
"Assalamualaikum"
Ucap dosen saat masuk.
Dalam keadaan kaget pandangan Pijei yang semulanya mengarah kesalah satu mahasiswi baru, langsung ia palingkan mengarah pada dosen. Lalu menjawab salam dosen dengan nada suara renda.
"Biasanya kalau baru masuk kuliah pasti akan ada perkenalan dulu"
ucap batin Pijei sambil berpikir siapa yah nama adik Mahasiswi baru itu.
Tiba tiba Dosen menyebut nama Pijei.
"Pijei kuliah dikelas ini?" tanya dosen
"iya Bu, saya mengulang mata kuliah ini"
jawab Pijei malu sambil menggaruk-garuk kepala.
"Kenapa tidak ada perkenal mahasiswa, padahalkan mereka masih Mahasiswa baru dan baru saja masuk kuliah" ucap batin Pijei dengan perasaan sedikit kecewa
Sebenarnya Pijei berharap ada perkenalan agar bisa tahu siapa nama adik perempuan itu, akan tetapi justru tidak ada perkenal.
"Jangan lupa kerjakan tugas nya adik adik, Minggu depan ibu periksa" ucap Dosen sebelum menutup kelas
"iya Bu" jawab Pijei dan lainnya secara bersamaan
"Yani saya duluan yahh, soalnya mau pergi bersama boyband" ucap Pijei memberitahu Yani.
Boyband adalah sebutan Pijei dan sahabatnya, tepatnya mereka berlima yaitu Bintang, Aare, Fire, Angker dan juga Pijei. Sebenarnya aneh sebutan Boyband melekat pada mereka. Karena sebenarnya mereka tidak punya lagu dan juga kurang baik dalam bernyanyi.
"iya duluan aja Pijei" jawab Yani
Dengan santai Pijei bergegas menuju tempat sahabat sahabat nya, namun Pijei masih tetap saja memikirkan adik Mahasiswi baru yang sekelas denganya.
Pijei sampai di gazebo tempat sahabatnya hanya tinggal berada Fire, dan Bintang saja. dengan posisi sedang duduk-duduk santai.
"Mana Aare" tanya Pijei
__ADS_1
"Dia pergi urus wanita wanitanya, dia kan banyak perempuannya" jawab Bintang
"hahahahaha Aare tidak punya perempuan, jomblo berkaratan seperti itu tidak mungkin punya Perempuan. Beraninya saja hanya rayu perempuan dari atas sepeda motor hahahaha" ucap Pijei sambil tertawa
"Sebenarnya siapa sih nama mahasiswi baru saat dikelas tadi" ingat Pijei dengan tiba tiba
"Woee!!! Kamu pikirkan apa Pijei?" tanya Bintang
"tidak ada kok, saya hanya kepikiran ternyata kita sudah semester 5"
ucap Pijei sambari berpikir dan berkata dalam hati "mengganggu saja Bintang"
Seketika Bintang menatap ke arah Pijei dan teriak dan diikuti tawa terbahak-bahak "Dasar jomblo, Pijei teringat masa jomblonya yang sudah 5 semester hahaha"
Pijei langsung tertunduk diam dan berkata dalam hati, "padahal dulu disaat semester 3 saya pacaran dengan Nur. Artinya saya Jomblo baru aja 1 tahun bukan 5 semester".
Nur adalah pacar terakhir Pijei dan mereka putus karena pijei kurang peka terhadapnya. Begitu kata Nur saat akan putus dengan pijei.
"Udah kita kan sama sama jomblo Bintang, jadi tudak ada pengaruh nya kata kata kamu untuk saya"
jawab Pijei perkataan yang dilontarkan Bintang
"Bagaimana banyak tidak Mahasiswa baru yang cantik?" gumam angker sambil melirik perempuan yang melintas disekitar tempat ia duduk.
Ternyata perempuan yang lewat itu adalah Mahasiswi baru yang Pijei cari tau namanya, saat mengulang mata kuliah.
"Ini kan Mahasiswi baru yang dikelas tadi" ucap Pijei dalam hati sambil senyum-senyum, hati Pijei bahagia melihatnya.
"Sepertinya sudah dia jodoh ku", pikiran ngawur Pijei saat melihatnya.
"Mendingan sekarang kita pergi makan saja soalnya sekarang sudah jam 12" ucap Fire mengajak sahabatnya
"Boleh boleh, memangnya dirumah makan mana?" tanya Angker
"Dirumah Makan Sedekah saja, disitu porsinya banyak seperti porsi Kuli bangunan" ucap Bintang
Pijei dan sahabanya pun bergegas ke rumah makan dengan mengendarai sepeda motor dan saat itu Pijei berbonceng dengan Bintang. sampai dirumah makan Fire menelpon Aare untuk segera menyusul.
__ADS_1
"Aare buruan datang dirumah makan yang biasa tempat kita makan, yang rumah makan porsi kuli" ucap Fire saat menelpon Aare
"Ok ok. saya Otw ini" jawab Aare.
Tidak sadar ternyata Angker lagi gombalin
pelayan yang ada dirumah makan.
"Angker!!! plese jangan bikin malu malu kami" ucap Pijei dengan suara pelan
"Hahaha siapa tau perempuan itu mau, kan ngga apa apa" jawab Angker sambil tertawa
"Terserah kamu kalau begitu, ngga urus" Batin Pijei
Seperti biasa Fire selalu jarang berbicara kalau lagi ngumpul, palingan berbicara saat penting penting saja dan itu sangat singkat.
Selang beberapa menit, Aare muncul.
"Aare ini makanan kamu, kami sudah pesan memang buat kamu" ucap Angker
"Kalau kau tidak mau nanti saya saja yang makan tapi kamu yang bayarin"
Lanjut Angker sambil tertawa terbahak bahak
"Sepertinya kita semua yang disini jomblo yah" Ucap angker sambil tertawa kecil
"Saya nda yakin kalau semua jomblo,
paling tidak, secara sembunyi-sembunyi ada yang mereka incar" ucap batin Pijei
"Kalian tiap hari ngomongin Perempuan ajah kerjaannya" ngeyel Aare dengan suara keras
"Malas aku urus perempuan buang buang waktu saja" ucap Pijei sembari tersenyum tipis
"Pijei, kamu kayak tidak pernah pacaran saja, baru berani ngomong gitu" jawab Angker dengan nada tinggi
"iya saya memang pacaran, tetapi hanya di waktu saya masih jahilia" ucap Pijei membela diri
__ADS_1
"sudah makan dulu, tidak boleh makan sambil bicara" Tegur Fire kepada sahabat sahabat nya. Sontak mereka semua pun langsung makan dengan serius setelah mendengar teguran dari Fire.
"Kalian dengar yang dibilangin Fire, janga masuk telinga kiri, keluar telinga kanan" Sahut Bintang