
pedih itulah yang saat ini raka rasakan ketika mendapat penolakan dari putra yang baru di ketahui nya setelah menanti 5tahun penyelidikan yang dilakukan jo, saat melihat tuannya berjalan dengan raut wajah yang tidak bisa dijelaskan oleh jo, segera mempercepat langkahnya....
" tuan apa yang terjadi, ada apa dengan putra anda?, " tidak pernah bahkan tidak terpikirkan oleh jo melihat raut wajah raka seperti saat ini.....
wajah yang selalu dingin bisa dibilang tanpa ekspresi tapi berbeda dengan keluarga raka sedikit bisa menormalkan wajah nya.. tapi wajah ini sungguh sangat memilukkan jika dilihat saat ini...
" putra ku menolakku jo " tertunduk sedih jika mengingat kembali beberapa menit diruang IGD
" bagaimana mungkin tuan bukankah tuan muda riko menantikan hari ini, bahwa ternyata dirinya masih mempunyai seorang ayah? "
" bundanya yang membuat riko tidak bisa menerima ku jo.... " asisten jo masih belum mengerti maksud dari penjelasan tuannya
" sudahlah jo jika tentang perasaan kau mana paham, yang hanya di otakmu hanya pekerjaan "
jo menyengir kuda, ya memang benar apa yang dikatakan raka bahwa otak jo sangat buntu tentang percintaan berbeda jika dengan pekerjaan..
__ADS_1
langsung mendapatkan ide-ide cemerlang....
...****************...
diruangan IGD setelah riko diperbolehkan pulang drama yang terjadi diruangan tadi sedikit melupakan ingatan riko tentang papa kandungnya..
" makan lagi ya sayang, anak bunda harus sehat lagi ya... " suapan demi suapan tasya berikan pada riko tapi tidak bisa dipungkiri bahwa masih terlihat raut keterkejutan, kesedihan bahkan kebahagiaan yang mungkin riko rasakan saat ini..
kenyataan yang membuatnya bahagia tapi juga membuat nya sakit melihat bunda nya, sejujurnya riko tidak tahu ada kejadian apa diantara orang orang dewasa itu apalagi ketika melihat bundanya seperti tersimpan luka yang mendalam yang sebenarnya riko juga tidak tahu luka apa yang bundanya rasakan....
" bunda...... emmmm apa benar om tadi papa riko? " sejenak tasya berenti yang sedang membereskan bekas makan riko, dibelainya wajah rupawan itu..
dan melupakan rasa sakit demi putranya...
" iya sayang om itu papa riko " maaf sayang maafkan bunda , bunda berjanji akan berdamai dengan masalalu bunda dan papamu demi kamu nak, bunda sangat menyayangi kamu....
__ADS_1
setelah selesai dengan beberapa drama yang terjadi, akhirnya mereka tiba dirumah sederhana nan asri itu, Tuhan berikan lah keikhlasan hati hamba untuk menerima takdir yang sudah engkau gariskan untuk hambamu ini.... ~ tasya
dari perjalanan hingga pulang riko masih tertidur dipelukan sang bunda, hingga tepukkan lembut diberikan oleh ibu yang merasa sedih melihat jalan takdir hidup sang putri itu semua tak luput dari penglihatan sang ayah...
" nak berdamailah dengan masalalu ibu melihat ada rasa bahagia dari putra mu ketika tahu riko masih mempunyai papa, ibu tahu ini tidak mudah namun setidaknya ini demi putra mu " ya ibu benar ini semua demi kebagian riko biarkan lah dia yang menahan segala rasa sakit masa lalu yang penting putranya bisa mendapatkan kasih sayang sang seorang ayah yang sangat dia nantikan....
" tapi tidak dengan bu, Ayah masih belum bisa menerima itu semua bu, bagaimana dia menghancurkan masa depan putriku... " amarah ayah masih belum mereda, dulu 5tahun lalu ayah melihat bagaimana putrinya dihina direndahkan karna hamil diluar nikah....
laki-laki itu memang papa kandung cucuku tapi aku tidak akan membiarkan dirinya begitu jasa mendapatkan maaf dari putri ku ~ ayah
keesokkan paginya sudah berhenti sebuah mobil mewah didepan pagar rumah tasya, siapa lagi kalau bukan raka pelakunya dengan membawa banyak mainan untuk diberikan kepada putranya..
saat ayah keluar rumah untuk menyiram berbagai tanaman yang dia tanam sendiri di halaman rumah
seketika amarahnya membuncah kembali melihat laki-laki yang dihajar nya saat dirumah sakit kemarin...
__ADS_1
" mau apa lagi kamu............