
hari berikutnya dimulai Kyra dengan pindah ke apartemen bersama Bree. kehadiran Bree sangat membantu Kyra yang benar-benar akan memulai semua dari awal. Bree benar benar mendampingi Kyra dan menjadi teman untuk Kyra. semua hal tentang perusahaan sudah Kyra pelajari dengan baik, semua jajaran direksi juga tak luput dari pengamatan kura dan Bree. Bree akan menjadi asisten pribadi Kyra di perusahaan. Deon sendiri memilih memberikan waktu pada Kyra untuk memahami dan mempelajari semua tentang JN grup.
tepat dua Minggu setelah nya Kyra bersiap-siap datang ke perusahaan nya. untuk menunjukkan dirinya pada direksi dan karyawan juga pemilik perusahaan yang bekerja samalah dengan JN group.
" aku sangat gugup Bree, aku takut merusak semuanya hari ini, aku takut mereka akan melihat kelemahan ku'
" kau hanya perlu sedikit angkuh Kay, Deon akan berada disana menemanimu untuk menunjukkan seberapa penting posisi mu"
" semoga aku tidak malah merusak ini"
" kau harus bisa Kay"
" semoga saja"
mobil Kyra dan Bree berhenti tepat di depan pintu utama loby JN group, semua karyawan dan para manager berbaris menyambut kedatangan Kyra yang di dampingi Bree. Kyra mengatur nafasnya mencoba menenangkan diri, lalu Deon membukakan pintu mobil Kyra dan menyambut Kyra menggandeng tangan Kyra seolah memberi ketenangan dan energi pada Kyra. senyum mengembang di wajah Kyra yang sudah terlihat tenang. Kyra berjalan di dampingi Deon dan Bree juga Farel. semua menunduk memberi hormat, Kyra memberikan sedikit senyum pada semuanya sesuai yang di ajarkan Bree. Kyra merangkul lengan Deon yang tampak gagah menggunakan stelan jas berwarna hitam dan dasi berwarna merah senada dengan pakaian Kyra.
Kyra dan lainnya langsung menuju ruang rapat di lantai 15 gedung ini ke tempat berkumpulnya para pemenang saham dan pimpinan perusahaan lain. selama di dalam lift Deon selalu menenangkan Kyra, Deon mencium kening Kyra dan mengelus lembut pipi nya memberi ketenangan.
__ADS_1
pintu lift terbuka Deon membiarkan Kyra dan Bree jalan di depan, Kyra berjalan dengan anggun namun tegas, wajah cantiknya membuat orang kagum dan terpana. pintu ruang rapat di buka oleh penjaga dan Yuna memberitahu kehadiran Kyra. Yuna akan menjadi sekretaris Kyra. semua yang ada dirumah rapat itu berdiri Kyra yang berada di tengah ruang dan menjadi pusat perhatian sedikit membungkuk memberikan hormat lalu memperkenalkan diri.
" selamat pagi semua nya saya Kyra Nuria Jordan akan memimpin perusahaan ini, saya tidak akan memohon bantuan atau dukungan, karena ini adalah keputusan penuh saya harap anda semua bisa bekerja sama dengan saya" Kyra menatap reaksi satu persatu dari yang hadir menatap mencoba membaca reaksi dari tatapan mereka, lalu tersenyum dan dengan anggun duduk di kursi utama ruangan itu. melihat Kyra membuat semua yang hadir seolah melihat sosok Jacob kakek Kyra yang sangat tegas namun juga terpana melihat senyuman Kyra yang seolah menghipnotis. tak lama Deon masuk dan duduk di kursi tepat disamping Kyra. Deon sedikit mendekatkan wajahnya pada Kyra
" kau terlihat sangat baik Kay" Kyra hanya tersenyum. lalu Kyra mendengarkan sedikit laporan perusahaan lalu bubar. Kyra mendapat ucapan selamat dari semuanya. melihat sosok Kyra membuat para pemegang saham yakin akan kepemimpinan Kyra.
Kyra dan Bree menuju ruangan yang akan menjadi ruang kerja nya bersama Deon, Farel dan juga Yuna yang akan menjadi sekretaris nya. ruangan itu tampak indah dan cocok untuk perempuan. Bree akan berada diruangan yang sama dengan Kyra sedangkan Yuna akan diluar disamping pintu ruangan Kyra.
" kau suka Kay" tanya Deon
" aku akan kembali ke kantor ku, " Deon pergi duluan meninggal kan Bree dan Kyra. tak lupa satu kecupan Deon berikan di kening Kyra sebelum pergi.
" pastikan semua lancar Farel, kita akan segera masuk ke perusahaan ini untuk menguatkan posisi Kyra" kata Deon pada Farel sambil berjalan menuju lift. semua mata tertuju pada Deon yang dengan sengaja menunjukkan hubungan nya dengan Kyra.
pukul 2 siang Kyra dan Bree meninggalkan JN group, mereka ke sebuah restoran untuk makan siang. tampak kelegaan di wajah Kyra. sampai di restoran dan memesan makanan, Kyra dan Bree membicarakan reaksi orang-orang yang melihat Kyra tadi dan menurut Bree Kyra sudah sangat baik tadi. Kyra dan Bree menikmati makan siang mereka. dua Minggu lagi akan ada pesta penyambutan Kyra dan Jacob kakeknya akan hadir disana.
setelah makan siang Kyra dan Bree kembali ke apartemen nya masing-masing masuk ke kamarnya dan kembali keruang tengah untuk membicarakan hal tentang perusahaan lagi.
__ADS_1
malam hari Kyra meregangkan tubuhnya karena Berjam jam duduk di depan laptopnya. Bree sudah terlelap di kamarnya. Kyra memilih turun dan menuju taman di dekat apartemen nya untuk sekedar mengistirahatkan otak nya yang lelah dengan data perusahaan.
Kyra duduk sendiri menikmati bulan yang terang malam itu, jam menunjukkan pukul 12 malam karena taman sangat terang Kyra jadi berani. Kyra menatap ke atas melihat bulan yang indah dan terang lalu seseorang duduk di sebelah nya membuat Kyra terkejut dan menoleh
" kak Alex! kenapa bisa ada disini? kenapa kak Alex bisa selalu ada di sekitar Kay?"
" aku tak bisa jauh dari kamu Kay, malam ini kamu ikut aku kita akan pergi ke tempat yang bagus dan kamu akan kembali saat pesta penyambutan kamu"
" nggak! Kay nggak mau pergi dengan kak Alex, bahkan dekat dengan kak Alex pun Kay nggak mau, tolong kak pergi dari hidup Kay"
" aku tidak bisa Kay, aku selalu ingin dekat dengan kamu, aku bisa gila karna jauh dari kamu"
Kyra langsung berdiri dan lari meninggalkan Alex. dengan cepat Kyra masuk ke apartemen nya. Kyra sendiri di dalam lift yang menuju apartemen nya. air mata Kyra mengalir, detak jantung Kyra semakin kuat.
" Kay harus gimana? mau lari kemana lagi?" gumam Kyra sambil menunduk mengepalkan tangannya karena takut. Kyra lalu membuka pintu apartemen nya dan langsung ke kamarnya. Kyra ragu memberitahu Bree.
" apa Kay harus pindah lagi dari sini?" tanya Kyra dalam hati yang saat ini terduduk bersandar di pintu kamarnya.
__ADS_1