
Didalam kamar Putra mahkota...
"Kenapa ibu bisa begitu akrab dengan nya padahal ibu belum pernah bertemu dengan nya',kenapa aku jadi memikirkan pria bodoh itu",gerutu Putra Mahkota.
Putra mahkota tidak bisa tidur malam ini,yang pertama dia memikirkan tabib Ling dan yang kedua dia memikirkan,siapa wanita yang sudah menolongnya waktu itu.
(Author kasih bocoran deh Putra mahkota,sebenarnya kau memikirkan satu orang hahahai lagi baper sepertinya putra mahkota ya? )
"Xia Su", teriak Putra mahkota.
"Hamba menghadap Yang mulia",jawab Xia Su.
Xia Su adalah jendral perang,pengawal setia,dan bisa dibilang teman masa kecil Putra mahkota.
"Besok pagi kita akan ke ibu kota,kita akan mencari tau siapa yang sudah memanipulasi pajak negara".
"Kenapa kita tidak langsung menangkap mereka Yang mulia,dengan itu kita bisa tahu siapa dalang dari semuanya".
"Kita harus mencari lebih banyak bukti,bukti yang kita miliki belum sangat kuat untuk menjebloskan mereka ke penjara,mereka bisa saja mengelak tidak mau mengakuinya".tegas Putra mahkota dengan raut wajah seriusnya.
"Apa yang akan kita lakukan".tanya Xia Su.
"Kita harus menyamar menjadi rakyat biasa,dengan itu kita bisa mengetahuinya".
"Baik Yang mulia"
Tiba-tiba prajurit menghadap Putra mahkota.
"Lapor Yang mulia,di luar ada tabib Ling,dia ingin menghadap Yang mulia padahal hamba sudah melarang nya tapi dia bersikeras untuk masuk".
"Suruh dia masuk".
Pengawal segera keluar dan menyuruh tabib Ling masuk.
"Ada apa Pria bodoh itu malam-malam datang kemari".batin Putra mahkota.
Meilin dengan langkah gontai nya memasuki ruangan tersebut.
__ADS_1
"Hamba menghadap Yang mulia".
"Ada apa kau kemari",Putra mahkota menjawabnya dengan nada cuek.
Xia Su melihat ke arah tabib Ling,Xia Su berfikir baru kali ini ada seorang tabib kecil yang punya nyali besar menghadap Putra mahkota bahkan selama dia bersama Putra mahkota dia tidak pernah menemukan orang seberani tabib Ling.
"Ada sesuatu yang ingin hamba sampaikan Yang mulia, besok hamba ingin ijin keluar untuk membeli tanaman obat Yang Mulia".
"Kau bisa menyuruh pengawal untuk membelikan nya".jawab Putra mahkota.
"E..ee.ee,itu tidak bisa Yang mulia,mereka tidak akan mengerti apa akan mereka beli Yang mulia". Dalam hati Meilin dia berharap bisa keluar istana dan jalan-jalan di pasar.'
"Kau bisa mencatatnya dan memberikan nya kepada mereka ".tegas Putra mahkota.
Meilin tidak bisa mengelak lagi ucapan Putra mahkota,dia sangat berharap kali ini ia bisa jalan-jalan keluar istana.
"Sepertinya Tabib Ling harus membelinya sendiri Yang mulia,jika ada sesuatu yang terlupakan dia bisa membelinya sendiri".
ucap Xia Su.
"Emmm baiklah,kau boleh keluar besok,sekarang kalian bisa pergi aku ingin istirahat".
Xia Su dan Meilin segera meninggalkan putra mahkota.
"Terimakasih Xia Su,kalau bukan karenamu mungkin aku tidak diijinkan keluar".
"emmm",jawab Xia Su sambil menggeleng.
Xia Su tipe orang yang tidak banyak bicara dan bicara juga seperlunya saja.
Meilin segera tidur karena ini sudah larut malam karena besok dia akan sibuk jalan-jalan,kali ini dia akan jalan-jalan sendiri tidak mengajak Chu.
Udara dingin dimalam itu membuat semua orang tertidur nyenyak,tapi tidak dengan Meilin.
Tiba-tiba pintu kamar terbuka,Meilin segera bangun,dilihatnya seorang wanita membelakangi Meilin.
"Kau siapa,mau apa kau kemari",tanya Meilin.
__ADS_1
tapi wanita itu hanya diam tak bersuara maupun membalikan badan nya.
"Apa Kau tuli,aku sedang berbicara padamu".
Tiba-tiba wanita itu membalikan badan nya.
deg....deg...deg...
Meilin sangat terkejut,karena wajah wanita tersebut sama dengan dirinya.
"Kenapa...kenapa wajah mu sama denganku?".tanya Meilin.
"Aku adalah dirimu,dirimu adalah aku",jawab wanita tersebut.
"Apa maksud mu ! ".
"Jawaban semuanya ada pada dirimu,ikuti alur takdir,semua yang disini akan mengubah dimasa depan",tiba-tiba wanita itu menghilang.
"Tunggu ! teriak Meilin.
Meilin terbangun dari tidurnya dengan keringat dingin di seluruh tubuhnya.
"Huuft untung cuma mimpi,tapi siapa dia,apa maksud dari perkataanya barusan?".
Meilin masih mencoba mencerna perkataan wanita tersebut.
"Atau mungkin ini diriku dimasa lalu,ah sudahlah aku pusing memikirkan nya,lebih baik aku tidur lagi".
Meilin tidur dengan nyenyak nya setelah mengalami mimpi aneh.
Keesokan harinya.....
"Sepertinya semuanya sudah ku persiapkan,ini pakaian wanita,dan ini koin jatah dari istana untuk membeli obat-obatan".
"Coba saja koin ini bisa kubawa ke dunia modern,aku tidak perlu capek-capek bekerja jadi dokter,aku bisa kaya tujuh turunan",Meilin memandangi koin mas tersebut.
Disisi lain Putra mahkota dan Xia Su sudah bersiap-siap untuk perjalanan keluar istana.
__ADS_1
Sampai ditengah hutan Meilin mengubah penampilan nya menjadi wanita dia sangat cantik hari ini dengan hiasan jepit rambut yang diberi oleh Liou Xiang.