
dengan segera ayah menggendong putrinya untuk dibawa ke puskesmas terdekat, sesampainya di puskesmas ibu segera memanggil dokter untuk memeriksa putrinya,
" silahkan baringkan pasiennya pak " ayah menidurkan tasya di brangkar puskesmas dan dokter pun memeriksa tasya tapi dokter tersebut merasa ada yang aneh apakah benar diagnosa nya tapi jika dilihat dari wajah nya dia seperti masih belia usianya.
" pak bu maaf sebelumnya pasien sudah menikah "
ibu dan ayah yang mendengar perkataan dokter itu seketika saling pandang dan menjawab dengan gelengan kepala.
" ada apa dengan putri saya dok " sang ayah langsung to the point menanyakan keadaan putrinya.
" begini pak bu sebaiknya pasien dibawa ke dokter spesialis kandungan karna menurut diagnosa saya kandungan pasien sangat lemah mungkin karna usianya masih beberapa minggu dan mungkin pasien pun efek dari kelelahan " bagai disambar petir di siang bolong ayah dan ibu mendengar kabar mengejutkan seperti ini..
tidak ini tidak mungkin..
tidak mungkin putriku hamil diluar nikah..
__ADS_1
ayah lemas ketika mendengar kenyataan itu
dan langsung melihat wajah sang putri yang masih terbaring tidak sadarkan diri
nak ayah kecewa padamu ayah merasa gagal mendidikmu, tapi bagaimana pun anak yang saat ini ada di rahim mu dia tidak bersalah dan bagaimana pun dia adalah cucuku.
tapi ayah begitu kecewa akan kenyataan pahit ini nak , bangun nak dan kita bicarakan baik-baik siapa ayah dari anak yang kamu kandung ~ *ayah
nak siapa ayah dari anak yang kamu kandung selama ini ibu tidak pernah tahu kamu dekat dengan laki-laki manapun dan kenapa tiba-tiba kenyataan pahit ini harus ibu dan ayah dengar nak ~ ibu*
hoek hoek hoek
tasya merasa badan nya sangat lemas sampai akhirnya dirinya sadar bahwa ini bukan dirumah melainkan di puskesmas
" ayah ibu ada apa denganku bu " bukan ibu atau ayah melainkan dokter yang menjawab
__ADS_1
" nona anda sebaiknya berbaring kembali karna kondisi kehamilan anda sangat lemah "
duarrrrrr bagai tertusuk ribuan pisau bahwa benar kenyataannya yang dirinya takutkan selama ini bahwa akan ada janin yang bersemayam di rahimnya dia ya dia anak laki-laki brengksek malam itu..
" ayah ibu... maaf " kedua orangtua nya lebih memilih diam dan menyelesaikan nya di rumah..
setelah impusan habis Anastasya di perbolehkan untuk pulang dan disini lah mereka berada diruang tamu yang biasanya akan di penuhi canda tawa mereka kini menjadi hening mencekam karna kejutan yang tidak pernah merek bayangkan
" ceritakanlah " sang ayah sudah membuka pembicaraan tandanya tasya harus menceritakan dengan detail kejadian malang yang menimpa nya malam itu, dengan isak tangis akhirnya tasya menceritakan kejadian itu kepada orangtuanya
ayah sudah tidak memendam emosi Ketika mendengar bahwa anak gadis nya dilecehkan oleh laki-laki berengsek yang bahkan saat ini menanamkan benihnya di rahim putrinya
ibu yang mendengarkan begitu menyakitkan anak yang selama ini di besarkan olehnya harus mendapatkan ujian seberat ini bahkan dengan tidak berperasaan merusak masa depan anaknya.
" bu bereskan semua barang barang, kita akan pergi dari sini dan menjual rumah ini, dan satu hal ana besarkan anak itu bersama ibu dan ayah, ayah memang teramat kecewa mendengar kenyataan ini tapi bagaimanapun dia tidak bersalah dan dia adalah cucuku " tanpa diketahui ayah meneteskan air matanya dirinya memang ingin memiliki cucu tapi bukan dengan cara menyedihkan seperti ini
__ADS_1