Ceo Itu Ayah Dari Anakku

Ceo Itu Ayah Dari Anakku
mengejutkan


__ADS_3

perkataan raka seperti bom untuk tasya dari mana raka menyakinkan bahwa memang dirinya ayah kandung putranya, walaupun memang benar begitu kenyataannya bahwa laki-laki berrahang tegas itu adalah ayah kandung putranya...


" kau masih mempunyai papa boy ........... "


" om supelmalket...... " hah lebih mengejutkan lagi ternyata putranya mengenal raka ..


" haii boy, apa ini sakit? , " raka memegang perban yang terbalut di pelipis riko


" tidak, aku kan anak laki-laki yang kuat " hilang sudah pertanyaan yang tadi sempat membuat suasana di ruang IGD menjadi tegang..


" om bukankah tadi, om mengatakan liko masih mempunyai papa,? apa om mengenal papa liko?, jika iya belitahu liko dimana papa " pertanyaan itu kembali di ucapkan oleh riko yang sejujurnya sangat merindukan kasih sayang seorang ayah demi menjaga perasaan bundanya riko menahan segala kerinduan yang dirinya simpan untuk papanya...


melihat sebentar kearah tasya yang sudah semakin meneteskan airmatanya dilihatnya juga wanita paruh baya itu sama hal nya dengan tasya raut wajah ibu menyiratkan kesedihan yang mendalam tapi raka tidak melihat bahwa ada laki-laki paruh baya yang sedang menunggu apa yang akan dikatakan raka selanjutnya kepada cucunya..

__ADS_1


dibelainya rambut raka menyiratkan rasa sayang yang entah sejak kapan raka rasakan padahal raka belum begitu mengenal riko mungkin ini lah yang disebut naluri sebagai seorang ayah untuk anaknya


" aku adalah papa kandung mu boy " duarrrrrrrrr benar apa yang ditakutkan tasya adalah itulah yang terjadi bahwa laki-laki ini sudah tahu bahwa dirinya ayah biologis dari putranya laki-laki berkuasa seperti raka bukan hal sulit untuk mendapatkan informasi yang sebenarnya..


bugh bugh bugh...


ditariknya jas yang digunakan raka saat itu oleh laki-laki paruh baya yang tak lain adalah ayah tasya, ketika mendengar pengakuan raka, ayah sudah tidak bisa membendung amarahnya lagi, ketika didepannya berdiri laki-laki yang telah merusak kebahagiaan putrinya disaat usianya yang dibilang masih ingin menikmati masa remaja nya....


raka mengusap darah segar yang menetes diujung bibirnya, raka tidak melawan dia membiarkan laki-laki paruh baya itu memukulinya, sebenarnya raka ingin membalas tadi saat tau tiba-tiba dirinya dipukul begitu saja tapi ketika mendengar panggilan ayah, raka membiarkan itu terjadi...


jika memang dengan memukul , bisa memaafkan segala kesalahan raka dimasa lalu raka bersedia dipukul oleh ayah tasya hingga lelaki paruh baya itu puas menghajar nya...


" bundaaaaaaaa...... " dengan menahan tangis melihat sang kakek memukul laki-laki yang mengaku sebagai papanya entah karna ikatan batin seorang ayah dan anak atau memang rasa takut yang sedang riko alami saat ini...

__ADS_1


mendengar panggilan sang anak tasya segera menghampiri putranya yang sedang berbaring diranjang rumah sakit itu...


" sayang, kenapa nak riko mau apa bilang sama bunda sayang " riko menggelengkan kepala yang riko mau saat ini laki-laki dewasa yang mengaku sebagai papanya meneruskan rahasia apa yang orang dewasa itu tutupi dari riko..


" bunda, apa benar yang dikatakan om itu? "


menoleh kearah raka sebentar sebelum menjawab pertanyaan putranya tasya meyakinkan hatinya mungkin ini sudah saatnya riko tau siapa papanya...


ya Tuhan ini kah harinya ??????


hari dimana putraku mengetahui siapa ayah kandungnya...


tapi hati ini takut, takut jika laki-laki itu merebut riko dariku..

__ADS_1


__ADS_2