
Di aula semua orang sedang menikmati acara tarian serta bakat para pangeran dan putri putri bangsawan,acara dilakukan untuk menyambut Kaisar Yin dan Permaisuri Xu Na yang tak lain kedua orang tua Putra mahkota Liou Xiang.
Meilin merasa bosan di ruangan itu,dia memutuskan untuk mencari udara segar diluar setelah mendapat izin dari Putra Mahkota, Liou Xiang diam diam mengikuti Meilin.
"Aku capek sekali hari ini, rasanya aku bosan didalam sana mending tidur penampilan mereka tidak ada yang menarik menarik nya sama sekali", gerutu Meilin.
"Ehem ",Liou Xiang memandang kearah Meilin.
Meilin segera membungkuk memberi hormat kepada Liou Xiang.
"Salam yang mulia,apa ada yang bisa saya bantu untuk yang Mulia",tanya Meilin dengan agak canggung,dia takut Liou Xiang mengenalinya
"Apa kita pernah bertemu sebelumnya".
"Maaf yang Mulia,ini pertama kali nya kita bertemu,mungkin wajahku pasaran yang mulia jadi terlalu familiar".Meilin mencoba meyakinkan Liou Xiang agar tidak curiga padanya.
"Tapi kau seperti tidak asing untukku tabib Ling".
"Mungkin yang mulia terlalu banyak minum malam ini,jadi pandangan yang mulia agak terganggu".
__ADS_1
"emmm mungkin saja begitu, lalu apa yang sedang kau lakukan diluar,kenapa kau tidak menemani Putra mahkota Jia Heng?".
"Didalam terlalu membosankan jadi lebih aku keluar saja".
Meilin segera menutup mulut nya dia keceplosan berbicara,Liou Xiang langsung menatap tajam Meilin.
"Maksud ku didalam banyak hiburan jadi tidak membosankan yang mulia,kenapa yang mulia tidak masuk kedalam".
"Tidak ada yang bisa membuatku tersenyum lagi,karena yang membuatku tersenyum dan tertawa sudah pergi meninggalkanku",Liou Xiang meratapi nasib nya.
"Apakah dia wanita mu yang mulia,?".tanya meilin.
Ketika mereka sedang berbincang-bincang,putra Mahkota Jia Heng keluar ruangan dan menghampiri mereka berdua. Meilin dan Liou Xiang segera memberhentikan percakapannya.
"Ehemm, kalian terlihat sangat akrab,kau bilang hanya sebentar",Jia Heng menatap Meilin.
"Tadinya hanya sebentar yang mulia tapi ada putra mahkota Liou Xiang jadi aku ingin menyapa dan berkenalan saja dengan-nya",jawab Meilin.
"Benar kakak,kami baru saja berkenalan, oh ya kak kenapa kau menjadikan tabib ling sebagai pelayan pribadi mu kenapa kau tidak memilih pelayan wanita saja",tanya Liou Xiang
__ADS_1
Putra mahkota Jia Heng menatap tajam Liou Xiang, Liou Xiang dan Meilin hanya tersenyum.
Keesokan paginya seluruh anggota kerajaan makan bersama,ayah dan ibu Liou Xiang sudah pulang,jadi yang menginap diistana Liou Xiang,Putri Fang Yin dan ayahnya,tentunya kali ini permaisuri menyuruh Tabib Ling (Meilin) yang memasak.
"Bibi aku baru melihat dan merasakan masakan seperti ini, sangat enak sekali,siapa yang memasaknya bi,aku ingin menemuinya". tanya Liou Xiang kepada Permaisuri.
ketika mendengar yang diucapkan Liou Xiang semua yang ada dimeja makan menatap kearah Meilin.
"wah kau sangat pandai memasak tuan Ling,apa kau mengajariku memasak",tanya Liou Xiang pada Tabib Ling (Meilin).
"Aku hanya seorang tabib yang mulia,hanya bisa meracik obat-obatan dan tidak pandai memasak",jawab Tabib Ling (Meilin) datar.
"Yang mulia seorang pria,memasak itu tugas seorang wanita ,benar kan Yang Mulia",Putri Fang Yin memandang kearah Jia Heng.
"Benar yang dikatakan putri Fang Yin kau seharusnya lebih mementingkan belajar ilmu beladiri bukan memasak",jawab putra mahkota Jia Heng.
Kaisar dan permaisuri yang melihat perdebatan mereka hanya tersenyum.
Akankah rencana putri Fang Yin berhasil menjebak putra mahkota?
__ADS_1
ikuti terus kisahnya dan baca terus ceritanya....