
hari ini kakak akhirnya mau tinggal semalam dikamarku. kami menghabiskan waktu semalam dengan berbagai cerita dari perjuangan kakak di negara lain, kehidupan ku selama ini dan teman-teman. waktu berlalu begitu cepat hingga kamipun terlelap tanpa sadar.
~pagi pukul 05.30~
aku membuka mataku dan memandang kesekeliling kasur. tak ada kakak dikasur membuatku terduduk cepat.
"udah bangun?" suara seorang dari balik pintu kamar mandi.
"oh,, ehmm. aku kira kakak udah pergi." kataku sambil mengusap-usap mataku.
"kakak mau pergi habis sarapan, kamu mandi sana!" ucap kakakku melangkah kemeja rias dengan handuk dikepalanya.
"ohh,, iya juga. sekalian antar aku ya kak! aku ada kelas pagi." ujarku menuju kamar mandi.
"nanti pulangnya gimana?" tanya kakak yang mencolokan pengering rambut.
"sama Rahma." teriakku menutup pintu.
akupun mandi sekitar 15 menit lamanya. saat aku selesai, kakak sudah tidak ada lagi dikamarku. cepat-cepat aku berganti pakaian dan berkemas, aku turun ke dapur dan melihat kakak yang sedang makan sarapannya sambil berbincang dengan bik inah.
"eh,, bik papa sama mamah belum bangun?" tanyaku menghampiri mereka.
"belum non, biasanya kan baru bangun jam 7." kata bik inah menyiapkan sarapanku.
"rambut kamu masih basah tuh,, ihhh nanti bau Al!!" kata kakak dengan ekspresi jengkel.
"nanti jugak kering sendiri." jawabku singkat.
"tetep aja kan, baju kamu nanti ikut basah!" ucap kakak lagi menatap sarapannya.
"aku udah sisirin kak, ini juga tadi bukan karna air tapi karna vitamin rambut." jawabku gerutu.
"kamu pakai vitamin kayak orang sampoan." kata kakak lagi.
"hehe,, tadi kebanyakan nuang."
"yaudah gih cepet makannya." ucap kakak meminum susu lalu mengambil tasnya.
"ehh tunggu dulu, ini baju aku kan?." kataku menarik tangan kakak.
"iya, baju kakak basah. minjem dulu ya!! nanti kakak belikin deh yang banyak baju-baju." jawab kakakku dengan nada mengejek.
__ADS_1
"kok gak bilang-bilang dulu sih?" ucapku kesal.
"kamu tadi mandi, lagian ukuran kita kayaknya sama deh. ya udah kakak tunggu dimobil, cepetin makannya." ujar kakak yang perlahan pergi.
sampai dikampus aku bertemu dengan Rahma dan kamipun menuju kelas bersama. hari ini aku sengaja hanya focus pada pelajaran karna ujian akan dimulai lusa.
aku menghabiskan waktu hanya untuk belajar sampai waktu pulang.
"Rahma,, aku nebeng ya!!" teriakku kearah rahma yang menyalakan motornya.
"cepetan naik!" ucap rahma.
"ok!"
~hari ujian pun tiba~
aku bergegas kekampus dengan mobil ku
aku sudah menyiapkan diri penuh untuk ujian kali ini karna ini menentukan hidup seseorang mahasiswa.
"cittttt," suara 2 mobil yang mengerem spontan.
"mohon turun sebentar!" perintahku dengan nada cukup keras.
pengemudi itu turun dengan wajah ketakutan juga cemas.
"abang tahu ini kota?" tanyaku menahan amarah.
"i..iya saya tahu. maap ya dek tapi saya sekarang sedang buru-buru jadi sedikit kencang saat menyetir." kata pria itu menunduk.
"oh sedikit ya? coba jelaskan jika saya dari arah timur dan anda dari arah selatan,, saya mengemudi dengan kecepatan 30 km/jam ini melihat dari belakang tadi yang jaraknya kurang lebih hanya 15 meter itu tidak melihat mobil anda padahal jalan ini tidak ada penghalang mata dan tiba-tiba dikejutkan oleh mobil anda yang hampir menabrak mobil saya, coba jelaskan kepada saya anda meyetir dengan kecepatan berapa?." omelku cepat.
"ehmm,,, ehmmm... 100 km/jam?" kata pria itu ragu-ragu.
"nah tepat sekali jika sekarang ada polisi yang berjaga apakah anda tahu apa akibatnya?" tanyaku lagi yang semakin kesal.
"maap dek,, saya benar terburu-buru." ucap pria itu serambi melihat kearah mobilnya.
"untung saya ini mahir menyetir jika tidak akan ada kecelakaan disini, dan bukan anda saja yang sedang tergesa-gesa. saya saat ini akan menghadiri ujian. kamu tahu?? ini pertarungan hidup dan mati." kata ku lagi meledak.
"maap dek..." jawab pria itu menunduk.
__ADS_1
"ok saya sudahi masalah ini karna ujian saya. tapi jika lain kali saya ketemu abang ini dan sama seperti ini lagi. saya nggak akan kasih ampun." ucapku lalu berbalik menuju mobilku.
"atas dasar apa kamu berkata seperti itu?" kata seseorang dari dalam mobil hitam itu.
aku yang berjalan karna mendengar suara yang cukup familiar itupun langsung berbalik karna terkejut sekaligus penasaran.
"kamu tahu ini mobil siapa?" kata pria asing itu lagi.
"siapa kamu?" tanyaku.
"hah,, aku?? kamu...... nggak perlu tahu siapa aku, tapi aku sudah tahu siapa kamu. gadis kecil,, semoga kita bisa bertemu lagi." ucap pria itu yang menurunkan sedikit kaca mobilnya lalu melambai kearahku.
"aisss!! orang gilak." teriakku lalu beranjak pergi kekampus.
aku tiba dikampus pukul 06:45 kurang waktu 5 menit lagi ujian akan dimulai,karna jarak cukup jauh dari parkiran akupun berlari cukup cepat dengan cemas.
"maaf saya terlambat!!" ucapku ngos-ngosan di pintu kelas.
"ohh! Yelvina, silahkan duduk dikursimu. bapak akan membagikan kertas ujiannya sekarang. tenanglah!! karna bapak juga baru masuk kelas." kata petugas ujian itu kepadaku.
"siap pak" ucapku yang perlahan berjalan kekursiku.
"kok bisa telat sih?" bisik Rahma yang duduk dibelakangku.
"ada musibah tadi," jawabku singkat.
aku mencoba focus pada ulanganku dan melupan semua masalah,,, hingga ujian berakhir aku dan Rahma memutuskan untuk pergi ketempat karaoke.
"siapa saja yang kesana?" tanyaku saat masih diparkiran.
"reza sama yang lainnya kayaknya ikutan deh!" jawab Rahma memainkan ponselnya.
"ok jadi, naik mobilku atau motormu?" tanyaku mengambil kunci mobil.
"motor aja deh biar enak." kata Rahma.
"yaudah deh, berarti annti kamu anterin aku dulu kesini." kataku merajuk.
"siap!!" jawab Rahma cengingisan.
#author nggak jadi hiatus yeay💥💓. ehh maapin author karna seminggu kemarin nggak up😟. sebenarnya author tetep mau hiatus tapi karna kerjaan akhir-akhir ini tidak terlalu banyak jadi nyempetin nulis. jadi kedepanya mungkin akan up seminggu sekali😣😭. dukung terus ya!! nanti bakal ada eps yang bikin dug"an💜
__ADS_1