
tidak terasa satu bulan lagi adalah hari yang dinantikan semua orang, terutama oleh seorang anak laki-laki yang akan menjadi seorang kaka untuk ke dua adiknya yang akan sebentar lagi launching ke dunia..
singkat cerita....
riko sangat menjaga ke dua adiknya yang saat ini masih dalam kandungan tasya, bahkan raka pun sangat overprotective kepada istrinya apalagi ini pertama kalinya menemani sang istri saat hamil anak ke dua mereka.. saat kehamilan riko bahkan raka tidak tahu bahwa gadis itu tengah mengandung
pagi hari di sebuah rumah mewah sedikit ada yang berbeda, raut wajah tasya seperti sedang menahan sesuatu.. hingga itu di sadari oleh ibunya
" nak kamu kenapa? , kamu merasakan kontraksi"
mendapat anggukan dari anak gadis nya membuat semua orang yang sedang berada di. meja makan menjadi tegang dan panik...
" sayang ayok kita kerumah sakit, siapkan mobil cepat " entah perasaan apa yang saat ini tengah menyelimuti hati dari seorang pria dingin itu..
tak butuh waktu lama raka segera menggendong sang istri, tidak dapat dipungkiri bahwa istrinya itu jauh lebih berat ketika hamil sikembar tapi seolah rasa berat itu hilang karna rasa khawatir..
__ADS_1
" tahan ya sayang " tasya hanya mengangguk tidak banyak bicara karna sejujurnya rasa mulas di kehamilan ke dua nya ini sungguh luar biasa.
dari pada ketika ingin melahirkan riko, atau mungkin anaknya kembar jadi rasa mulas nya terasa sangat menyakitkan seperti ini.. seharusnya tasya memang menjadwalkan operasi tapi karna rasa mulas nya yang tiba saat usianya kandungannya baru menginjak 8bulan ..
" nak bukankah usia kandunganmu baru 8bulan "
raka yang mendengar itu semakin panik, ya benar apa yang ibu mertuanya bahwa kandungan sang istri masih belum memasukki hari persalinan..
" sayang benar yang dikatakan ibu usia si kembar baru memasukki 8bulan , tapi kenapa sudah mau melahirkan? "
...****************...
dirumah mewah seorang anak laki-laki sedang menangis ketika melihat ibunya yang kesakitan..
" hiks hiks......adik-adik bayik abang mohon jangan sakiti bunda "
__ADS_1
" ya Allah tolong lindungi bunda liko, liko tidak ingin terjadi sesuatu kepada bunda dan adik-adik bayik " ..
setelah riko ditenangkan oleh suster pribadinya, kini bocah tampan itu terlelap dalam tidur nya harusnya riko berangkat sekolah tapi karna kejadian tidak terduga riko ngambek tidak mau sekolah dan ingin menyusul kerumah sakit dimana bunda nya saat ini berada, tapi raka tidak mengijinkan itu dan menyuruh suster riko untuk memenangkan putra sulung nya itu..
di sebuah rumah sakit sedang terjadi drama menegangkan dimana tasya dinyatakan mengalami kontraksi dan bahkan sudah mengalami pembukaan bahkan kehamilannya yang belum menginjak usia sembilan bulan..
keputusan dokter akhirnya menyarankan tasya untuk segera melakukan tindakkan operasi terlebih kehamilan tasya ini kembar sangat membahayakan jika dirinya memaksa untuk melahirkan secara normal..
" lakukan apapun yang terbaik untuk istri dan anakku " tatapan tajam raka berikan kepada semua petugas yang berada dirumah sakit yang dimana rumah sakit ini salah satu miliknya..
" baik tuan, mohon untuk mendatangani berkas berkas terlebih dahulu " dokter yang menangani tasya pun memberikan lembaran kertas yang telah asisten suster nya siapkan, setelah raka selesai mendatangani tasya segera dibawa oleh petugas yang berjaga untuk dipersiapkan di ruang operasi..
" tenanglah sayang aku akan menunggu dan mendoakanmu, berjuang lah bersama si kembar.. aku sangat mencintaimu istriku.. " kecupan hangat raka berikan dikening istrinya itu..
" ibu dan ayah selalu mendoakan yang terbaik untuk mu dan calon cucu cucu ibu " tangis seorang ibu tidak bisa terbendung ketika melihat sang anak akan berjuang untuk buah hatinya..
__ADS_1
" ibu maafkan tasya jika tasya belum bisa menjadi anak yang ibu mau, maaf tasya sering membuat ibu menangis. do'akan tasya ya bu semoga operasinya berjalan lancar.. aminnn " menetes sudah air mata yang ibu tahan ketika mendengar permintaan maaf putrinya