Cahaya Mata Kyra Nuria

Cahaya Mata Kyra Nuria
ingin dekat


__ADS_3

Kyra masuk kerumahnya dan disambut oleh BI Sum dan bi Yuli. bi Sum segera mengambilkan jus untuk Kyra, bi Yuli mengambil tas Kyra dan membawanya kekamarnya.


" papa udah pulang bi?" tanya Kyra pada bi Sumi


" belum non, Bu Elise dan non Meta ke Singapura beberapa hari jadi non Kay bisa tenang dirumah ini. den Alex ada dikamarnya


" apa bisa Kay tenang dirumah ini bi?" jawab Kyra yang langsung jalan menuju kamarnya dilantai 2 rumah mewah ini


Kyra menuju kamarnya dan bertemu dengan Alex yang berdiri di depan pintu kamar Kyra


" kak Alex ada perlu apa di kamar Kyra?" tanya Kyra pada Alex


" aku nunggu kamu Kay,


" kenapa?" tanya Kyra sambil berjalan menuju kamarnya


" aku... istirahat lah" kata Alex pada Kyra sambil berjalan menuju Kyra dan mengelus lembut puncak kepala Kyra membuat Kyra terkejut, ini pertama kali nya Alex menyapa Kyra dan memegang kepala Kyra seperti itu.


Kyra membuka dan akan masuk ke kamarnya


" Kay... selamat ya " kata Alex lagi membuat Kyra berhenti masuk ke kamarnya


" terimakasih kak Alex" jawab Kyra dan langsung masuk dan mengunci pintu kamar nya.


Kyra duduk di tempat tidurnya dan melihat sebuah kotak di meja didekat sofa dikamarnya. sebuah kotak berisi gelang tali berwarna hitam dengan inisial K dan 2 gantungan kecil berbentuk dolphin yang terbuat dari emas. Kyra melihatnya lalu menutup kotak itu lagi dan membaca kartu ucapan,' selamat Kyra aku selalu tau kamu akan sukses dalam hal apa pun,semoga jalan kebahagiaan ada didepan kamu'


dari Alex


Kyra tidak pernah menyangka mendapat ini dari Alex, saudara tiri yang sudah 10 tahun tinggal 1 rumah dengannya orang yang selalu mengabaikan kehadirannya dirumah ini tiba tiba bersikap baik padanya. Kyra tak ingin berburuk sangka dan hanya bersyukur karena ada yang memberi selamat padanya hari ini. dan 1 chat masuk,sebuah ucapan singkat dari orang yang paling penting untuk Kyra,

__ADS_1


" really proud of you" pesan singkat dari papanya Steve membuat air mata Kyra mengalir, Kyra memeluk foto mamanya .


tak lama Kyra beranjak menuju kamar mandi nya membersihkan dirinya. menyirami tubuhnya dengan air hangat dari shower. Kyra lalu memakai piyamanya dan duduk lagi di sofa kamarnya. tak lama bi Yuli masuk membawa makan malam untuk Kyra, Kyra lalu memakan makanannya yang ditemani bi Yuli. setelah selesai Kyra ke balkon kamarnya dan berdiri dekat pagar melihat bintang, entah kapan Alex tiba tiba ada disampingnya. sebelumnya Alex tidak pernah masuk ke kamar Kyra


" Kam Alex kenapa disini?" tanya Kyra gugup


" aku hanya ingin melihat keadaan mu,


" Kay baik baik aja, makasih hadiahnya dan... silahkan keluar dari kamar Kay mau tidur" kata Kyra pelan


" maaf, seharusnya aku tak masuk ke sini," kata Alex sambil berjalan keluar dari kamar Kyra


Kyra hanya melihat Alex sekilas dan berbalik lagi melihat suasana malam dari kamarnya. Kyra lalu masuk dan menutup jendela dan pintu balkonnya lalu mengunci lagi pintu kamarnya. Kyra lalu naik ketempat tidur nya dan tak lama Kyra pun terlelap.


esok harinya Kyra bangun telat dan merasakan tubuhnya sudah tidak terlalu sakit lagi, Kyra segera mandi dan bersiap pergi, Kyra pergi berjalan kaki menyusuri jalan di perumahan elit itu menuju ke jalan besar menuju sebuah toko buku. Kyra masih menyusuri jalan sedangkan Deon berada di mobil bersama Farel tepat di sebelah Kyra


" kali ini apa yang kau lihat dari gadis itu ? tanya Deon pada Farel


" masih aja salah pandangan mu kata Deon lagi membuat Farel bingung


" tatapan kesedihan masih sama, banyak rasa takut, dan sangat sangat cantik, "


menurut mu apa yang membuat gadis yang memiliki segalanya tapi terlihat menyedihkan seperti itu? tanya Deon


" gue nggak tau Deon, kan info tentang gadis itu udah gue kasih ke elo"


"yang penting dia bukan milik siapapun, aku akan mendekati nya" kata Deon lagi sambil mengganti lagi pakaian kerjanya dengan pakaian santai seperti sebelumnya dan langsung turun dari mobilnya meninggalkan Farel yang bingung dan kesal.


Deon turun dan mendekati Kyra dan berpura-pura seolah baru bertemu dengan tidak sengaja

__ADS_1


" eh kamu yang semalam, gimana keadaan mu hari ini? tanya Deon


" kamu yang semalam?" tanya Kyra yang sedang mencoba mengingat Deon


" iya, saya Deon"


" saya Kyra,


" kamu mau kemana?"


" saya.... mau ke toko buku di depan sana, baik terimakasih atas bantuan kamu semalam, saya permisi" kata Kyra sambil jalan meninggalkan Deon


" apa saya boleh ikut dengan kamu? tanya Deon lagi mencoba dekat dengan Kyra


" silahkan" jawab Kyra singkat


Kyra lalu jalan lagi dan Deon berjalan dibelakang Kyra, Kyra tidak terlalu menghiraukan kehadiran Deon, Kyra masuk ke toko buku dan membeli buku gambar dan buku cerita juga alat mewarnai dan alat tulis untuk anak anak dirumah baca. Deon hanya membeli barang yang dengan asal dia ambil. Kyra lalu keluar dari toko buku dan melihat Deon juga keluar


" saya permisi ya" kata Kyra pada Deon


" saya ikut lagi boleh? tanya Deon lagi


" maaf Deon, saya sangat berterimakasih sama kamu karena udah bantu saya semalam tapi saya sangat tidak nyaman dengan situasi ini," kata Kyra dengan sopan


" maaf saya buat kamu tidak nyaman, tapi saya hanya ingin dekat dengan kamu Kyra"


" maaf Deon, saya merasa sangat tidak nyaman...


Kyra lalu jalan meninggalkan Deon dan langsung menuju rumah baca yang tidak jauh dari toko buku, Kyra menyusuri gang kecil dan dihadang oleh 2 lelaki Kyra memilih menghindar dan ternyata Kyra di ikuti oleh 2 lelaki itu, Kyra lalu berbalik dan melihat Deon ada di belakangnya, Kyra lalu mendekati Deon dan berdiri di belakang Deon seolah meminta perlindungan. Deon memberi pelajaran pada kedua lelaki yang mengganggu Kyra, Kyra hanya terdiam melihat Deon tak lama kedua lelaki itu lari.

__ADS_1


" kamu nggak papa Kyra" tanya Deon sambil mengelus kepala dan pipi Kyra


" saya nggak papa, terimakasih lagi,"


__ADS_2