Cinta Putri Mahkota

Cinta Putri Mahkota
episode 17


__ADS_3

Didalam kamar...


Malam ini Putri Fang Yin dan ayahnya berencana menjalankan aksinya untuk meracuni putra mahkota Jia Heng.


" Ayah,apakah rencana ini akan berhasil?". Tanya putri Fang Yin kepada ayahnya.


"Tentu putriku,jangan sampai ada yang mengacaukan rencana ini".


Sedangkan disisi lain Meilin sedang sibuk meracik tumbuh-tumbuhan, dia akan memberikan nya kepada putra mahkota Jia Heng untuk dibuat minuman untuk menghangatkan tubuh.


Putri Fang Yin siap menjalankan aksinya malam ini,dia menyuruh pelayan nya menaruh


bubuk ramuan cinta kedalam teko yang sudah diisi teh hangat.


Dia berencana mengajak Putra Mahkota Jia Heng minum teh bersama.


Putri Fang Yin menyuruh pelayan nya mengundang putra mahkota Jia Heng untuk minum teh bersama.


Tok..tok..tok...


"Permisi yang Mulia,Putri Fang Yin mengundang Yang mulia untuk minum teh bersama",ucap pelayan itu.


"Hem baik aku akan segera ke sana".jawab Jia Heng.


Tanpa berfikir panjang Putra mahkota Jia Heng segera ke faviliun Putri Fang Yin menemui undangannya.


"Yang mulia ingin pergi kemana",tanya Xia su.


"Aku akan menemui Putri Fang Yin,untuk minum teh bersama".


"Kalau begitu aku akan menemanimu Yang Mulia".


"Tidak perlu,aku hanya sebentar".


Putra mahkota Jia Heng kemudian pergi menuju paviliun putri Fang Yin.


Sedangkan Meilin yang baru sampai didepan kamar putra mahkota hanya melihat Xia su seorang diri,kemudian Meilin menghampiri Xia su.


"Apakah putra mahkota ada didalam",tanya meilin kepada Xia su.


"Dia barusan saja pergi".


"Dia pergi Kemana?".


"Menemui Putri Fang Yin".

__ADS_1


"Apa ! menemui nya".


deg...deg kenapa tiba-tiba dadaku terasa sesak,batin Meilin.


"Kenapa kau terkejut", tanya Xia su yang kemudian memandang wajah Meilin.


"wajah mu kenapa jadi pucat begitu tabib Ling(Meilin),apa kau kecewa".


"hah kecewa,mana mungkin aku kecewa,aku hanya kecewa karena tadi dia memesan untuk dibuatkan minuman herbal,tapi malah pergi begitu saja "jawab meilin gugup.


Kemudian Xia su pergi begitu saja meninggalkan Meilin.


"Hei tunggu kenapa kau pergi begitu saja,dasar menyebalkan",teriak Meilin.


"Kalau begitu aku temui saja si es balok itu di tempat si Fang Yin ".


Di dalam paviliun ..


"Salam Yang Mulia".ucap Putri Fang Yin memberi hormat.


"Ada apa Yin'er memanggilku kemari".tanya Jia Heng.


"Aku hanya ingin minum teh bersama denganmu,bukankah kita sudah lama tidak saling bicara".


"heemmm",


Setelah meminum teh tersebut kepala putra mahkota terasa pusing.


"Kenapa kepalaku terasa pusing sekali".


sambil memegangi kepala nya yang sakit,Jia Heng mencoba bangun dari tempat duduknya,dengan berjalan sempoyongan ia berusaha untuk bangkit.


Putri Fang Yin yang melihat Jia Heng segera memapahnya dan berencana membawa nya masuk kedalam kamar.


"Kenapa dengan es balok itu,sempat nya dia bermesraan dengan si Fang Yin itu",ucap Meilin yang melihat Putri Fang Yin memapah Putra mahkota Jia Heng.


"Aku rasa ada yang tidak beres,kenapa si es balok seperti tidak berdaya disamping wanita ular itu?".


Meilin segera menghampiri Putri Fang Yin karena dia penasaran apa yang sedang terjadi.


"Putri apa yang terjadi dengan Yang mulia",Meilin terkejut melihat putra mahkota Jia Heng yang setengah sadar.


"Hei kau,kenapa kau kemari",Putri Fang Yin merasa sebal karena rencananya gagal.


"Aku hanya ingin menemui putra mahkota,tapi sepertinya dia sedang mabuk".

__ADS_1


"Sudah cepat pergi ,biar aku yang mengurus nya",bentak putri Fang Yin.


"Tidak tuan putri,ini sudah malam lebih baik tuan putri tidur dan istirahat,bukan kah tidak pantas jika seorang putri berduaan dengan seorang pria malam-malam begini, bagaimana jika yang mulia kaisar tahu".


Dengan berat hati Putri Fang Yin melepas kan Jia Heng dan memberikannya ke Meilin.


"Baik lah,kau urus dia ! ",dengan berat hati putri Fang Yin meninggalkan Jia Heng.


"Aduh berat sekali kau es balok", meilin mencoba memapah Jia Heng menuju kamarnya.


Sampai dikamar Meilin segera merebahkan tubuh Jia Heng ketempat tidur.


"panas...panas sekali",desah Jia Heng.


"Yang mulia sadar,kau kenapa", teriak Meilin.


Meilin mulai berfikir jika putra mahkota diracuni oleh putri Fang Yin dengan memberinya racun cinta.


"jangan...jangan...",sebelum melanjutkan ucapannya tiba-tiba tubuhnya ditarik oleh Jia Heng sehingga Meilin berada dibawah tubuh Jia Heng.


"Hei lepaskan aku",dengan memukuli dada Jia Heng Meilin mencoba melepaskan dirinya.


namun Jia Heng tidak menghiraukan teriakan Meilin,yang ada dipikirannya saat ini adalah nafsunya,dan dia membayangkan Meilin seperti wanita yang ia cintai.


"Aku mencintaimu",ucap Jia Heng memandang wajah meilin.


"lepaskan aku, kau itu sedang mabuk tidak usah berkhayal es balok",teriak meilin


"Atau aku.....",sebelum melanjutkan ucapannya Jia Heng sudah mencium bibir Cherry milik Meilin,dia pun tidak bisa berkata apapun.


Meilin tidak bisa memungkiri fakta kalau dia juga ternyata mencintai Jia Heng.


"Aku juga mencintaimu Jia Heng",kemudian Meilin mulai membalas Ciuman Jia Heng.


Meilin tersadar kalau ini tidak dihentikan akan


terjadi hal yang buruk.


Saat Jia Heng mulai mencumbu Meilin dengan sigap Meilin memukul kepala Jia Heng dan akhirnya dia jatuh dilantai dan pingsan.


"Rasain kamu, enak saja ingin macam-macam dengan ku", Meilin meninggalkan Jia Heng yang sedang pingsan dilantai.


Dengan berjalan terburu-buru Meilin segera pergi ke kamarnya,Liou Xiang yang tidak sengaja melihat Meilin jalan terburu-buru menaruh curiga pada Meilin.


"Bukan kah itu tabib Ling(Meilin), kenapa dia terburu-buru sekali",batin Liou Xiang.

__ADS_1


Liou Xiang ingin memanggil Meilin tapi niat itu ia urungkan karena malam ini sudah sangat larut.


__ADS_2