Cinta Dalam Pendirian

Cinta Dalam Pendirian
Harapan Semakin Nyata


__ADS_3

Semenjak Pijei Usai sengantar pulang Inayah. Mereka menjadi lebi dekat, saat bertemu nampak terlihat diantara keduanya bertegur sapa serta saling melempar senyum. Pijei semakin jatuh hati pada Inayah ketika tiap kali melihat senyum dengan lesung pipi disebelah kanan pipinya.


Komunikasi antara Pijei dan Inayah mulai terbangun baik. Pijei terkadang menawarkan Inayah untuk mengikuti kegiatan kemahasiswaan di kampus. Karena dia menganggap mahasiswa baru takut untuk mengikuti kegiatan di kampus. Semua disebabkan tidak adanya senior yang merangkul juniornya. Pijei mengajak Inayah mengikuti kegiatan Kemahasiswaan bukan karena ingin Manarik hati Inayah melalui itu semua. Namun dia berharap ketika pada akhirnya Tuhan tidak mentakdirkan mereka bersama. Maka telah ada yang ia mampu berikan kepada Inayah walaupun hanya secuil kenangan manis.


Ketika Pijei mengajak Inayah mengikuti kegiatan kemahasiswaan. Inayah sangat semerespon baik ajakannya, semua karena Inayah sangat tertarik dengan kegiatan kampus. Akan tetapi disaat dia belum mengenal Pijei tidak pernah ada ajakan oleh senior seniornya.


Semakin lama Inayah membangun komunikasi dengan Pijei, Dia semakin merasa bahwa perasaannya terhadap Pijei benar benar telah tumbuh dan mulai mengakar dalam hatinya. Namun karena sifat pemalu yang ada padanya. Inayah menyembunyikan apa yang dia rasakan, hingga Pijei tidak mampu merasakan perasaan Inayah terhadapnya.


Setiap kali Pijei memiliki kegiatan Kemahasiswaan dikampus. Dia langsung menghubungi Inayah mengajaknya untuk bergabung. Dilain Sisi walaupun Pijei menyukai Inayah, ia tidak akan mengeluarkan perkataan Gombal untuk memikat. Dia hanya memperlihat dirinya yang sebenarnya tanpa ada kepura puraan dihadapan Inayah.


Hingga tiba suatu saat Pijei masuk dalam kepanitiaan suatu kegiatan. Dia pun mencari mahasiswa untuk menjadi peserta dengan Biaya pendaftaran Rp 60.000. Tanpa basi basi ia pun segera menghubungi Inayah.


"Besok Inayah Kuliah?" Tanya Pijei melalui pesan WhatsApp


Inayah tidak merespon pesan WhatsApp yang dikirimkan Pijei. Tanpa pikir panjang Pijei langsung mengirim pesan yang sama berulang kali. Hingga pada saat Inayah menyalakan Handphone dan membuka WhatsApp nya. terlihat 57 Pesan WhatsApp yang sama dari Pijei.


Melihat pesan WhatsApp Pijei yang begitu banyak Inayah langsung cemas dan berpikir ada apa dengan Pijei. Kenapa mengirimkan pesan yang begitu banyak dengan kalimat yang sama. Dalam kondisi cemas Inayah pun menjawab pesan WhatsApp Pijei.


"Tidak kak. Besok jam kuliah saya kosong" jawab Inayah


"Bisa tidak besok ketemuan. ada yang saya mau bicarakan" ucap Pijei


"Iya bisa kak" sahut Inayah

__ADS_1


"besok ketemu dimana kah" lanjut Inayah


"Di Taman kampus saja adik. pukul 09:00 pagi" jawab Pijei


Dibalik ucapan Inayah yang menyanggupi ajakan Pijei. Terdapat perasaan malu untuk bertemu, ditambah mereka hanya berdua saja.


"Kak Pijei kenapa mengajak saya bertemu, mungkinkah kak Pijei menyukai ku dan akan mengungkapkan perasaannya. Semoga saja seperti itu" batin Inayah penuh harap


"Karena seperti Aku juga mulai menyukai nya" lanjut batin Inayah


Waktu terasa berlalu begitu cepat. Hingga matahari pagi mulai memancarkan sinarnya, seolah mengingatkan bahwa hari ini Inayah akan bertemu dengan Pijei. Inayah mulai bersiap siap menuju tempat yang disebutkan Pijei. Begitupun sebaliknya Pijei melakukan hal yang sama. Singkat waktu Inayah dan Pijei telah sampai di Taman Kampus.


Kata demi kata mulai terdengar keluar dari mulut Pieji. Pancaran senyum Inayah mulai terlihat seolah ia sangat merespon baik apa yang dikatakan Pijei. Hingga akhirnya Pijei mengeluarkan kalimat yang sangat menegangkan hati Inayah.


"Sebenarnya ada hal penting yang saya ingin katakan" Ucap Pijei


Mendengar ucapan itu. Inayah jadi memikirkan banyak hal, penasaran apa sebenaranya akan dikatakan Pijei padanya. Situasi tersebut begitu menenggakan hatinya, pasalnya kalimat yang diucapkan Pijei seolah akan mengungkapkan perasaanya. Saat sebelum Pijei melanjutkan perkataanya, Tanpa sadar Inayah mengatakan sesuatu dengan suarau pelan dan tak disengaja Pijei mengengarnya walaupun tidak begitu jelas.


"Sebenarnya saya juga suka sama kakak" Ucap Inayah tanpa sadar dengan suara pelan


"Inayah bilang apa barusan?" tanya Pijei memastikan apa yang ia dengan dari Inayah.


"Saya tidak bilang apa apa kak" jawab Inayah

__ADS_1


"Tadi kalau tidak salah dengar Inayah bilang suka sama saya hehehe" ucap Pijei bercanda


Mendengar perkataan Pijei. Inayah seolah menyadari bahwa ia memang mengatakan hal demikian, namun dirinya masih ragu apakah benar dia mengeluarkan ucapan itu. Inayah pun tersipu malu memikirkan apakah benar atau tidak yang dikatakan Pijei bahwa dirinya mengatakan suka pada Pijei.


Melihat Inayah yang tersipu malu. Pijei langsung melanjutkan apa yang ingin dirinya katakan pada Inayah.


"Dek jadi saya mau bilang. saya punya kegiatan pekan depan. Kalau adik mau biaya pendaftarannya Rp 60.000" Ucap Pijei


"Kegiatan apa yah kak?" jawab Inayah dalam keadaan malu


"Kegiatan seminar" ucap Pijei


"Kalau Inayah mau, nanti saya kasih gratis" Lanjut Pijei


"Iya kak saya mau" jawab Inayah


Setalah Pijei pulang kerumah. Usai dari menemui Inayah dia kebingungan bagaimana caranya agar dapat melobi keteman teman, agar Inayah dapat benar benar di gratiskan dalam mengikuti kegiatan. Namun itu semua tidak begitu membebani pikirannya, karena dilain hal dirinya merasa beruntung bisa mendengar ucapan, bahwa Inayah menyukai dirinya. walaupun tidak begitu jelas ditelinga nya. Tetapi itu cukup bagi Pijei sebagai tanda bahwa Pesaraan nya tidak akan bertepuk sebelah tangan.


Saat memikirkan apa yang dirinya dengar dari Inayah. Pijei mulai bersajak sebagai ungkapan hatinya.


"Jika Tuhan menyatukan dua insan karena kesucian cinta. Maka tidak ada alasan untuk tidak bersatu" sajak pertama Pijei


"Percaya atau tidak, ketika kemudian engkau bersama orang lain. Tidak akan ada kecewa atau sedih yang menghampiri. Karena mengiklaskan masih bagian dari Cinta" sajak Ke-Dua Pijei

__ADS_1


Bersambung.


Jika suka cerita ini jangan sungkan untuk sumbang Vote dan follow penulisnya.


__ADS_2