dinda berkunjung.
"Dion kok gak diajak kesini?" tanya Bu Widya pada Dinda yang hanya mengajak Leni saja.
"Dion masih sekolah Bu, ini saja hanya Leni yang ku ajak karena Leni sedang sakit kakinya." ucap Dinda.
Bu Widya kaget seketika langsung melihat luka yang ada pada lutut Leni cucunya.
Jangan lupa like komen dan vote
Terus dukung karya author agar tetap semangat menulis ya😘
__ADS_1
Selamat Membaca 🤗