Cinta Putri Mahkota

Cinta Putri Mahkota
episode 8


__ADS_3

Sesampainya Meilin ditengah pasar ia segera membeli beberapa tanaman obat,setelah semuanya cukup ia tidak ingin pulang dulu karena dia ingin jalan-jalan sebentar.


Tanpa disadari Meilin, Jia Heng,Xia Su,dan Liou Xiang juga berada didekat kawasan tersebut.


"Sepertinya aku harus istirahat dulu,aku ingin membeli kain ,tapi sepertinya koin ku tidak cukup untuk membeli dalam jumlah banyak".ucap Meilin.


Liou Xiang dari tadi berkeliling pasar untuk mencari tusuk rambut untuk ibunya,bukan cuma itu saja ia juga sedang mencari gadis kecilnya yaitu Meilin,siapa tau dia bisa berjumpa dengan nya kembali.


Diujung jalan Liou Xiang melihat gadis cantik dengan rambut panjang dan hiasan jepit rambut nya,yang pernah ia berikan kepada Meilin tempo hari.Liou Xiang segera menghampiri Meilin.


"Hai,sedang apa kau disini".tanya Liou Xiang.


"Ah kau rupanya,aku hampir saja tidak mengenalimu, karena hari ini kau agak sedikit berbeda".


"Benarkah?".


"Emm,haruskah aku mengulangi kembali perkataanku".


"Baiklah aku tidak akan membuat mu marah, mau tidak kau menemaniku memilih hadiah untuk ibuku?".


Meilin yang memandang Liou Xiang merasa tersentuh,ada seorang putra yang sangat menyayangi ibunya.


"Aku tidak mau menemanimu! ".


"aku mohon ayolah",rayu Liou Xiang.


"Baiklah,kalau bukan karena ibumu aku tidak akan mau". jawab Meilin.


Meilin dan Liou Xiang berkeliling pasar untuk memilih aksesoris untuk sang ibu.


"Liou Xiang aku ingin membeli kain sebentar,kau bisa tunggu aku disini dan jangan kemana-mana? tanya Meilin.


"Kita bisa mencarinya bersama nanti".


"Waktuku tidak banyak,aku tidak boleh lama-lama disini".


"kenapa?".tanya Liou Xiang.


"emmmm,ibuku melarang ku ", bohong Meilin.


"ya sudah aku tinggal sebentar kau tunggu lah dan tetaplah disini"


Meilin segera pergi untuk membeli kain yang dia inginkan.


Jia heng dan Xia Su berkeliling pasar namun mereka tidak menemukan kecurigaannya disini. Jia Heng merasa melihat seseorang yang ia kenal,dia segera menghampirinya.


"Liou Xiang apa yang sedang kau lakukan disini".tanya Jia Heng.


Liou Xiang kaget karena bertemu dengan Putra mahkota Jia Heng yang merupakan kakak sepupunya, ayah Jia Heng dan Ibu Liou Xiang adalah kakak beradik.


"Aku sedang jalan-jalan kak,aku bosan diistana,lalu apa yang kau lakukan disini".


"Ah,sama sepertimu aku juga bosan diistana".


Jia Heng tidak mungkin menyebutkan alasan dan tujuan nya keluar istana kepada Liou Xiang.

__ADS_1


"Kapan kau ke istana,ayah dan ibu ku merindukanmu sudah lama kau tidak berkunjung ke istana",tanya Jia Heng.


"Mungkin lusa kak,aku,ayah dan ibu akan pergi berkunjung".


"Lalu dimana pengawal mu,kau tidak boleh pergi sendirian seperti ini".


"Mereka kusuruh menunggu diseberang jalan kak". Liou Xiang tidak mungkin membawa pengawal disampingnya,jika Meilin tahu Liou Xiang adalah anggota kerajaan dia takut Meilin tidak mau bertemu dengan nya lagi.


"Baiklah,kalau begitu hati-hati,aku harus segera pergi ada urusan yang harus aku selesaikan".


"Baik kak".


Jia Heng pergi meninggalkan Liou Xiang,disaat Jia Heng sudah pergi Meilin datang menghampiri Liou Xiang".


"Heh kau sedang apa?, kenapa bengong". tanya Meilin.


"Ah tidak apa-apa, huuft untung dia sudah pergi",batin Liou Xiang.


"Seperti nya ini cocok untuk ibu mu Liou Xiang".Meilin menunjukan barang tersebut.


"Yang mana", Liou Xiang tidak bisa berkedip memandang Meilin dia sangat kagum dengan kecantikan Meilin ditambah dengan hiasan jepit rambut pemberian nya itu .


"Hei....halo....",Meilin melambaikan tangannya berkali-kali di depan wajah Liou Xiang yang tidak berkedip memandang nya.


Liou Xiang segera tersadar dari lamunan nya.


"Ah iya, maaf " .


"Tidak perlu meminta maaf, apa kau tipe orang yang suka melamun".tanya Meilin.


"Aku tidak bisa berhenti memandangi dirimu Meilin,aku menyukaimu",batin Liou Xiang.


"Sepertinya ini sangat cocok untuk Ibu mu".


"Apa pun pilihanmu pasti itu yang terbaik Meilin".


Keduanya saling memandang satu sama lain.


"Rupanya kau sangat pandai menggoda wanita ya".


"Kain apa yang kau beli barusan,boleh kah aku melihatnya".


"Ini kain untuk kupakai sebagai cadar,dan yang satu nya lagi untuk membuat sapu tangan".


Meilin menunjukan barang-barang yang baru saja ia beli kepada Liou Xiang.


"Lalu bungkus satu nya lagi apa isinya?", tanya Liou Xiang.


"Owww ini hanya tanaman obat,ini untuk ibuku, dia yang menyuruhnya".


"Sebanyak ini !”.


"Kenapa kau kaget,ibuku seorang tabib jadi dia harus punya banyak stok obat-obatan bukan".


"Oh begitu?".

__ADS_1


Meilin tidak mungkin memberitahu Liou Xiang kalau dia seorang tabib istana,jika Liou Xiang mengetahui nya, Meilin khawatir identitasnya akan diketahui.


"Kalau begitu aku mau mengajakmu kesuatu tempat".


"Kemana?".


Setelah membeli hadiah untuk Ibu nya,Liou Xiang mengajak Meilin pergi ke toko pakaian.


Liou Xiang menggandeng tangan Meilin dan mengajaknya bersama.


Meilin diam tidak bisa menolak Liou Xiang,dia hanya diam dan mengikuti Liou Xiang.


Tiba-tiba Liou Xiang berhenti didepan toko pakaian.


"Kenapa kau berhenti disini". tanya Meilin.


"Ayo masuk",Liou Xiang langsung menarik tangan Meilin.


Meilin terkagum-kagum melihat pakaian yang di jual di toko pakaian tersebut,karena pakaian yang dijual disini pakaian kelas menengah atas.


"Liou Xiang,kenapa kau membawaku kemari".


"Pilih lah, pakaian yang kau suka Meilin?".


"Ah itu tidak perlu,itu tidak pantas untukku, pakaian itu terlalu mewah untukku, kau tahu aku hanya orang desa".


"Tak apa,kau tidak perlu langsung memakainya,kau bisa menyimpan nya".


"Tapi itu terlalu berlebihan Liou Xiang".


Liou Xiang tidak menggubris ucapan Meilin dia langsung menunjuk sebuah pakaian untuk Meilin.


"Sepertinya ini cocok untukmu".


Liou Xiang memberikan sebuah pakaian indah kepada Meilin untuk mencobanya.


"Aku tidak mau mencobanya ? ".


"Baiklah kalau kau tidak mau mencobanya, pelayan bungkus pakaian ini".Liou Xiang memberikan pakaian itu kepada pelayan toko tersebut.


"Ini tuan barangnya",ucap Pelayan toko tersebut.


"Berapa harganya? ".


"Cukup 500 koin mas tuan".


Liou Xiang memberikan 500 koin mas kepada pelayan toko tersebut, Meilin yang melihatnya hanya melongo tidak bisa membayangkan nya.


"500 koin mas,gila itu mahal sekali🤤, 500 koin mas, jika dibandingkan dengan gaji ku di istana,mungkin selama seumur hidup aku tidak mampu membelinya".gumam Meilin.


"Kenapa kau diam, ayo terima ini",Liou Xiang memberikan bungkusan pakaian tersebut kepada Meilin.


"Tapi Liou Xiang, apa aku pantas memakainya?''.


"Kau pasti sangat cantik,kau bisa memakainya nanti jika kau ingin memakainya".

__ADS_1


"Apa aku bisa memakainya Liou Xiang,kau tidak tahu keseharian ku,kalau aku tidak pernah berpakaian wanita",batin Meilin.


__ADS_2