
disubuah ruangan yang megah laki-laki dingin dan juga tampan sedang duduk di kursi kebesarannya raka menyadarkan kepalanya di kursi entah mengapa dia teringat wanita malam itu
dimana kamu kenapa tidak mencari ku dan meminta pertanggungjawaban dariku.
aku sudah memberimu kartu nama kenapa kamu tidak mengambilnya malah pergi begitu saja dan apakah kamu baik-baik saja saat ini ?????? ~ raka
ketukan pintu membuyarkan lamunan raka saat ini dilihatnya jo yang masuk ke ruang nya dengan sebuah map yang berada ditangan nya 2 bulan sudah dirinya berusaha mengingat wanita malam itu dan ya minggu lalu dirinya tersadar bahwa gadis yang mereka temui di restoran mawar hari itu adalah gadis yang bersama tuan nya malam itu
gadis yang tiba-tiba direnggut masa depannya.
" tuan ada yang ingin saya sampaikan saya sudah menemukan wanita yang bersama anda malam itu, wanita itu adalah wanita yang menumpahkan kopi di restoran hari itu " hah raka membelalakkan mata ketika mendengar kabar dari asistennya.
dengan cepat raka menyambar kunci mobilnya untuk segera pergi ke restoran itu.
" tuan tunggu ... masih ada yang ingin saya sampaikan " raka menghentikan langkah kakinya dan berbalik menatap asisten jo.
" kenapa " raka sudah tidak sabar ingin bertemu gadis itu dan raka berjanji akan bertanggungjawab jika terjadi sesuatu pada gadis itu
__ADS_1
" Anastasya sudah tidak bekerja di restoran itu lagi tuan " kenapaa itulah yang dilihat jo dari arti sebuah tatapan mata raka
" sahabatnya yang bernama ayu mengatakan ada masalah keluarga yang mengharuskan mereka pindah keluar kota " raka meremas tangannya karna kesal mendengar kabar mengejutkan dari asisten jo
jadi gadis itu bernama Anastasya.
" jo aku ingin kau mencari tahu dimana dia berada saat ini " raka kembali duduk di kursi kebesarannya
hari ini mood nya sangat jelek ketika mendengar kabar gadis yang selama ini dicarinya telah meninggalkan kota ini.
di sebuah desa jauh disana Anastasya dan kedua orangtuanya baru saja menempati rumah yang disewa sang ayah untuk sementara waktu sebelum mereka nantinya kemungkinan atau tidak akan kembali ke kota menyakitkan itu.
" ibu ayah maafkan ana, ana tidak bermaksud menyakiti hati ibu dan ayah, ana tidak bisa melawan takdir yang sudah Tuhan gariskan untuk ana bu yah " sejujurnya tasya sangat membenci janinnya tapi karna nasehat ibu tempo hari bahwa anaknya tidak bersalah apa-apa yang bermasalah hanya pada kejadian yang tak pernah dibayangkan siapapun bagaimana hadirnya seorang anak dalam rahim ibunya.
" percayalah nak walaupun dia hadir ( sambil mengelus perut anaknya) dengan cara yang tidak kita inginkan berikan lah dia kasih sayang tulus "
sembari meneteskan air matanya tasya menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
" sudah sudah ayok kita masuk " disini lah tempat mereka tinggal untuk beberapa bulan ke depan sampai waktu yang belum mereka tentukan sampai kapan.
dan hari demi hari bulan demi bulan dilewati keluarga pak akbar dan bu siti dan tentunya Anastasya..
walaupun mereka mendengar gosip dari tetangga yang kian memekikkan telinga tetapi ibu berusaha meyakinkan mereka bahwa suami tasya sedang bertugas diluar kota...
9 bulan telah berlalu dan hari inilah yang keluarga pak akbar tunggu menantikan kelahiran cucunya yang menurut USG berjenis kelamin laki-laki...
" bu ini sangat sakit rasanyaa " rasa panas menjalar di pinggang hingga membuat tasya mengerang merasakan sakit yang tidak ada tandingannya
ternyata begini rasanya menjadi ibu.
merasakan sakit yang luar biasaa..
nak keluarlah dengan cepat dan mencari jalan lahirmu..
bunda menantikan kehadiranmu nak 😇
__ADS_1