
Bagi mahasiswa internasional keberadaan perhimpunan sangatlah diperlukan untuk koordinasi dan komunikasi masing-masing pelajar di sana sehingga mahasiswa yang sedang melakukan studi selalu memiliki Perhimpunan Pelajar Indonesia atau disingkat PPI, organisasi ini adalah organisasi pelajar warganegara indonesia yang sedang menuntut ilmu dalam berbagai strata pendidikan mulai dari (S1, S2 dan S3) di berbagai negara. Khusus mahasiswa yang belajar di Thailand memiliki nama himpunan sendiri yaitu Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand (PERMITHA).
Aku merasakan banyak manfaat dari perhimpunan ini, karena kuliah di luar negeri jauh berbeda dengan kuliah di dalam negeri, pengurusan passport visa kadang membingungkan jika kita tidak paham prosesnya teman-teman Permitha biasanya sangat faham dengan proses ini, di Thailand visa untuk mahasiswa dibagi menjadi dua ada single entry dengan biaya 1000 baht dan multiple entry 5000 baht yang artinya ketika kita memilih visa single kita hanya bisa keluar masuk Thailand hanya sekali dan jika kita menggunakan multiple entry kita bisa keluar masuk Thailand berkali-kali.
__ADS_1
Belum lagi ada barang-barang hibah yang dikoordinir oleh teman-teman Permitha dari para senior yang sudah lulus cukup membantu kami yang baru datang dari Indonesia, mulai dari alat dapur, buku, tempat tidur, lemari bahkan sepeda motor.
Itu tadi adalah kebahagiaan ketika kita aktif organisasi Permitha, tapi ada juga susahnya kita harus siap menjadi duta budaya Indonesia di Thailand dengan menjadi representatif dalam acara-acara yang diselenggarakan oleh konsulat seperti halal food, indonesia festival, belum lagi jika ada undangan dari organisasi lain di Thailand seperti melayu day dan undangan dari International Student Association (ISA-PSU) maka kita harus siap-siap tampil menari tarian daerah walau basic kita bukan seorang penari dan ini sering kita lakukan, walau agak kesulitan diawal tapi lama-lama enjoy juga karena setelah penampilan biasanya kita banyak mendapatkan makanan halal gratis.
__ADS_1
Sebab kedekatan itulah aku dinominasikan oleh dia untuk menjadi penerus jabatan ketua permitha yang sebentar lagi akan dilakukan pemilihan, walau hanya organisasi mahasiswa tapi permitha memiliki stuktur organisasi yang cukup baik dengan tim inti antara lain ketua, wakil, sekretaris dan bendahara ditambah beberapa devisi seperti country representative, public relation, interest and telent, sport.
Jobdisk masing-masing devisi meliputi keseluruhan kebutuhan dan misi kebudayaan mahasiswa yang ada di PSU buka hanya itu kita juga sering melakukan gethering yang berhubungan langsung dengan perkuliahan misalnya belajar ilmu statistik, penulisan jurnal ilmiah, bloging dan banyak lagi.
__ADS_1
Namun itu idenya dalam menjalankan organisasi tapi praktek di lapangan ketua yang memiliki andil paling besar bahkan untuk masalah remeh temeh seperti, booking lapangan badminton untuk kegiatan rutin bulutangkis setiap hari selasa dan jumat, booking sopir tuktuk yang bernama Phi Boon karena hanya dia sopir yang bisa berbahasa inggris dan sering kita ajak pergi dalam acara-acara permitha, menyiapkan beberapa tuktuk ketika gethering dan banyak lagi, itulah yang menyebabkan jabatan ketua selalu dilempar-lempar oleh anggota yang ada, namun kali ini aku tidak bisa menolak karena sistem sudah membuatku jadi ketua dengan sendirinya karena akulah satu satunya perwakilan dari nursing ditambah promosi lebay Mas Saiful di FB yang membuatkanku foto profil dan banner di grup FB Permitha, jadilah aku ketua dengan suara mayoritas dalam gathering yang dilakukan di Pantai Trang.