
setelah sedikit mendapatkan harapan agar bisa dekat dengan putranya kini masih ada yang harus raka luluhkan Terima sang ayah dari gadis yang saat menjadi ibu dari anaknya...
saat ini kedua manusia itu sedang saling diam didalam mobil mewah yang dikemudikan oleh raka,
belum terjadi perbincangan antara keduanya..
tadi sesaat ingin meminta ijin kepada orang tua tasya untuk mengantarkannya bekerja, mendapat penolakan keras dari ayahnya..
flashback
" *pergilah jika sudah tidak ada keperluan, putri ku bisa berangkat bekerja sendiri tanpa diantar oleh anda tuan " ~ayah
" pergilah nak nanti kamu bisa terlambat " ~ ibu..
flashback off*
masih hening yang tercipta belum menunjukkan siapa yang akan memulai pembicaraan didalam mobil mewah itu..
" tuan anda bisa menurunkan saya di halte depan sana " sudah beberapa kali raka meminta untuk tasya tidak memanggilnya dengan sebutan tuan tapi permintaan itu seolah dihiraukan oleh tasya..
__ADS_1
" aku sudah bilang berapa kali jangan memanggilku tuan, kau bisa memanggil namaku saja "
" ana ada yang ingin aku bicarakan tentang riko padamu, bisakah kau meluangkan waktu sedikit untuk ku malam nanti?, " harap harap cemas tasya mengiyakan karna raka tahu tasya belum memaafkan dirinya sepenuhnya tasya lakukan ini semua demi putranya. demi melihat putranya bahagia seolah tasya melupakan masalalu nya itu...
" anda bisa memanggil saya tasya tuan karna ana hanya panggilan bagi orang tersayang yang berada disekitar saya " ... jadi aku tidak menjadi salah satu yang penting untuk nya mulai berubah raut wajah raka saat ini kesal itulah yang raka rasakan saat ini apa apaan dia ini cihhh menyebalkan....
" baiklah, bagaimana apa kau ada waktu "
" anda bisa menunggu saya selesai bekerja tapi saya tidak mempunyai banyak waktu tuan, karna riko selalu menunggu saya "
" aku akan menjemput mu selesai bekerja nanti " raka tidak menurunkan tasya di halte yang tadi ditunjuk olehnya, raka mengantarkan tasya hingga tempatnya bekerja .. setelah mengucapkan terimakasih tasya berlalu begitu saja, dan raka pun kembali ke kantor karna dirinya ada meeting hari ini...
...****************...
disini lah mereka berdua saat ini di salah satu cafe yang dipilih oleh tasya hanya cafe ini yang makanannya tidak terlalu menguras kantongnya
tasya melihat laki-laki yang sedang berlari kearahnya..
" maaf aku terlambat " tasya hanya menganggukan kepalanya padahal aku saja baru sampai hahahhaha... eh apa sih aku ini ~ tasya
__ADS_1
" kau tidak memesan makanan kenapa hanya minuman?, " melihat sekilas raka sebelum bergumam aku sedang ngirit tahu ~ tasya
" saya masih kenyang tuan, krukkkkkkkkkk " melihat raka menahan tawanya membuat murka raut wajah tasya saat ini perut sialan kenapa engga bisa diajak kompromi sih, aku kan maluuuu
" pesanlah makan biar aku yang bayar semuanya pesanlah semau mu pesan juga untuk ibu dan ayah mu juga untuk riko " diam tidak ada sahutan dari tasya, hingga....
" tuan saya tidak memiliki banyak waktu apa yang mau anda bicarakan " sudah kembali ke mode serius tasya tidak mau bertele-tele dirinya ingin segera pulang bertemu putranya..
" emmmmm... ana maafkan aku " tasya diam ingin mendengar kata demi kata yang akan raka sampaikan padanya..
" maaf untuk kesalahanku dimasa lalu maafkan aku yang pernah memperlakukan mu dengan buruk saat itu, itu semua diluar kendaliku an " terbayang kejadian memilukkan itu bagaimana kancing kemeja kerja yang digunakan tasya entah berhamburan kemana karna ditarik paksa oleh raka..
" bisakah memberiku kesempatan untuk menebus kesalahan ku 5tahun lalu, cobalah melihat riko an
riko membutuhkan sosok papa di sampingnya "
masih berperang dalam pikirannya sebelum akhirnya...........
**terimakasih untuk kalian yang selalu mendukung karya pertama author, qodarullah author saat ini dikasih sakit 🥺 tapi author usahakan agar bisa crazy up untuk kalian yang menunggu kisah selanjutnya..
__ADS_1
doakan author cepet sehat lagi yaa..
sampai jumpa di episode berikutnya**...