Cahaya Mata Kyra Nuria

Cahaya Mata Kyra Nuria
mengecup bibir


__ADS_3

paginya Kyra bersiap dan sedang sarapan diruang makan sendirian. Kyra akan menemui Deon pagi ini, Kyra terlihat segar dan bersemangat, setelah menghabiskan roti dan jus nya Kyra meminum vitamin nya dan bersiap pergi. Kyra diantar pak Wahyu pagi ini,


" bi Sum, Kay pergi ya " pamit Kyra


" iya non hati hati"


" iya Bi "


Kyra pun berlalu pergi di antar pak Wahyu. hanya 20 menit Kyra pun sampai ditempat janjian dengan Deon


" pak Wahyu, terimakasih ya nanti Kay pulang naik taksi,"


" iya non"


Kyra melihat sekeliling mencari keberadaan Deon, lalu tangannya ditarik pelan, Deon memegang tangan Kyra dan membawanya masuk, ternyata tempat gym dan boxing


" apa aku harus belajar boxing? aku nggak bisa, aku nggak mau aku hanya mau belajar membela diri bukan membalas Deon,"


" aku tau, kamu hanya perlu bertahan dan menghindar, aku yang akan membalas" kata kata Deon memberikan kehangatan di hati Kyra, Kyra menatap Deon dengan penuh arti,


" apa kamu bagian dari masa kecil aku Deon?" pertanyaan Kyra membuat Deon menghentikan langkahnya, Deon berbalik dan menatap Kyra


" tidak usah jawab Deon, aku yakin kamu bagian dari masa kecil aku mata kamu udah jawab semuanya, kenapa ada rasa bersalah di dalamnya?"


Kyra berlalu berjalan lagi meninggalkan Deon yang masih terdiam karena kata kata Kyra. Deon menutup matanya dan menghela nafas panjang lalu berlari kecil menyusul Kyra


" seperti nya aku harus menghindari tatapanmu Kay"


" lalu apa yang kamu lihat dari aku sekarang?"

__ADS_1


" kamu menguji aku Kay?"


" nggak, hanya saja..."


" kamu ingin memperlihatkan apa yang kamu rasakan pada ku Kay?"


" entahlah, apa itu tidak baik, senang rasanya ada yang bisa tau apa yang sedang aku rasakan hanya dengan menatap mata saja, bahkan papa tidak pernah menatap mataku"


" ada ketakutan lain Dimata kamu Kay, apa ada hal lain yang mengganggu kamu?"


" sudahlah, kita lakukan apa disini?"


"bersenang-senang"


Deon memperkenalkan Kyra dengan Lucas temannya sekaligus pelatih beladiri, Kyra diajarkan cara mempertahankan diri. Kyra terlihat sangat serius belajar, Kyra yang terlihat lemah sekarang terlihat lebih berani dan Deon sangat senang dengan perubahan Kyra. hampir 2 jam Kyra dan Deon terlihat sangat kelelahan, Kyra membersihkan diri dan mengganti pakaiannya yang basah karena keringat begitu juga Deon.


walau sudah banyak menghabiskan waktu bersama, Kyra tampak menjaga jarak dengan Deon, dan Deon sangat menyadari itu dan memilih mengikuti keinginan Kyra.


" Kay, apa mereka terlalu menyakiti kamu?"


" siapa?"


" siapa pun yang ada di pikiran mu saat ini?"


" ini semua salah aku yang memilih menjadi lemah," jawab Kyra tanpa melihat ke Deon


" lalu kenapa sekarang mau melawan, ah tidak bertahan"


" karena aku sudah melihat diri aku di titik paling menyedihkan dan tak ada yang datang membelaku"

__ADS_1


" dan.... setelah ini kamu mau kerja dimana?"


" aku sedang cari cari,"


" bagus lah"


jam 1 siang Kyra pulang kerumahnya dan langsung ke kamarnya. Kyra mandi lalu merebahkan tubuhnya ke tempat tidur nya yang nyaman. tak lama Kyra terlelap jam 5 sore Kyra baru terbangun dan turun ke dapur karena merasa sangat lapar, bi Sum segera menyiapkan makan untuk Kyra, Kyra menikmati makan nya lalu Alex duduk di sampingnya. Kyra dengan cepat menghabiskan makanan nya dan meninggalkan Alex


" bi Sum minuman dan buah di kulkas kamar Kay udah habis, bi Sum tolong isi ya,"


" baik non nanti bibi antar"


" makasih ya bi"


Alex terlihat tidak menghiraukan kehadiran Kyra , Kyra merasa tenang dan langsung menuju kamarnya. lagi lagi langkahnya terhenti karena Alex yang dengan sedikit kasar menarik tangan Kyra dan menahan kedua tangan Kyra Alex mendorong Kyra hingga merapat ke dinding membuat Kyra sulit bergerak dan terkurung di tangan kekar Alex


" lepasin kak Alex, ada bi Sum di bawah Kyra akan teriak,"


" kamu cantik sekali Kay senang bisa melihat wajah ini setiap pulang kerja" Alex membelai pipi Kyra dengan lembut. Alex yang masih memakai kemeja kerja dengan lengan baju yang digulung asal kancing baju yang sudah terbuka memperlihatkan otot dada dan tangan Alex yang terlihat sempurna namun membuat Kyra takut


" lepasin kak, Kay mohon" air mata Kay mulai mengalir tubuhnya terasa gemetaran


Alex mendekat kan wajahnya ke wajah Kyra sangat dekat, Alex lalu mencium kening Kyra. Kyra lalu memalingkan wajahnya saat Alex mencoba mencium bibir Kyra. Alex lalu melepaskan tangan Kyra dan membiarkan Kyra masuk ke kamarnya. tak lama bi Sum naik membawa banyak minuman dan buah. bi Sum melihat Kyra yang sedikit gelisah menghapus air mata nya. Kyra langsung ke kamar mandi dan mandi menyiram tubuhnya dengan air hangat untuk menenangkan nya. hampir 1 jam Kyra selesai keluar dari kamar mandi hanya memakai jubah mandinya duduk di depan meja riasnya, memakai segala perawatan malamnya dan Kyra terkejut saat melihat Alex duduk di tepi tempat tidurnya memperhatikan Kyra entah sejak kapan lelaki itu disana. Kyra berdiri dan memegang erat jubah nya


" kak Alex ngapain disini, keluar kak"


Alex tak berkata apapun hanya berjalan pelan mendekati Kyra, Kyra mencari sesuatu di sekitarnya untuk membela dirinya dan agar Alex menjauh darinya namun Kyra tak menemukan apa pun. Kyra berjalan mundur dan Alex semakin mendekat dengan cepat. Kyra tak bisa mundur lagi karena sudah mepet ke dinding. Kyra ketakutan melihat tatapan sendu Alex. Alex merapikan rambut basah Kyra yang menutupi wajah cantik Kyra, mencium kening Kyra lagi dengan lembut lalu sekali lagi mencoba mencium bibir Kyra dan Kyra menghindar lagi. Kyra lalu berbalik memunggungi Alex lalu mendorong Alex dengan tubuhnya dan berlari ke kamar mandi dan menguncinya. Alex hanya tersenyum tipis dan pergi dari kamar itu. Kyra mengatur nafasnya cukup lama baru Kyra keluar dan langsung mengunci pintu kamarnya. Kyra memakai piyamanya lalu naik ketempat tidur nya. tak lama Kyra pun terlelap.


waktu menunjukkan pukul 12 malam pintu balkon kamar Kyra terbuka angin masuk dan meniup halus rambut Kyra yang tertidur pulas Alex memandang wajah cantik Kyra, mencium kening dan mengecup bibir Kyra. Alex berbaring di samping Kyra menahan kepala dengan tangannya menatap puas wajah Kyra, cukup lama Alex lalu pergi meninggalkan kamar Kyra

__ADS_1


__ADS_2