Bunga Tidur

Bunga Tidur
masuk kedunia lain? dimana aku?


__ADS_3

ruangan yang samar-samar dimataku,, hembusan angin dari jendela kecil serta suara detikan jarum jam bergema diruanagn itu. kepalaku pusing, tubuh yang tergeletak dilantai. pikiran kosong menatapi situasi aku mencoba berpikir apa yang sebenarnya terjadi, ingatku aku berada dikamar dan angin menerjang keras disana tiba-tiba aku tak sadar dan sekarang sudah berada diruangan yang asing bagiku.


perlahan aku dudukan posisiku dan mencoba melihat kesekeliling


'dimana? diculik? atau mimpi?' pikirku


tak ada ikatan ditanganku, tak ada penutup dimulut ataupun dimataku. aku tidak diculik hanya saja aku berada diruangan yang tak kukenali. tanganku bisa kurasakan dan aku berdiri, merangkak menelusuri setiap inci dinding mencari saklar ataupun pintu. sesekali tubuhku menabrak sesuatu yang entah akupun tidak tahu apa itu tapi kurasa itu kursi.


'ah,, ini kursi apa ini gudang?' gumamku.


saat tanganku menyentuh saklar dan menghidupkan lampu, mulailah terlihat sebuah kamar kecil dan sederhana tapi terlihat rapi. sebuah jam disana, kasur kecil dan meja belajar sederhana, aku berfikir lagi 'kamar siapa ini?'



melihat pakaianku masih sama seperti saat terakhir kali, perasaanku lega. setidaknya tidak ada yang menggantinya ataupun ada hal magic lainnya kan?. dan..


"ahhh tasku, aku ingat sudah menarohnya tadi dikamarku kenapa ada dikursi ini?" kataku sontak. aku membuka tas ranselku dan melihat isinya.


'aku tidak tau dimana aku tapi dengan tasku sepertinya aku bisa hidup aman.' gumamku.


yahh,, buku catatan sebelum ujian, dompet, liontin mawar, naskah, 2 shet masker yang biasa kugunakan dengan Rahma saat jam kosong, dan buku komik versi 1 disana.


"pertama-tama kita cari tau dimana ini dan apa yang terjadi" ucapku membereskan isi ranselku lalu berjalan menuju laci dimeja belajar tersebut.


buku diary, laptop, galery foto dan beberapa buku catatan pembelajaran.

__ADS_1


aku membuka buku diary disana, dan membacanya penuh cermat.


diaryku...


ini pertama kali aku menulis ini, lucu sekali..... jika buku ini dibaca oleh orang yang punya sifat buruk dan mengeksposnya maka aku akan tamat.


"ahhh,, bolehkah aku membacanya?" kataku.


'ini pasti sangat penting bagi pemiliknya, jika aku membacanya tanpa meminta ijin akankah dia marah?' pikirku keras.


'tapi aku butuh informasi bukan?! lagian aku bukan orang jahat yang akan mengekpos isi buku ini.' gumamku lagi.


'aku baca lagi tidak?' mataku berputar dan menghindar dari buku itu.


"asss,, maafkan aku, walaupun aku tak tau siapa kamu. saat kita bertemu aku akan menjelaskan." kataku membuka lagi dan membacanya.


'apa yang dialaminya?' pikirku membalik lembaran buku.


ini konyol, ahh tidak ini sama seperti biasa. buku, hari ini aku ditindas lagi. hari ini sedikit membuatku goyah. siapa yang tau aku akan bertakdir buruk seperti ini? siapa yang mau? jika ada mesin waktu, aku ingin kembali ke masa saat aku belum dilahirkan dan menentukan takdirku sendiri.


'perkataan macam apa ini? menentukan takdir seseorang? konyol sekali!' pikirku dengan smirk dibibirku.


ibu,,ayah,, jika memang kalian sudah diatas langit dan melihatku semenderita ini.. aku,, sebagai anak yang kalian terlantarkan.. hanya meminta satu saja permohonan.


ambil aku,, saat bayi bunuh aku.. mungkin aku tak akan tersiksa seperti ini.. dari kecil banyak cacian terlontar dari semua mulut kepadaku, banyak kata kasar terdengar ditelingaku. hinaan, ejekan, siksaan ditubuhku. jawab aku!!! apa aku sehina itu? apa aku sekotor itu? kata bik isum aku cantik,aku langka, aku pintar dan bisa segalanya katanya juga mereka semua iri kepadaku...

__ADS_1


membalik...


tapi ibu, ayah.....


aku tidak terima sikap iri mereka yang seperti itu.. itu bukanlah iri iya kan?


dari lahir aku tak tau wajah kalian, aku baru lahir langsung kalian buang kepanti dan kata bik isum itu disaat hujan deras disambut petir... apa aku seterkutuk itu?


setiap hari memimpikan bermain bersama orang tua, setiap hari melihat tawa anak-anak, setiap hari menangis sendirian. aku ingin mengubah takdirku... tidak.. tidak bisa.. mustahil tapi tetap kulakukan dan hasilnya, kalian tau?! situsainya lebih buruk dari sebelumnya. aku tidak bisa tertawa walaupun ingin,, wajahku ditunjuk seperti pembuat dosa. setiap ada yang datang ingin mengadopsiku, selalu ada yang bilang aku anak terkutuk. orang itu,,, sudahlah percuma aku menulis nama orang itu. orang yang membuatku seperti ini dari kecil. dendam?? tidak ayah,tidak ibu. aku tidak dendam, benar. karna dia benar.


seketika aku teringat mimpiku, mimpi saat ketiduran dikelas. semuanya langsung jelas dipikiranku.


membalik


heii,, jika aku mencari kalian apa mungkin? dunia ini luas dan hanya dengan liontin mawar itu? tidak... dan selimut bayi itu? ahaaaahaaa... sebenarnya entah kenapa pikiranku kacau akhir-akhir ini. despresi itu mudah menyerang semua kalangan.. sepertinya aku sudah dititik itu, tidak!!!! tidak!! aku sangat kuat sampai dititik buruk ini. orang lain tak sekuat aku iyakan? apalagi orang itu...


"orang ini benar-benar gila karna despresi.. tulisannya berantakan dan kata-katanya bertolak belakang" ucapku membalik lagi.


mataku membulat saat diujung jariku menyentuh sebuah foto yang ditempel dikertasnya serta beberapa kalimat


sedikit rasa bahagia dan setumpuk rasa sedih jadi satu disini


"ini....apa maksudnya?"


#nb: setiap halaman buku diary yang dibaca yelvina ditulis dengan hari yang berbeda oleh Roselina.

__ADS_1


author: likenya kak!!!! votenya!! ahhh tidak kamu hanya mampir tanpa menyukai dan favorite.😭😭😭 tidakkah kalian kasian dengan author yang masih kecil?😶. hahaaa love youuu😘


__ADS_2