Cahaya Mata Kyra Nuria

Cahaya Mata Kyra Nuria
pertemuan pertama


__ADS_3

Kyra keluar dari kamarnya dan menuruni anak tangga dengan pelan tubuh Kyra masih sangat lemah bi Sum yang sudah turun lebih dulu mengambilkan vitamin dan jus jeruk kesukaan Kyra. Kyra ke ruang makan dan melihat papa nya sedang duduk menikmati kopi sambil melihat Path nya.


" selamat pagi pa," sapa Kyra


" pagi" jawab Steve singkat lalu berdiri dan hendak meninggalkan Kyra


" pa, tunggu, hari ini Kay sidang skripsi, doain Kyra semoga lulus ya..."


" good luck"kata pak Steve singkat


" makasih pa" jawab Kyra menahan tangisnya melihat punggung papanya yang berjalan menjauhinya.


Kyra lalu duduk dan meminum jus dan vitamin nya lalu Alex duduk disebelahnya. Kyra dan Alex sangat jarang bicara. Kyra juga sangat canggung saat di dekat Alex, walau tidak pernah menolong Kyra setidaknya Alex tidak pernah mengganggu atau menyakiti Kyra.


melihat Alex, Kyra langsung buru buru menghabiskan jus nya dan pergi...


" bi Sum makasih ya, doain Kay... abis dari kampus Kay mau kerumah baca." kata Kyra pada bi Sum


" Kay pergi kak Alex...


Kyra pun langsung pergi ke kampus diantar pak Wahyu. Kyra jalan dengan sangat pelan menahan sakit di kaki nya. Alex hanya diam melihat Kyra. saat ini Alex sudah selesai kuliah dan bekerja di perusahaan pak Steve papa tirinya.


Alex lelaki yang cukup tampan tinggi berbadan tegap dan berotot karena sangat suka olah raga. saat kecil Alex pernah membantu mengobati Kyra saat ibu dan adiknya memukul Kyra. namun semakin lama Alex semakin menjauhi Kyra.


Saat ini Kyra masih ada di mobilnya diantar pak Wahyu. mobilnya berhenti di lampu merah Kyra hanya termenung dan sedih mengingat papa nya pagi ini, tepat disebelah mobil Kyra berhenti sebuah mobil yang tak kalah mewah dari mobil Kyra sejajar dan ada seorang lelaki duduk di kursi belakang dan melihat Kyra . lelaki itu terus memandangi wajah cantik Kyra


" ikuti mobil disamping kita" kata Deon Emilio pada Farel asistennya yang duduk disebelah supirnya


" tapi kita ada rapat pagi ini pak..."


" tunda dulu, ikutin jangan sampai kehilangan mobil itu" kata Deon lagi.


Farel langsung memberi kode pada supirnya untuk mengikuti keinginan bos nya itu.

__ADS_1


mobil Kyra dan Deon sama sama berhenti di lampu merah, sekali lagi mobil mereka bersebelahan, Deon melihat Kyra lagi.


mobil Kyra melaju sampai didepan kampusnya Kyra lalu turun


" pak Wahyu terimakasih ya, nanti nggak usah jemput," kata Kyra sopan


Kyra tampak pucat jalan dengan sangat pelan lalu berhenti tangannya memegang dinding pagar kampusnya menahan tubuhnya yang hampir jatuh lemas. kira memegang tali tas laptopnya dengan kuat keringat dingin mulai membasahi kening hingga pipinya. suasana kampus masih terlihat sepi. Deon terus memperhatikan Kyra dari dalam mobilnya yang berhenti tak jauh dari Kyra berdiri.


" Farel ambil jaket aku" kata Deon sambil membuka jas dan kemeja putihnya menyisahkan kaos putih polos


" Lo mau kemana? kita ada rapat pagi ini" kata Farel pada bos sekaligus sahabatnya


" ada yang lebih penting saat ini, kalian pergi aja, dan cari tau siapa gadis itu, aku tunggu informasi nya sampai malam ini" kata Deon yang langsung keluar dari mobilnya dan mendekati gadis itu.


" kamu sakit?" tanya Deon pada Kyra yang terlihat sangat pucat


" saya nggak papa terimakasih sudah bertanya, saya pergi dulu, " jawab Kyra lemah dan mencoba jalan lagi, namun karena sangat lemah Kyra pingsan dan dengan cepat Deon menahan tubuh Kyra dan menggendong nya membawa masuk ke mobil dan membawanya menuju kerumah sakit.


" jadi Lo mau gue tinggalin cewek pingsan gitu aja???


" ya nggak cuma,..." kata Farel terputus


" aahhh udah, Lo turun tanya ada perlu ada gadis ini kesini, minta izin..."perintah Deon


" Lo yang bener aja Deon, namanya aja gue nggak tau," kata Farel protes


" karna itu cari tau, gue bawa dia kerumah sakit, sana Lo turun!!!'"


dengan sedikit kesal Farel turun dari mobil sedangkan Deon menuju kerumah sakit diantar supir nya pak Edi. Deon duduk di belakang dengan menahan memangku Kyra yang masih belum sadar juga, Deon memandangi wajah cantik Kyra dan mengusap lembut rambut indah Kyra.


" apa yang kamu alami sampai lemah seperti ini?'"


tanya Deon sambil mengusap pipi halus nan putih Kyra.

__ADS_1


tak lama sampai dirumah sakit, Deon menggendong Kyra masuk ke IGD Kyra langsung mendapat perawatan. Deon terlihat sangat khawatir menunggu diluar, tak lama dokter keluar dengan wajah yang sedikit tegang memanggil Deon


" saya mau bicara pak silahkan keruangan saya" kata dokter itu pada Deon dan Deon pun langsung mengikuti dokter itu keruangan nya.


" ada apa dokter, gadis itu sakit apa?" tanya Deon cemas


" banyak memar ditubuhnya pak, seperti habis dipukuli, keadaan nya sangat lemah, apa yang terjadi sebenarnya siapa yang melakukan itu pada gadis itu?" tanya dokter itu dengan tatapan sedikit curiga pada Deon


" bukan saya dokter, saya hanya menolongnya karena pingsan"jawab Deon


" kasihan sekali gadis itu harus mangalami hal seperti ini, setelah sadar gadis itu boleh pulang, saya akan kasih vitamin..."


" terimakasih Dokter,"


" apa yang terjadi sama kamu gadis kecil ku..." gumam Deon


Deon lalu keluar dari ruangan dokter dan masuk melihat gadis yang dibawanya tadi. Kyra masih belum sadar, Deon lalu membuka tas Kyra dan melihat dompetnya, Deon melihat KTP Kyra


" namamu Kyra Nuria.... Kay kecilku...." gumam Deon


" apa yang terjadi padamu Kay?? gumam Deon lagi...


tak lama Kyra sadar, Kyra melihat sekeliling ruangan yang sangat asing baginya dan tempat yang paling ditakutinya,' rumah sakit'


" nggak, nggak, aku nggak mau disini" kata Kyra yang langsung bangun dan ingin turun dari tempat tidur.


" jangan bangun dulu kamu masih lemas" kata Deon khawatir


" nggak, Kyra mau pulang jangan disini Kyra nggak suka" kata Kyra lagi yang seperti orang linglung, memaksakan dirinya bangun dan keluar dari ruangan itu bahkan tanpa memakai alas kakinya.


Deon mengejar Kyra sambil membawa sepatunya Kyra.


" sepertinya kamu trauma dengan rumah sakit, kamu masih lemah, kamu ikut aku aja" kata Deon sambil berlutut memakaikan sepatu Kyra lalu menggendong Kyra kemobilnya dan membawa Kyra ke apartemen nya.

__ADS_1


__ADS_2