
Akhirnya mereka pun sampai juga di rumah tante Jennie. Dan tante Jennie pun sudah sampai.
Tante Jennie: Mampir dulu kak?
Mama Britney: Tidak usah Jennie. Kami langsung pulang aja. Ini,juga udah lewat Maghrib.
Tante Jennie: Oh,gitu,ya,kak.
Mama Britney: Ya, Jennie. Besok pagi kami akan datang kemari.
Mama Jean: Pagi,pukul berapa Angel?
Mama Britney: Kira-kira jam 8 pagi.
Tante Jennie: Pagi sekali kak.
Mama Britney: Mama nya Rara tidak ada memberitahu kalian?
Mama Jean: Memberitahu apa Angel?
Mama Britney: Besok mereka sampai sini jam 9 pagi. Jadi,ya, jemput mereka.
Mama Jean: Oh,ya. Aku sampai lupa dengan mereka. Terus kamu mau ikut jemput juga?
Mama Britney: Ya, Margaretha. Lagian,klo mereka ikut menjemput,mobil Jennie,ya,gak muat.
Tante Jennie: Ya,juga yang kak bilang. Tapi, Jennie bisa travel mobil aja,kak.
Mama Britney: Daripada travel,mending besok pakai mobil tante yang satu lagi. Ntar bisa supir yang bawa mobil nya.
Tante Jennie: Tapi,kan nanti malah merepotkan kak. Lagian suami kak memang nya gak kerja?
__ADS_1
Papa Britney: Besok,tidak ada hal yang penting di kantor. Jadi, sekretaris aku, boleh setel semua nya.
Tante Jennie: Oh,gitu,ya kak ipar. Asalkan jangan sampai ada masalah dengan kerjaan kak ipar.
Papa Britney: Tenang aja,tidak akan ada masalah.
Tante Jennie: Ok
Mama Britney: Sebaiknya kami pergi pulang dulu.
Mama Jean: Baik lah Angel. Hati-hati di jalan. Sampai jumpa esok lagi.
Mama Britney: Ok
Mereka pun segera pulang. Sedangkan Jean dan yang lainnya segera masuk ke dalam. Mereka pun segera masuk ke kamar mereka merasa badan nya sudah terlalu gerah. Ingin segera mandi,agar badan mereka lebih terasa nyaman. Saat hendak masuk kamar,bibi menghampiri tante Jennie.
Tante Jennie: Ada apa,bibi?
" Itu nyonya. Saya belum masak apa pun,apa perlu saya masak kan sesuatu nyonya?"
"Masih,banyak nyonya."
Tante Jennie: Ya,sudah. Bibi sudah bisa istirahat. Nanti kami bisa ambil sendiri,bibi. Bibi,juga sudah bisa istirahat. Bibi kan sudah jaga rumah dan beberes rumah,satu hari ini.
" Terima kasih,nyonya. Saya balik ke kamar saya dulu.
Tante Jennie: Ya,bibi.
Bibi pun segera menuju kamar nya dan Tante
Jennie pun segera ke kamar nya. Beberapa saat kemudian,Jean telah selesai mandi dan langsung duduk di ruang tamu. Kemudian di susul oleh Nia.
__ADS_1
Nia: Kamu sudah selesai mandi Jean?
Jean: Sudah lah. Yang paling penting itu wajah. Kita kan udah satu hari di luar sih. Kamu kan udah tahu sendiri, wajah aku itu gampang berminyak dan langsung gatal.
Nia: Ya,juga sih. Wajah itu penting. Karena tidak di bersih bisa langsung berminyak dan berjerawat.
Jean: Itu lah.
Nia: Kok aku gak lihat bibi?
Jean: Ya, seperti nya bibi sudah istirahat. Bibi pasti kecapean. Karena harus beberes kamar,buat om dan tante.
Nia: Ya,juga. Kamu benar.
Jean: Ya,udah bagaimana kita nonton TV aja dulu. Sambil nungguin yang lain nya.
Nia: Ok
Jean: Ngomong-ngomong, aku gak nyangka orang tua kita ternyata bersahabat.
Nia: Mungkin,orang tua kita,kita sih gak perlu terkejut. Hanya orang tua Britney.
Jean: Ya,kan. Aneh nya lagi,aku malah berteman baik dengan Britney. Itu kan terasa aneh,gitu.
Nia: Ya,benar juga. Itu,gak mungkin ke betulan kan?
Jean: Ya,benar bangat. Tapi,ya,udah lah. Mungkin karena mereka udah lama gak jumpa. Jadi,Tuhan buat mereka bertemu melalui kita.
Nia: Benar bangat. Ya,udah. Ntar kita tanya orang tua kamu aja. Bagaimana cerita persahabatan mereka.
Jean: Boleh juga tuh.
__ADS_1
Mereka berdua pun nonton TV, sampai yang lain nya datang....
Bersambung.....