Ceo Itu Ayah Dari Anakku

Ceo Itu Ayah Dari Anakku
supermarket


__ADS_3

" jo berhentilah sebentar di supermarket yang ada di depan sana "


" baik tuan " asisten jo memarkirkan terlebih dahulu mobil mewah itu


didalam supermarket raka melihat seorang anak kecil yang kesulitan mengambil susu coklat kemasan kotak, lucu sekali susu yang tinggi dan bocah yang kecil, lihat kakinya sampai berjingjit seperti itu ..


" ini " riko melihat sebentar siapa yang membantunya mengambilkan susu coklat itu


" om bola " raka memicingkan mata mendengar kata om bola


" om yang ditaman, apa om ingat ? ", om yang ditaman bocah laki-laki menggemaskan itu ~raka


" heii boy, iya om ingat sekarang kau bocah laki-laki yang bermain bola ditaman kemarin ya,


siapa namamu boy " raka berjongkok mensejajarkan tinggi tubuh riko


" liko, namaku liko om " riko mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan orang dewasa itu


" hay liko, lucu sekali namamu " mendengar namanya salah disebut riko menggembungkan pipinya lucu sekali bocah ini


" namaku likooooo, bukan L I K O " hahahaha ~raka


" iya namamu L I K O kan? " sudahlah riko hanya pasrah memang salah dirinya yang cadel huruf R


" namanya riko tuan " raka menoleh siapa yang berbicara ternyata seorang wanita paruh baya.

__ADS_1


" nenek " riko berlari memanggil wanita paruh baya itu oh ternyata neneknya


" riko sudah membeli susunya ? " wajah berbinar ditunjukkan riko setelah membeli susu coklat kesukaannya


" permisi tuan kami duluan " raka hanya menganggukkan kepalanya


riko nama bocah menggemaskan itu tapi kenapa aku merasa ada yang aneh dengannya interaksi kami yang sebelumnya belum pernah terjadi dihidupku, ada apa ini perasaan apa ini.......


...****************...


siang hari di sebuah restoran sudah waktunya jam istirahat, tasya merogoh ponselnya untuk menghubungi orang rumah


tutttt tutttt tutttt


" waalaikumsalam " ketika mendengar suara bundanya langsung kegirangan


" bundaaaaaaaaaaa, aku tadi dan nenek mampir sebentar di supelmalket yang dekat sekolah aku membeli susu coklat duuuua "


" iya sayang tidak apa-apa, bagaimana hari pertama masuk sekolah tadi menyenangkan bukan? " ketika tahu sang bunda mendaftarkan sekolah ada rasa bahagia tapi juga ada rasa yang entahlah riko sendiri bingung dirinya sebenarnya merasa iri dengan teman-temannya yang memiliki papa riko ingin sekali bertanya dirinya masih mempunyai ayah atau tidak tapi riko mengerti perasaan bundanya .


flashback


malam itu ketika riko ingin tidur bersama sang bunda, entah bagaimana ceritanya riko bertanya mengenai sang keberadaan sang papa


" bunda apa liko punya papa ? "

__ADS_1


pertanyaan riko sukses membuat tasya bungkam ketika sedang membacakan buku dongeng untuk riko, dilihat nya riko berharap menanti jawaban sang bunda..


" maaf " hanya kata itu yang tasya dengar keluar dari mulut riko


riko melihat ada cairan bening diwajah sang bunda dari malam itulah riko tidak akan bertanya keberadaan sang ayah walaupun riko melihat bundanya menganggukkan kepala bahwa menang dirinya mempunyai ayah tapi entah dimanaaa..


flashback off


riko tersadar dari lamunannya ketika kembali mendengar sang bunda memanggilnya lewat tlp


" hemmmmm... sangat menyenangkan bunda mempunyai banyak teman disana, telimakasih bunda "


" iya sayang sama-sama, dimana nenek dan kakek, riko sudah makan?, "


" nenek dan kakek sedang di kebun belakang , aku sudah makan bunda sudah makan juga, ? "


" sudah sayang, yasudah bunda kerja lagi ya ingat pesan bunda apa "


" tidul siang, mengeljakan PL, dan jangan melepotkan nenek dan kakek "


" pintar anak bunda, yasudah ya assalamu'alaikum


tampannya bunda " ahh riko tersipu mendengar kata tampan


" waalaikumsalam bunda ......

__ADS_1


__ADS_2