
jam 9 Kyra sudah sampai di kampusnya. Tak banyak yang harus dilakukannya hanya menyiapkan hal hal kecil untuk wisuda nya. setelah itu Kyra memilih ke perpustakaan kampus untuk menghabiskan waktu karena Kyra sangat tidak ingin berada dirumah. Kyra sangat tidak nyaman dengan perubahan sikap Alex padanya. mama tiri dan Meta belum juga pulang membuat Kyra berfikir apakah itu perbuatan dari Alex yang ia katakan waktu itu. Kyra harusnya merasa aman saat mama dan saudara tirinya itu tidak ada di rumah, namun Alex malah membuat Kyra menjadi takut. berada di dekat Alex membuat Kyra merinding karena ketakutan. ada yang lain dari tatapan Alex pada Kyra adik tirinya.
" seperti nya kak Alex lah orang yang harus Kay hindari" batin Kyra
tak lama Kyra memilih pulang berjalan menuju mall membeli beberapa baju dan celana yang nyaman ia kenakan. banyak hal yang akan Kyra pelajari, Kyra bahkan berdoa agar mama dan saudara tirinya kembali setelah Kyra sudah mampu membela dirinya sendiri. karena luka yang di beri ibu tirinya saat ini membuat Kyra mudah ketakutan. Kyra pun sudah mencari pekerjaan untuk nya. Kyra tidak ingin bekerja di perusahaan papa nya karena ada Alex disana,ia tidak siap jika sepanjang hari berada di dekat Alex.
Alex sendiri sudah mencari cara agar Kyra bisa bekerja dengannya di perusahaan pak Steve yang sebenarnya adalah perusahaan Kyra warisan dari ibu kandungnya. Kyra adalah pewaris dan pemilik saham terbesar di kerajaan JN group yang saat ini di jalan kan oleh pak Steve sebagai CEO. saat Kyra selesai kuliah Kyra lah yang harusnya mengambil alih perusahaan itu. karena itu lah Elise ibu tiri Kyra sangat membenci Kyra dan ingin merebut posisi itu untuk kedua anaknya. Jacob kakek Kyra ayah dari ibunya saat ini sedang berada di Jerman. karena Jacob lah Kyra mendapat semua kemewahan itu. Jacob tidak pernah tau perlakuan Elise pada Kyra.
sudah jam 3 sore, Kyra duduk di kursi taman kota sambil melihat anak anak yang bermain terlihat bahagia bersama ibunya. tak terasa air mata Kyra mengalir mengingat ibunya yang selalu menjaganya saat kecil. lalu seseorang duduk di sebelah Kyra, dengan cepat Kyra berpaling dan menghapus air matanya.
" kamu nangis Kay?" tanya Deon yang sudah duduk bersandar di samping Kyra
" ti...tidak. aku hanya...."
" hanya apa? merindukan ku?" tanya Deon
" aku mau pulang!" kata Kyra sambil berjalan meninggalkan Deon. Deon langsung mengejar Kyra
" kamu marah Kay?" tanya Deon lagi
" tidak aku hanya..." kata Kyra terputus
" hanya merindukan seseorang?" tanya Deon lagi
Kyra langsung melihat Deon dan air matanya mengalir lagi Deon menghapus air mata Kyra dengan cepat
" kamu nggak sendiri Kay, kamu ada aku..."
__ADS_1
mendengar ucapan Deon membuat Kyra salah tingkah, Kyra memilih jalan lagi meninggalkan Deon, Deon lalu menarik tangan Kyra berjalan menuju sebuah kafe.
" kenapa bawa aku kesini?" tanya Kyra kesal
" makan, apa kamu mau latihan tinju disini?"
" aku tidak lapar," kata Kyra
" aku yang lapar, kamu temani aku makan," kata Deon santai
Deon memesan dua hidangan untuk nya dan Kyra,
" makanlah Kay, kamu pasti belum makan,"
" tapi aku tidak lapar,
Deon menikmati makanannya begitu juga Kyra. selesai makan Kyra dan Deon kembali duduk di taman lagi.
" pekerjaan kamu apa Deon?" tanya Kyra tiba tiba
" banyak hal yang aku kerjakan, apa saja yang menghasilkan uang"
" seperti?"
" cukup bertanya tentang aku" kata Deon sambil mengacak rambut Kyra, Deon lalu mengajar Kyra beberapa gerakan menghindar dan melindungi diri. Kyra sangat tekun mempelajari hal itu.
sudah jam 5 Kyra kembali kerumahnya dengan wajah yang terlihat sangat lelah. Kyra langsung masuk menuju kamarnya mandi dan beristirahat. tak lama Kyra tertidur di sofa di kamarnya karena sangat kelelahan. jam 9 malam Kyra terbangun dan ke dapur untuk mengambil makanan. suasana rumah terlihat sepi, beberapa lampu sudah dimatikan. langkah Kyra terhenti karena terkejut melihat Alex duduk di sofa yang tak jauh dari kamarnya, Kyra mempercepat langkahnya agar cepat sampai ke kamarnya, tetapi Alex lebih cepat dari Kyra
__ADS_1
" kak Alex mau apa?" kata Kyra sambil menunduk menghindari mata Alex
" kamu ngapain akhir akhir ini Kay, kamu terlihat lelah saat pulang kerumah"
" Kay tidak melakukan apapun, tolong kak Alex abaikan Kay, kak Alex buat Kay takut,"
" kamu sangat cantik malam ini Kay," kata Alex sambil membelai rambut Kyra. Kyra menunduk memegang erat piring yang berisi buah ditangannya
" kak Alex, Kay tidak suka dekat dekat kak Alex, Kay mohon minggir lah,"
" aku nggak bisa sehari aja nggak lihat kamu Kay, udah cukup aku menghindari kamu selama ini, aku nggak bisa lagi Kay" Alex membelai pipi Kyra yang halus. Kyra semakin takut dan menghindari sentuhan Alex
" Kay mohon kak Alex pergilah, jangan dekati Kay, Kay semakin takut dengan kak Alex"
" jadilah milikku Kay, aku akan melindungi kamu aku akan bawa kamu keluar dari rumah ini, aku akan buat kamu bahagia"
" kak Alex, Kay ini adik kak Alex. dan Kay nggak pernah merasa aman ada di dekat kak Alex, Kay mohon kak Alex jangan ganggu, Kay takut"
" jangan takut Kay"
Alex mendekat kan wajahnya ke Kyra, Kyra menunduk lalu menghindar dan berlari ke kamarnya. dengan cepat Kyra mengunci pintu kamarnya. Kyra bersandar dengan nafas dan detak jantung yang cepat, Kyra sangat ketakutan dan tidak nyaman dengan perlakuan Alex padanya.
" Kay harus gimana ma... Kay takut..."
Kyra sudah tertidur pulas di kamarnya, waktu sudah menunjukkan pukul 12 malam. pintu balkon kamar Kyra terbuka. hembusan angin meniup helaian rambut panjang yang menutupi wajah cantik Kyra saat tertidur. sinar bulan masuk dan menerangi wajah Kyra. Alex semakin terpesona dan ingin memiliki Kyra. Alex sendiri dah tergila-gila pada Kyra saat pertama kali datang dan tinggal bersama Kyra, namun ia memendam perasaan nya pada Kyra karena takut dengan pak Steve. Alex selalu menghindari Kyra, namun saat Kyra semakin dewasa dan semakin cantik Alex tidak dapat mengendalikan diri ny lagi ia sangat ingin memiliki Kyra, apa lagi saat Alex tau bahwa ia bukanlah anak kandung Elise ibu tiri Kyra, Alex adalah anak teman Elise. saat mengetahui nya Alex sedih namun ia merasa senang bahwa ia bukan saudara Kyra dan bisa mendapatkan Kyra, sejak itu Alex selalu mencoba mendekati Kyra. Alex sudah sering menyelinap ke kamar Kyra lewat pintu balkon kamar Kyra. Alex sendiri bekerja sangat keras untuk membantu pak Steve di perusahaan agar mendapat kepercayaan untuk mendapatkan Kyra. Elise sendiri meminta agar Alex mencari cara agar mengambil alih perusahaan itu. namun Alex diam diam memilih melindungi yang menjadi milik Kyra.
Kyra bergerak karena rambut yang menutupi wajah nya, Kyra terlentang dan merasakan sesuatu menimpa tubuh nya. Kyra membuka mata namun tidak melihat siapapun, Kyra lalu melihat pintu balkon kamarnya yang terbuka, dengan cepat Kyra menutup dan menguncinya lalu tertidur kembali karena sangat kelelahan dengan hal baru yang dipelajarinya saat ini.
__ADS_1