
Mama nya terus terdiam...
Papa Jean: Sudah lah mama. Mereka sudah besar. Kita tidak mungkin melarang mereka terus.
Mama Jean: Mama tahu papa. Tapi?
Tante Jennie: Tapi,kenapa kak?
Papa Jean: Dulu mereka pernah nonton konser di Indonesia. Masa itu sih sudah libur sekolah. Hanya waktu mereka mau pulang,di jalan di hadang sama pereman. Diantara mereka kan hanya Rara yang bisa taekwondo. Sedangkan yang lain nya bisa,tapi,tidak begitu jago. Sampai akhirnya,Jean pernah hampir di lecehkan. Demi menolong Jean,Rara sampai tertusuk dengan pisau yang di bawa,pereman itu.
Tante Jennie: Aku baru tahu cerita ini,kak?
Mama Jean: Ya, waktu itu,kamu lagi banyak masalah di kantor. Jadi,kami gak mau cerita sama kamu takut kamu khawatir sama Jean.
Papa Jean: Apakah yang mama takut kan itu?
Mama Jean: Ya,papa. Jean anak kita satu-satu nya. Dan mereka juga anak kita. Mama gak mau terjadi sesuatu dengan mereka. Mereka tanggung jawab kita papa. Buat mama kalian itu adalah anak mama.
Lisa: Ya,Tante,kami tahu. Kalian selalu menyayangi kami, khawatir sama kami. Kami tahu Tante.
Rara: Kami janji Tante,gak akan buat Tante menangis lagi. Itu tidak akan terulang lagi. Karena itu kejadian pertama dan terakhir buat kami.
Papa Jean: Lihat lah mama. Mereka semua nya sudah janji. Biar kan lah mama. Suatu hari nanti kita juga harus melepaskan mereka.
Mama nya Jean menangis. Mereka pun memeluk mama nya Jean.
__ADS_1
Nia: Tante,jangan nangis. Kami gak akan pergi. Apa pun akan kami lakukan, asalkan Tante jangan menangis.
Mama Jean: Tidak apa-apa sayang. Kalian nonton konser. Janji,kalian harus jaga diri kalian.
Jean: Ya,mama kami janji. Kami tidak akan main-main lagi dengan nyawa kami. Kami akan jaga diri kami dengan baik.
Mama Jean: Ya, sayang. Mama percaya sama kalian semua.
Di dalam hati Britney
( Beruntung nya teman-teman Jean. Mereka benar-benar di sayang sekali dengan orang tua Jean. Aku jadi,rindu dengan sahabat aku.)
Jean: Britney,kenapa kamu bengong?
Britney: Tidak ada. Aku tidak bengong. Oh,ya,ini tiket konser nya. Aku ambil yang di tempat duduk. Jadi,kita tidak perlu berdesakan dengan orang lain.
Britney: Bisa dong. Aku ambil bangku nya yang urutan depan. Jadi,kita bisa bertatapan langsung dengan mereka. Bahkan,bisa video kan mereka secara dekat dan jelas.
Nia: Wah,bagus tuh. Brarti kita bisa buat memori untuk hari kita nonton konser SUPER M. Benar-benar hebat banget.
Britney: Ya,jadi nya kalian ada kenangan saat nonton konser mereka.
Lisa: Btw in the baswai. Harga tiket nya berapa?
Britney: Di tiket itu ada harga nya.
__ADS_1
Rara: Wah,harga nya lumayan mahal juga. Ini mah semua tabungan kami habis.
Lisa: Kalo tabungan kita habis bagaimana kita bisa jalan-jalan dan shopping.
Papa Jean: Sini,biar om lihat harga nya.
Rara: Ini,om.
Papa Jean: Oh,biar om aja yang bayar semua nya.
Rara: Tapi,om. Kami gak mau nyusahin om dan Tante.
Papa Jean: Tidak sayang. Yang penting kalian jaga diri kalian sendiri. Itu yang penting,biar Tante kamu gak nangis.
Rara: Ya,om. Terima kasih,ya,om.
Papa Jean: Ya,sayang, sama-sama. Britney,nanti biar Jean yang bagi uang nya sama kamu
Britney: Ya,om.
Papa Jean: Jean,nanti uang nya papa bagi sama kamu. Jadi,nanti kamu bagi sama nak Britney.
Jean: Ya, papa. Mama udah gak nangis lagi kan? Kami janji kok mama akan jaga diri kami dan gak akan buat siapa pun khawatir lagi,janji.
Mama Jean: Baik lah sayang.
__ADS_1
Semua nya pun duduk santai di ruang tamu dan mama nya Jean berhenti menangis lagi...
Bersambung....