
Mengunci kamar dan menyalakan musik dengan sangat keras, melangkahkan kaki ku kemeja belajar. melihat buku-buku pelajaran yang kemarin malam kupelajari. air mata tiba-tiba mengalir dari mataku, menyentuh pipi dan membuat tanda dibuku.
" kenapa lagu ini semakin mengesalkan" teriakku mengganti lagu. menambah volume, aku gak merasa menggangu orang lain karna dinding kamarku kedap suara.
"apa yang harus ku lakukan kak?" nangisku menjadi-jadi dan akhirnya akupun tertidur.
~03:00~
'drtt...drt...' pesan muncul dihandponeku dengan sangat cepat.
"siapa sih?" gumamku yang setengah sadar.
kamarku hening, tak ada suara apapun. musik sudah berhenti entah kapan. dan aku juga nggak tahu kapan aku tertidur.
"message ini lagi?? aissh sungguh buat pusing" kataku yang membuang hp ku kekasur serta membanting tubuhku keatasnya.
"pesan yang membuat semuanya aneh." kataku lirih.
"apa ini sudah direncanakan" kataku lagi.
"siapa dalangnya?" akupun bicara sendiri.
"atau hanya kemungkinan? tapi tidak mungkin kan?? ahhh pusing!" aku pergi ke kamar mandi dan mencuci muka ku.
-isi pesan-
1 minggu yang lalu: 'suka komik? bukan membaca sekarang kamu bisa jadi tokohnya!'
4 hari yang lalu :' kamu sekarang tokoh bunga tidur'
2 hari yang lalu : ' takdir disana mungkin sama dengan ini'
kemarin : 'buku ditemukan, selamat!'
03:00 : 'jodohmu menantimu🌷'
~03:15~
"apa yang harus kulakukan sekarang?" ucapku sendiri.
"dunia sudah gila." ucapku lagi.
lalu aku membuka tas yang kubawa kemarin dan melihat-lihat apa saja yang kudapatkan.
"buku latihan ujian ini harganya cukup mahal, akankah berguna?" kataku sambil membalik-balik halamannya.
"oke akan kupelajari sebelum matahari muncul. karna ada kelas pagi, maka kita belajar yang mungkin akan diterangkan nanti oleh dosen." kataku kepada diri sendiri.
~05.30~
__ADS_1
kulihat jam, lalu bergegas merapikan buku-buku itu. mandi dan berdandan, sengaja membuat lama dan membuat dandanan simpel. membawa buku pelajaran hari ini dan memakai liotin dari toko antik Kakek Santo.
hari ini aku ingin melupakan kejadian kemarin dan mencoba ceria. tahu model pakaianku?
rok mini hitam dengan stoking hitam dan atasannya jaket kulit yang sama dengan Rahma kemarin ,sepatu bots yang helsnya pendek serta rambut sedikit digelombangkan.
hingga make up yang natural, hanya cushion, mascara dan lipbalm.
~06.20~
aku menuruni tangga dan membuat sandwhice sendiri, memasukan 3 potong kedalam kotak bekal dan membawa susu.
aku berangkat naik mobilku sendiri, tentu saja pakai uangku sendiri hasil kerja sampingan sebagai modeling, iklan dan juara lomba lainnya. walaupun jika aku minta mamah akan kasih apapun, tapi aku selalu merasa tidak ingin memakai uang mereka. 'kakak saja bisa pakai uang sendiri masak aku enggak?' pikirku.
masih ada waktu 1 jam lebih untuk perjalanan. karna kelas dimulai jam set 8 dan jarak rumah dengan kampus cukup jauh.
aku mengendarai mobilku dengan kecepatan menuju kampus. saat tiba dan hendak turun, tiba-tiba ponselku berbunyi. ada telepon masuk ke hpku.
"halo?" kataku.
"........" tak ada jawaban.
"siapa ya? kalo nggak ada orang saya tutup." ujarku kesal.
"Alora? dek apa kabar?". suara sipenelpon itu membuatku terkejut hingga mataku terbuka lebar.
"kakak?" ucapku terbata-bata.
"kakak dimana aja selama ini? mama, papa semua kawatir kak!" aku pun tak bisa menahan bendungan air mata lagi.
"kakak ini dithailand, kakak disini baik-baik saja. sekarang kakak udah berhasil meraih impian kakak. kakak..... udah jadi artis top dan artis favorite ke 3 asia." kata kakakku yang terisak-isak.
"aku iri sama kakak bisa mewujudkan cita-cita kakak." kataku.
"kamu juga harus bisa Alora." kata kakaku yang suaranya semakin terdengar pecah.
"pasti kak! kakak kapan pulang? papa mamah udah kangen sama kakak aku juga!". kataku menghapus air mata.
"papa mamah mungkin nggak akan mengakui kakak kalo kakak pulang. karna dulu kakak kabur dari rumah karna nggak mau nerusin usaha mamah ataupun papa." ucap kakak dengan nada lebih jelas.
"bukan salah kakak." ucapku lirih
"bagaimanapun usaha mereka mencegah aku sangatlah banyak, hingga ada kesempatan dan kakak lari dari rumah dengan atasan kakak tidak disangka papa dan mamah mengira itu pacar kakak. hahaha bila diingat sangatlah lucu tapi juga sedih." kata kakaku lagi.
"bukan salah kakak." kataku lagi.
"mungkin 2 minggu lagi kakak sampai disana! entah mamah atau papa sudah maafin kakak apa belum tapi kamu jangan beri tahu mereka kalau kakak hubungi kamu paham?" kata kakak semakin keras.
"kenapa?" tanyaku.
__ADS_1
"ini rahasia kita, aku juga nggak mau disuruh nerusin perusahaan kosmetik mama ataupun perusahaan pabrik handphone papa, dan perusahaan lainnya." kata kakak terburu-buru.
"aku juga gak mau kak!" kataku pelan.
"ok dek kakak mau ada acara. kakak matiin ya byee!!". kakak pun mematikan telponnya.
sedangkan aku yang melihat layar handhpone, menyimpan nomornya serta melihat make upku.
'aku juga ingin menjadi seperti kakak! jadi artis, penyanyi dan punya suami idol' gumamku.
"untung cuma pakek cushion jadi gampang benerinnya." ucapku.
akupun turun dari mobil dan bergegas menuju kelas karna akan dimulai 10 menit lagi.
setelah selesai kelas aku pergi keperpustakaan kampus untuk menyalin catatan yang kupelajari tadi sambil memakan sarapan yang kubuat tadi pagi.
"eyo.... siapa ini sendirian??" dari belakang Rahma yang menepuk pundakku.
"kirain siapa. dari mana aja lo? bolos kelas pagi?" tanyaku dengan mulut penuh.
"hehe! bagi dong!" Rahma mengambil sandwhice yang tersisa 1 di kotak.
"lo tau gak kalau Kai birtsart mau konser dikota ini?" kata Rahma dengan ekspresi senang.
"beneran?? wahh kapan?" tanyaku penasaran.
"2 minggu lagi dan hostnya itu artis terkenal dithailand yang katanya warga kota sini, mereka deket mangkanya artis itu yang jadi host." ujar Rahma sambil mengambil hp gadgednya.
"hostnya nama nya siapa?" tanyaku penuh curiga.
"nama panggungnya Selca, kenapa tahu lo?" lanjut Rahma.
"ehmm,, pas konser datang yuk nanti aku kenalin sama seseorang." ujarku.
"cewek atau cowok?" tanyanya memancing sedikit jawaban.
"ehm kakak aku!" kataku dengan lirih.
"ha? kakak lo yang katanya keluar negeri itu kan? lo udah dapet kabar dia? emang dia fansnya kai?" pertanyaan Rahma yang menyerbu cepat.
"lo nanti tahu lah! dan ini kejutan. hanya kamu yang beruntung mendapatkan kesempatan ini hahaha!" ejekku.
"apaan sih! receh banget." sahutnya.
'Kai Birtstart adalah biasku dan juga teman kakakku? betapa beruntungnya aku!!'
"eh ngomong-ngomong jarak umur Kai sama Selca agak jauh sih, tuaan Selca 4 tahun." lanjut Rahma.
"iya udah tahu." jawabku datar.
__ADS_1
lalu kami menuju kelas selanjutnya bersama, pelajaran sejarah adalah yang paling menjengkelkan. dimata pelajaran lainnya aku selalu dapet A tapi disini hanya B, itupun sudah sangat aku paksain bergadang 2 hari 2 malam. saat pelajaran dimulai entah kenapa akupun tertidur dikelas dan bermimpi tentang....
semakin panas nih!!! suka atau kepo? sama aja kan? tekan tanda like,fav, follow, and vote love you!!!❤