Cahaya Mata Kyra Nuria

Cahaya Mata Kyra Nuria
wajah asli musuh mu


__ADS_3

siang itu di ruangan nya Alex duduk di meja nya menahan dagu dengan kedua tangannya, berfikir keras mengingat sikap Kyra yang dilihatnya tadi pagi. Alex tak pernah menyangka akan melihat sisi berani Kyra, Alex senang karena Kyra bisa membela dirinya sendiri namun ada ketakutan bahwa ia tidak akan bisa memiliki Kyra, Kyra yang penakut akan mudah ia taklukkan, namun yang ia lihat pagi ini, tatapan Kyra membuat Alex takut Kyra akan semakin membuatnya menjauh, Kyra tak akan butuh perlindungan Alex. sedangkan Kyra sudah menjadi satu-satunya tujuan hidup Alex saat ini, seseorang yang sangat, sangat penting dari pada wanita yang membesarkannya Elise. obsesi Alex pada Kyra semakin besar dan semakin tak dapat ia tahan. keinginan memiliki Kyra semakin besar dan tak dapat ia kendalikan.


siang itu dirumah Kyra seorang wanita berusia awal 30 an, tinggi, putih, tatapan tajam dan terlihat waspada datang kerumah Kyra. bi Sum membukakan pintu untuk wanita itu. dirumah hanya ada Elise dan Meta.


" cari siapa buk?" tanya bi Sum


" saya cari nona rumah ini"


" silahkan masuk, saya panggilkan"


Breeya pun masuk dan langsung duduk di ruang tamu rumah itu dengan tatapan waspada melihat sekeliling rumah itu. Elise pun keluar dengan wajah angkuhnya menemui Breeya.


" siapa kau, mau apa?" tanya nya sinis. bi Sum yang ada di belakang Elise pun menjeling tak suka pada Elise


" saya cari nona rumah ini" Kata Bree santai mengabaikan Elise


" aku nyonya rumah ini, mau apa dirumah ku, pergi atau aku panggil satpam mengusir mu"


" saya cari ' NONA' rumah ini" kata Bree dengan nada sedikit di tekan membuat Elise kesal dan marah


" kau perempuan murahan mau main main denganku?" Elise mendekati dan ingin menampar wajah Bree. Bree dengan santai berdiri, tubuhnya yang tinggi dan tegas membuat Elise ketakutan


" kau terlihat seperti parasit dirumah ini, tampang mu itu tidak seperti wanita berkelas, aku cari nona Kyra Nuria NONA rumah ini, jelas"


" kau, beraninya kau menghina ku!"


" pergilah rawat wajah mu yang sudah keriput itu" kata Bree membuat Elise kesal dan langsung ke kamarnya dan menelpon Steve


" Steve ada seorang wanita yang kurang ajar padaku mencari putri mu, aku mau kau pulang dan usir wanita itu".


" aku sibuk dan dia mencari Kyra kenapa kau yang keluar!" Steve lalu memutuskan teleponnya. membuat Elise tambah murka


" laki laki brengsek dari dulu sikapnya tak pernah baik padaku, jika aku tidak perlu kemewahan ini kau adalah orang pertama yang aku singkirkan laki laki tidak berguna!!!" umpat Elise


sementara diluar Bree masih santai menunggu Kyra pulang


" nona mau ketemu non Kyra?" tanya bi Sum ramah


" iya Bi, saya Bree asisten nona Kyra, saya dikirim oleh tuan Jacob kakeknya nona Kyra untuk mendampingi nya"


" oh.... syukurlah tunggu aja, sebentar lagi non Kyra pulang"


" baik bi"


sementara Kyra sudah siap mengganti baju dan membersihkan dirinya. Kyra keluar dan dengan malu mendekati Deon yang menunggunya

__ADS_1


" ayo," Deon memegang tangan Kyra


" Deon, aku...."


" iya," jawab Deon yang langsung menghentikan langkahnya dan melihat Kyra


" aku rasa ini salah"


" apanya?'


" itu.... yang tadi...."


" ciuman itu?"


" iya, kenapa kamu melakukan itu?"


" apa harus ku jawab Kay? tidak bisa kah kau lihat di mataku, perasaan ku pada mu? apa harus aku ucapkan?"


" tidak jangan! hanya, jangan lakukan itu lagi Deon"


" kenapa? apa aku salah?"


" aku rasa aku tidak siap untuk hal seperti ini"


" aku akan bantu kamu untuk siap Kay, siap dalam hal apapun,"


" aku akan selalu ada di dekat mu, sedekat yang kamu izinkan Kay, aku bahkan bisa masuk kerumah mau jika kau minta"


" Deon..."


" sudah, ayo aku antar pulang" Deon lalu mencium kening Kyra lalu memegang tangan nya.


Deon mengantar Kyra sampai di depan rumah Kyra, menunggu Kyra masuk lalu Deon pergi.


Elise sudah menunggu Kyra di depan rumah dengan kesal bersama Meta, Bree masih duduk dengan tenang sambil memainkan tablet nya. Kyra pulang dan mengabaikan Elise dan Meta yang menunggunya di depan pintu. Kyra langsung masuk dan ingin menuju kamarnya. Meta yang kesal lalu menarik rambut Kyra dengan keras dan Kyra langsung berbalik dan menahan tangan Meta dan memegang nya dengan keras. Bree berdiri lalu mendorong Meta sangat kuat hingga terjatuh dan membentur pintu. Elise ingin menampar Bree dan mendapat perlakuan yang sama dan jatuh di dekat Meta. lalu Bree dengan santai memberi hormat sedikit menunduk pada Kyra


" nona Kyra sudah pulang, saya Breeya panggil saya Bree asisten pribadi nona Kyra dan perlakuan kedua parasit ini akan saya masukkan ke dalam laporan saya untuk tuan Jacob" kata Bree sambil menatap tajam ke Elise dan Meta yang meringis kesakitan. mendengar nama Jacob Elise langsung pucat ketakutan,


" saya disini untuk membantu nona bersiap mengambil alih perusahaan dan juga melindungi nona dari apapun dan siapapun. saya akan ada 24 jam di sisi nona" kata Bree penuh penekanan sambil tetap melihat tajam ke arah Elise dan Meta yang pergi berjalan tertatih-tatih menahan sakitnya


Kyra hanya terdiam dan sedikit tersenyum pada Bree


" kakek mengirim kamu kesini?"


" iya nona, waktu nona hanya 2 bulan untuk mempersiapkan diri, JN grup sudah mendengar kabar ini dan sedang bersiap mengatur pengalihan dan merekrut tim sendiri untuk nona juga membasmi hama di kantor pusat dan cabang perusahaan lainnya. banyak hal yang harus nona pelajari "

__ADS_1


" ayo ke kamarku Bree"


" baik nona "


Kyra dan Bree pun berjalan menuju kamarnya. Elise dan Meta sibuk menguping dan semakin panik. Kyra dan Bree masuk ke kamar dan segera menguncinya.


" kita bicara di balkon aja nona saya yakin kedua parasit itu akan menempelkan kupingnya di pintu"


" baiklah, dan panggil aku Kay saja Bree"


" baiklah Kay, aku disini di utus oleh seseorang yang menghubungi tuan Jacob. seseorang di dekat kamu Kay"


" apa Deon?"


" iya, tuan Jacob mengutus ku dan akan mempersiapkan kamu mengambil alih perusahaan secepatnya"


" tapi Bree itu seperti merampas dari papa aku sendiri"


" pak Steve sudah tau dan sudah bersiap Kay, ia mau menghabiskan masa tuanya di rumah pertama nya dengan ibu kandung kamu, aku disini juga dengan persetujuan pak Steve,"


" apa benar begitu Bree? siapa Deon itu kenapa bisa punya akses ke kakek?"


" dia hanya seseorang yang sangat ingin melindungi kamu Kay"


" apa dia menganggap aku begitu menyedihkan hingga harus seperti ini?"


" Deon hanya membantu mengusir parasit disekitar kamu yang papa kamu sendiri ingin membuang nya"


" papa?"


Bree mulai menjelaskan panjang lebar tentang tugas dan jadwal Kyra. Bree juga memberikan tablet yang berisi informasi tentang perusahaan agar Kyra pelajari.


" tinggal lah disini Bree”


" aku memang akan tinggal disini itu salah satu tugas utama ku,berikan kamar terdekat dengan kamar mu"


" tepat di sebelah kamar ku ini ada kamar tamu, silahkan gunakan"


" kuat lah Kay, kamu akan melalui banyak hal mulai sekarang, kau akan lihat wajah asli dari musuhmu"


" itu terdengar menakutkan Bree"


" karna itu ada Deon dan aku di sisi mu, kamu sangat beruntung Kay"


" benarkah?"

__ADS_1


" tentu saja, ambil yang memang hak mu Kay, yang penting rebut kebahagiaan mu"


__ADS_2