CINTA SEORANG JANDA

CINTA SEORANG JANDA
CINTA SEORANG JANDA 14


__ADS_3

Tante Jennie menelepon ke rumah untuk memberitahu bibi tidak perlu masak di rumah. Kami pun makan di restoran yang cukup mahal sih. Tapi, beginilah Tante Jennie, tante tidak pernah perhitungan dengan uang nya,buat nya sih uang bisa di cari. Tapi, kesenangan keluarga itu sulit untuk di cari. Selesai makan,kami bergegas untuk pulang. Selama di perjalanan Oma dan opa aku tertidur. Mereka berdua sangat kecapean.


Tante Jennie: Lihat! Oma dan opa kamu,pasti mereka kecapean sekali.


Jean: Ya,Tante.


Tante Jennie: Padahal besok mereka harus kembali ke Indonesia.


Jean: Tante,kenapa oma dan opa buru-buru untuk kembali ke Indonesia?


Tante Jennie: Ya,sayang. Opa ada meeting dengan klien nya hari Senin.


Jean: Apakah,klien nya itu sangat penting ya Tante?


Tante Jennie: Ntah lah,syang. Kata opa kamu sih,sangat penting.


Jean: Tante,besok Jean ikut antar opa dan oma ke bandara ya?


Tante Jennie: Bukankah besok kamu ada mata kuliah?


Jean: Ya,sih Tante. Tapi,tante besok kami masuk sore,hanya ada 1 mata pelajaran aja tante.


Tante Jennie: Oh,baik lah. Nanti dari bandara,tante bisa mengantar kamu ke kampus.


Jean: Ya,Tante.


Tante Jennie: Apakah kamu senang hari ini Jean?


Jean: Sangat senang Tante. Tapi,andai aja mama,papa dan teman-teman aku di sini,pasti lebih seru lagi tante.

__ADS_1


Tante Jennie: Ya,juga sayang. Tapi gimana,papa kamu juga masih sibuk dengan urusan kantor nya. Sedangkan, teman-teman kamu juga masih kuliah.


Jean: Ya,sih tante. Mereka belum libur semester. Aku benar-benar kangen dengan mereka.


Tante Jennie: Ya, sayang, Tante tau kamu pasti kangen dengan mereka. Tapi, kamu kan sudah punya teman di sini sayang.


Jean: Ya,tante. Hanya,aku udah terbiasa dengan mereka Tante. Aku juga baru kenal dengan Britney.


Tante Jennie: Sabar aja sayang. Mungkin kalo mereka udah libur, mereka mau datang ke sini, nanti kamu juga bisa dekat dengan Britney. Seperti nya dia anak yang baik.


Jean: Ya,tante. Britney memang orang nya sangat baik, enak di ajak bicara,orang juga suka bercanda dan pintar.


Tante Jennie: Oh,begitu ya sayang. Kamu jangan bersedih ya,sayang.


Jean: Ya,tante. Aku tidak akan bersedih Tante.


Jean: Opa, kita sudah sampai.


Opa: Oh,ya sayang. Opa sangat lelah,jadi nya ketiduran di dalam mobil.


Jean: Tidak apa-apa opa. Ya,sudah,opa masuk lah ke dalam,biar Jean yang membangunkan oma.


Opa: Ya,sayang.


Jean: Oma,bangun. Kita sudah sampai di rumah.


Oma: Sudah sampai ya, Jean.


Jean: Ya,Oma.

__ADS_1


Oma: Oh,Tuhan! Oma ketiduran,ya,sayang?


Jean: Ya,Oma. Sekarang Oma masuklah ke dalam.


Oma: Ya,sayang. Orang tua yang satu itu mana?


Jean: Siapa Oma?


Oma: Opa kamulah sayang.


Jean: Oh,opa. Opa udah masuk ke dalam duluan Oma. Sepertinya opa sangat mengantuk.


Oma: Oma di tinggal? Tapi,untung aja oma udah susun pakaian kami ke koper,takut nya Oma bangun ke siangan. Ya,sudah Oma masuk.


Jean: Ya,Oma.


Setelah menutup mobil,Jean pun bergegas untuk masuk ke dalam rumah. Dia pun sudah merasa mengantuk.


Tante Jennie: Masuk lah ke kamar mu. Kamu langsung istirahat,ya,Jean? Selamat malam Jean!


Jena: Ya,Tante. Malam juga.


Tante Jennie: Bibi,tolong tutup semua pintu dengan baik,ya!


" Ya, nyonya"


Aku pun bergegas ke kamar. Besok harus bangun pagi. Besok mau mengantar oma dan opa ke bandara. Aku merasa sedih di tinggal oma dan opa. Tapi, bagaimana lagi oma dan opa kan ada kegiatan di Indonesia. Apalagi,opa harus mengurus perusahaan nya. Aku tidak boleh cengeng dan egois. Aku kan udah gede. Jean pun tdur dengan pulas...


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2