CINTA SEORANG JANDA

CINTA SEORANG JANDA
CINTA SEORANG JANDA 76


__ADS_3

Mereka pun asyik mengobrol....


Rara: Aku sampai lupa bertanya.


Jean: Tanya apa Rara?


Rara: Kami sudah dengar semua nya dari mama dan papa kamu Jean.


Jean: Tentang apa?


Rara: Tentang masalah Britney.


Jean: Oh.


Rara: Britney kamu harus sabar dan kuat,kamu harus ingat kami ada di sini untuk kamu. Walaupun kami gak bisa ada di samping kamu terus,tapi,ingat lah,kami akan selalu support kamu, selama itu yang terbaik untuk kamu.


Britney: Terima kasih banyak. Kalian baik sekali kepada aku,padahal kita baru kenal.


Nia: Mungkin karena orang tua kita sudah berteman lama,jadi,tidak sulit bagi kita untuk mengenal satu sama lain.


Lala: Kamu harus kuat,ya, Britney.


Britney: Ok.


Lisa: Kayak gitu dong,kamu harus semangat...


Britney tersenyum bahagia. Dia senang punya teman-teman seperti mereka. Dia tidak merasa sedih lagi, karena dia tidak sendirian.


Jean: Sudah nanti aja kalian telepon nya. Britney ini udah jam 9. Nanti kamu kemalaman sampai rumah.


Britney: Ya,juga sih. Sebaik nya aku pulang dulu. Teman-teman, nanti kita sambung,ya. Aku pulang dulu.


Rara: Ok, Britney. Kamu harus hati-hati di jalan,ya?


Britney: Ya, teman-teman.


Jean: Kamu di antar supir kan?


Britney: Ya.

__ADS_1


Jean: Kamu hati-hati di jalan,ya.


Britney: Ya,Jean.


Jean: Britney?????


Britney: Kenapa Jean?


Jean: Ingat lah,kami ada untuk kamu. Percaya dan yakin semua masalah itu akan selesai. Kamu jangan bersedih terus,dan paling penting kamu jangan putus asa.


Britney: Ya,aku mengerti jean. Terima kasih banyak. Aku pulang dulu,ya.


Jean: Ya, hati-hati di jalan.


Rara: Britney nya udah pulang?


Jean: Aih, ternyata masih nyambung telepon nya. Aku kira udah mati.


Rara: Masih nyambung lah. Kamu udah gak mau ngomong dengan kami lagi,ya?


Jean: Bukan gitu loh.


Jean: Kumat lagi ini drama Queen mereka.


Nia: Kasihan bangat,ya, Britney nya. Masih muda,tapi,jalan hidup nya sudah di atur keluarga nya. Mending kalo orang tua nya,ini kakek dan nenek nya.


Lisa: Ya,benar bangat,untung aja kakek dan nenek aku gak kayak gitu. Aku bersyukur dengan kehidupan seperti ini.


Nia: Kalo aku jadi Britney.


Rara: Kamu mau buat apa?


Nia: Aku kutuk nenek dan kakek aku jadi pohon tauge.


Rara: Biar apa lah itu?


Nia: Biar mereka di makan orang..


Ha-ha-ha.... hahahaha.... hahahaha...

__ADS_1


Jean: Yang ada nenek dan kakek kamu yang kutuk kamu jadi pohon cabe. Karena kamu kalo ngomong itu pedas kayak cabe.


Nia: Ya,juga sih. Hahaha..... Hahahaha.....


Jean: Ketawa dia nya. Dasar gila. Udah ah,aku mau tidur. Besok aku masih ke kampus.


Nia: Kapan sih nilai semester kamu keluar?


Jean: Kenapa,kamu udah gak sabar kalah taruhan,ya?


Nia: Gak lah. Gak juga taruhan aku juga sudah tahu siapa yang kalah?


"Siapa yang kalah?"


Nia dengan bangga nya ngomong...


Nia: Kalian kompak pula itu. Yang pasti aku lah.


Jean: Bangga pula itu.


Rara: Begini lah kalo punya teman eror. Kalah, malah bangga bangat.


Nia: Aku itu bangga, karena nilai IP aku itu tidak jelek. Masih cukup bagus tahu. Aku dapat nilai itu mati-matian. Sampai mama aku kira aku di rasukin setan.


Jean: Ya,lah tante curiga. Seorang Nia, dapat nilai segitu,yang pasti semua curiga.


Nia: Kalian jahat. Aku akan mengadu kepada kak Seto.


Jean: Nia,aku sayang,kak Seto itu untuk melindungi anak-anak,kamu itu bukan anak-anak lagi,tapi,udah bisa buat anak.


Hahahahaha.... hahahahaha.... hahahahaha...


Jean: Sudah lah aku mau tidur. Aku matikan telepon nya.


"Ok"


Jean pun segera istirahat. Dia sudah tidak sabar ingin melihat hasil nilai semester nya tahun ini. Dia berharap mendapatkan nilai yang memuaskan.....


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2