
Kyra masih menjaga jarak pada Deon dan Deon juga sangat mengerti karena mereka belum lama bertemu bahkan Kyra belum tau bahwa Deon adalah lelaki yang pernah meminta Kyra untuk menjadi istri nya 10 tahun lalu, 3 hari setelah kepergian ibu kandung Kyra.
Kyra banyak berdiam diri di apartemen Deon. sedangkan Deon tetap bekerja. Kyra memeluk foto ibunya hingga tertidur di sofa.
dddrrttt ddrrtt
getar handphone Kyra membangunkan nya
' papa' jawab Kyra dengan suara serak
' apa papa boleh menemui kamu Kay?'
' papa dimana Kay akan kesana.'
' papa masih dirumah'
' Kay akan pulang '
Kyra langsung bersiap tak banyak pakaian yang di bawa Bree malam itu. dalam waktu satu jam Kyra sudah sampai di depan pintu rumahnya, namun ada keraguan di hati Kyra untuk masuk dan menemui papa nya. cukup mengumpulkan keberanian nya Kyra pun membuka pintu dan melihat pak Steve dengan wajah sendu duduk di sofa. wajahnya terlihat tidak terurus
" papa," sapa Kay pelan Kyra duduk di sofa di depan pak Steve suasana canggung sangat terlihat saat ini.
" papa tidak tau harus mulai dari mana, papa hanya ingin meminta maaf padamu Kay, untuk semua yang telah papa lakukan, papa hanya sangat hancur saat kehilangan ibu kamu dan wajah kamu sangat mirip ibu kamu dan membuat papa hancur dan merasa bersalah karena menghadirkan Elise dalam hidup papa hanya dalam waktu satu tahun setelah kepergiannya. papa lakukan itu untuk kamu Kay agar kau tak kesepian, namun papa malah memberikan penderitaan yang lebih untuk mu. papa akan pergi Kay, ke rumah lama kita"
" Kay akan sendirian lagi pa,"
" kamu ada Deon sekarang nak, Deon akan melindungi kamu dan membahagiakan kamu dan kakek kamu akan kembali,'
" tapi Kay butuh papa,"
" papa akan menunggu kamu dirumah lama kita"
Kyra berdiri dan memeluk pak Steve, pelukan hangat yang selalu ia rindukan.
" papa akan pergi besok, tinggal lah dirumah ini,"
__ADS_1
" Kay akan kembali kerumah ini pa, Kay akan menunggu kakek dan Kay udah bisa menjaga diri Kay pa, Kay tidak akan biarkan orang lain menyakiti Kay lagi"
" papa percaya nak"
malam itu Kay tidak kembali ke apartemen Deon. pulang kerja Deon lah yang datang kerumah Kyra untuk bertemu dengan pak Steve.
Deon dan pak Steve sedang berada di ruang kerja pak Steve banyak hal yang mereka bicarakan mengenai pengunduran dirinya dan Kyra yang menggantikannya
" saya yakin kamu bisa mendampingi Kyra nak Deon"
" saya akan mendampingi Kyra pak, selalu"
tak lama Bree datang dan menyampaikan kabar kurang baik pada Deon dan pak Steve
" maaf pak, Alex melarikan diri, orang orang kita sudah mencarinya tapi belum berhasil menemukannya, seperti nya ada yang membantu dan melindungi nya"
" tetap cari Bree," kata Deon memberi perintah
" pak Steve seperti nya Kay akan tinggal dengan saya, tidak aman jika Kay disini,"
" percaya pada saya pak"
Deon berjalan menuju kamar Kyra, pintunya tak terkunci, Deon masuk dan duduk di sebelah Kyra yang sedang melamun di balkon kamarnya
" Deon kapan kamu datang?"
" baru aja, kamu mau kembali ke apartemen ku atau tetap disini malam ini?"
" aku ingin disini "
" baiklah kalau gitu aku akan tidur disini "
" di kamar ku?" tanya Kyra dengan nada terkejut
" boleh?"
__ADS_1
" nggak..."
" wajah mu lucu sekali Kay, aku akan tidur di kamar sebelah atau aku akan tidur di sofa ini,"
" tidak di kamar sebelah aja"
" kita bahkan pernah tidur satu ranjang Kay" goda Kyra
" ah... itu..." wajah Kyra memerah karena malu Deon tertawa lepas melihat tingkah Kyra yang sangat lucu. Kyra kesal dan berdiri meninggalkan Deon yang masih menertawai nya. Deon lalu berdiri mendekati Kyra dan memeluknya dari belakang. Kyra terkejut dan ingin melepas pelukan Deon
" sebentar aja Kay, biarkan seperti ini" pinta Deon Kyra pun diam membiarkan Deon memeluknya Deon menyandarkan dagu nya di bahu Kyra. dari sudut pagar rumah Kyra, Alex melihat Deon dan Kyra berpelukan, Alex sangat marah tatapannya tajam melihat Deon dan Kyra.
" kamu milik aku Kay" kata Alex penuh amarah.
Kyra sudah tertidur pulas di kamarnya. Deon juga sudah berbaring di tempat tidur. Deon berada di kamar tepat di sebelah kamar Kyra, Deon tak dapat memejamkan matanya, hilangnya Alex cukup membuatnya khawatir.
di kamar Kyra, Alex membuka pintu balkon kamar Kyra dan masuk. Alex memandang wajah Kyra yang sedang tidur, Alex mendekat dan mencium kening Kyra
" maafin aku harus seperti ini Kay, aku akan pergi dan kembali untuk membawa kamu, kamu milik aku Kay"
Alex lalu mengecup bibir Kyra, Kyra terbangun dan terkejut melihat Alex tepat di depan wajahnya. Alex langsung menutup mulut Kyra agar tidak teriak, Kyra memukul2 Alex, lalu Alex memegang kedua tangan Kyra
" maafin aku Kay, " Alex membenamkan wajahnya di leher Kyra,
" aku akan pergi Kay, tapi aku akan kembali untuk membawa kamu, kita akan hidup bersama, aku cinta kamu Kay sangat mencintai kamu" Alex lalu mencium kening Kyra lagi dan pergi melalui pintu balkon
" Deon...!!!" teriak Kyra, Deon langsung masuk berlari memeluk Kyra yang menangis tangannya menunjuk pintu balkon yang terbuka
" sial!!! "
Deon langsung menelpon Bree dan Farel untuk segera mencari Alex
" Bree cari Alex lagi dia baru aja menyusup kekamar Kyra lagi'"
" baik bos" sahutan dari ujung telepon. Bree bukan wanita biasa dia adalah agen yang sangat terlatih dan juga sangat pintar, Bree dan Farel adalah orang andalan Deon.
__ADS_1
" tenang sayang, maafkan aku yang tak bisa menjaga kamu" Kyra memeluk Deon dengan sangat erat cukup lama untuk menenangkan Kyra.