
hari ini Kyra dan Bree ke butik membeli pakaian kerja dan gaun untuk Kyra dan Bree di acara pesta penyambutan nya nanti. Kyra dan Bree menghabiskan waktu berdua selayaknya teman.
" malam ini kita akan pergi ke acara pernikahan anak dari relasi papa kamu" kata Breeya
" apakah aku harus pergi Bree"
" harus Kay, mereka akan penasaran dengan kamu,"
" baiklah"
" Deon dan Farel akan jemput kita"
Kyra dan Bree duduk disebuah kafe, entah hanya perasaan saja Kyra merasa di ikuti oleh seseorang. membuat berfikir mungkin Alex yang mengikutinya. Kyra takut namun mencoba tenang karena ia memang tidak melihat sosok Alex di dekatnya.
malam hari Kyra dan Bree sudah bersiap. Kyra mengenakan gaun hitam selutut dengan belahan dada rendah, lengan Sabrina yang memperlihatkan bahu nya yang putih dan mulus juga lehernya yang jenjang. Bree juga tampak menawan dengan gaun lengan panjang ketat memperlihatkan lekuk tubuhnya. Farel terpana melihat Bree yang tampil beda begitu juga Deon yang terpesona melihat Kyra malam itu. Deon meneguk Saliva nya dengan susah payah menahan dirinya melihat tubuh Kyra dan wajahnya yang cantik dengan polesan make up tipis. rambutnya yang di naikkan memperlihatkan lehernya dan juga belahan dada yang terlihat sangat seksi itu.
Kyra dan Deon pergi naik mobil Deon yang diantar supir, Bree dan Farel di mobil berbeda.
" kau sangat cantik malam ini Kay"
" benarkah? apa ini berlebihan?"
__ADS_1
" tidak" jawab Deon sambil satu tangan menuju tengkuk Kyra membawa wajah Kyra mendekat dengan wajahnya mencium bibir Kyra dengan lembut, satu tangan lagi memegang pinggang Kyra lalu mengelus lembut punggung Kyra yang tertutup dengan bahan yang sangat tipis membayang memperlihatkan punggungnya yang mulus.
" rasanya aku ingin membawa mu ke apartemen ku bukan ke pesta itu Kay, dan ingin rasanya lebih dari ini, namun aku tidak ingin merusak riasan mu" ucap Deon di telinga Kyra, Kyra hanya tersenyum malu.
hampir 30 menit Deon dan Kyra pun sampai begitu juga Bree dan Farel, mereka masuk bersama dan menjadi pusat perhatian para undangan yang memenuhi ballroom hotel itu. semua tampak terpesona melihat kecantikan Kyra dan juga Deon yang tampak sangat serasi bergandengan masuk banyak yang mendekati Kyra dan Deon memperkenalkan diri. Kyra lalu duduk di meja VIP yang sudah disiapkan, Deon sedang berbicara dengan relasinya, Bree dan Farel juga berbicara dengan temannya. Kyra menatap sekeliling ruangan itu lalu pandangan tertuju pada pria tinggi tegap rapi berjas biru Dongker bersandar menatap tajam ke Kyra, melipat kedua tangannya di dada dia Alex. Kyra sempat berfikir bagaimana Alex masih bebas ada di sekitarnya. Kyra ketakutan dan mencari sosok Deon. Kyra berdiri dan jalan menuju keramaian sambil menoleh ke arah ia melihat Alex namun Alex sudah tidak ada dan Kyra pun tidak melihat Deon lalu seorang pelayan mendekati Kyra
" nona Kyra?"
" iya,"
" ini kartu kamar hotel ini pak Deon meminta memberikan ini karena melihat nona lelah?"
" pak Deon sedang mengantar relasinya ke depan sebentar lagi ia akan langsung ke kamar"
Kyra pun menerima kartu itu dengan ragu dan keluar dari ballroom itu dan menuju kamar yang dimaksud. Kyra juga mengirimkan chat pada Bree memberitahukan tujuannya. sampai di depan kamar itu Kyra langsung masuk dan melihat betapa besarnya kamar itu. Kyra melepas high heels yang ia pakai dan membuat kakinya sakit karena lama berdiri. lalu pintu kamar terbuka dan Alex masuk lelaki yang sangat Kyra takuti.
" kak Alex! " kata Kyra terkejut dan langsung menuju pintu ingin pergi
" hanya dengan nama Deon bisa membawa kamu kesini Kay? apa kamu udah tidur dengan lelaki itu?"
" apa maksud kak Alex? Kay mau pergi, Bree akan kesini"
__ADS_1
Alex langsung mendekatkan tubuhnya pada Kyra yang sudah berdiri di dekat pintu yang ditahan oleh Alex. Alex langsung memburu bibir merah Kyra memaksa mencium bibir dan leher putih Kyra
" lepasin kak Alex, Kay mohon jangan seperti ini"
" kamu milik aku Kay, selalu milik aku"
" nggak, Kay mau pergi jangan sentuh Kay, Kay mohon kak Alex"
Alex menindih tubuh Kyra dada Kyra yang naik turun karena nafasnya yang cepat membuat Alex semakin bergairah
" lepasin kak, ini cinta yang kak Alex bilang? merendahkan Kay seperti ini?" Air mata Kyra mengalir tangannya mendorong dada Alex
" Kay nggak mau cinta yang seperti ini, Kay benci kak Alex !!"
" nggak Kay aku cinta sama kamu, ini bukti cinta aku"
" dengan menyakiti Kay seperti ini? pergi dari hidup Kay"
" nggak Kay, nggak" Alex lalu mencium dada Kyra yang terbuka
" hentikan" Kyra menangis memohon, Alex pun berhenti dan mencium kening Kyra lalu pergi dari kamar itu meninggalkan Kyra. tak lama Deon masuk ke kamar dan menemukan Kyra yang terduduk dengan wajah sembab.
__ADS_1