Cahaya Mata Kyra Nuria

Cahaya Mata Kyra Nuria
cobalah menghindar


__ADS_3

Kyra sampai di taman tempat nya akan bertemu Deon. Kyra turun dari taksi dan langsung berlari karena melihat Deon sudah duduk di bangku taman menunggu nya


" maaf aku terlambat" kata Kyra dengan nafas yang tidak teratur karena berlari


" kamu tidak terlambat aku yang terlalu cepat"


" benarkah?" kata Kyra sambil melihat jam ditangannya


" kamu terlihat lebih cantik dengan pakaian seperti ini" kata Deon sambil melihat Kyra


" terima kasih, kita akan melakukan apa hari ini?" tanya Kyra lagi


"kita akan jalan jalan," kata Deon santai sambil melihat wajah Kyra yang tampak tak puas dengan Jawa Deon


"apa kau berfikir kita akan latihan karate, boxing atau taekwondo?" tanya Deon lagi sedikit tersenyum


" aku kira begitu" jawab Kyra


" tidak dengan tubuhmu yang terlihat lemah ini Kay, kita ke dokter dulu,"


"kenapa aku tidak sakit,"


" aku tau, kau hanya perlu vitamin Kay,"


" baiklah"


Deon dan Kyra tiba di rumah teman Deon yang seorang dokter. sampainya disana Deon duluan masuk dan berbicara dengan temannya dan meminta untuk tidak membicarakan apapun tentang Deon.


" aku tau, gadis itu pasti sangat penting untuk mu " kata dokter Rian


" kau tau aku Yan,"


" baiklah, bawa gadis itu masuk"


Deon lalu keluar dan membawa Kyra masuk keruangan tempat dokter Ryan praktek di depan rumahnya


" silahkan nona Kyra,"


" kau bisa memanggilku Kyra saja dokter"

__ADS_1


" baiklah, saya akan memeriksa kamu Kyra,


tak lama di periksa dokter menyuntikkan vitamin pada Kyra dan memberi beberapa botol vitamin untuk Kyra minum setiap hari. hanya 30 menit Deon dan Kyra langsung pergi dari kediaman dokter Ryan. Kyra tampak lebih segar. setelah itu Deon membawa Kyra lagi kepantai jam baru menunjukkan pukul 10 pagi,


" coba lah untuk menghindari tanganku Kay" kata Deon tiba tiba yang langsung mencoba memegang wajah Kyra. dan refleks Kyra langsung menghindar


" benar seperti itu Kay, itu adalah bentuk pertahanan diri kita alami"


" apa aku bisa Deon?"


" harus, karna aku tak bisa melindungi kamu selagi kamu masih dirumah itu, kamu harus bisa melindungi dirimu sendiri Kay. atau kau mau pergi bersama ku Kay"


" aku akan melindungi diriku Deon"


" dari?" tanya Deon membuat Kyra menatap mata Deon


" dari keluarga ku sendiri" jawab Kyra pelan


" jadi bolehkah aku sentuh wajahmu?"


Kyra langsung menghindari lagi tangan Deon yang akan menyentuh nya. cukup banyak yang Kyra pelajari hari ini cara cara menghindar, jam 12 Deon mengantar Kyra kembali kerumahnya sedangkan Deon langsung menuju ke kantor nya. Farel dengan wajah kesal menyambut Deon yang sudah terlihat rapi mengenakan kemeja dan jas kerja nya.


"ah sudahlah Lo udah buat pagi gue kacau!"


" tenang lah aku akan memberikan bonus besar untuk mu"


" benarkah ?" tanya Farel cepat


" tentu saja stelah kau berhasil membuat kerja sama dengan perusahaan pak Steve"


" kasih aku waktu 2 Minggu, "


" oke, suruh orang melindungi Kyra, cari cara untuk menyusup ke rumah itu untuk melindunginya, karna justru keluarga nya lah yang membuat Kyra tidak aman. "


" akan aku urus segera agar orang kita menjadi pelayan dirumahnya"


" itu lebih baik"


Kyra berada dirumahnya, malam itu Kyra turun untuk makan malam karena mengira hanya ada dirinya dirumah itu, Kyra duduk di meja makan menikmati makan malam yang dihidangkan oleh BI Sum,

__ADS_1


" terima kasih bi, duduk lah makan dengan Kay, "


" bibi udah makan non,"


tiba tiba Alex duduk disamping Kyra dan langsung ikut makan. Kyra terlihat tidak nyaman namun karena ada bi Sum Kyra merasa sedikit tenang. Alex dan Kyra makan malam tanpa ada bicara apapun. Kyra segera menghabiskan makan malamnya dan naik ke kamarnya. langkah Kyra tertahan karena Alex menarik tangan Kyra saat akan membuka pintu kamarnya


" kak Alex, ada apa?" tanya Kyra


" apa kau sudah putuskan Kay ?"


" putuskan apa kak Alex Kay nggak ngerti" jawab Kyra sambil melangkah mundur karena Alex yang semakin berjalan mendekati nya.


" apa kau takut padaku!?"


" apa kak Alex pernah menganggap Kay sebagai adik?"


" aku menganggap mu sebagai seorang wanita Kay," kata Alex sambil memegang pipi halus Kyra


" kak Alex, tidak bisa kah kak Alex tetap mengabaikan Kay?"


" aku tidak bisa Kay, selama ini aku menghindari kamu karena merasa ini semua salah, namun aku tak bisa menahan lagi Kay, aku akan melindungi kamu asal kamu berdiri disamping aku Kay"


" Kay malah harus melindungi diri Kay dari kak Alex!!" kata Kyra lagi sambil membuka kamar nya dan menguncinya. bi Sum sudah memberikan semua kunci cadangan kamar Kyra.


pagi itu Kyra bersiap dan menikmati sarapannya sendirian. setelah selesai Kyra melihat papanya pak Steve sedang duduk di kursi santai di taman samping rumahnya


" pa, Kay mau pergi ke kampus" kata Kyra meminta izin papa nya


" kenapa kau berpakaian seperti itu Kay?" tanya pak Steve yang melihat gaya berpakaian Kay yang berubah dan pertanyaan itu membuat Kyra bahagia karena selama ini papa nya memperhatikan nya


" Kay lebih nyaman seperti ini pa karena sering memakai angkutan umum" jawab Kyra sambil menunduk


" bawalah mobil sendiri Kay akan lebih aman"


" Kay tidak suka bawa sendiri pa, Kay takut ruangan sempit dan sendirian" jawab Kyra dengan suara sedikit pelan namun bisa didengar pak Steve


" papa ngerti,"


Kyra lalu mencium tangan pak Steve dan pergi.

__ADS_1


__ADS_2