
Dia tidak sangka laki-laki yang ada di hadapannya saat ini adalah pemilik perusahaan KL.
Kelvin: Kenapa papa?
Papa Kelvin: Laki-laki itu adalah pemilik perusahaan KL.
Kelvin: Apa???? Bagaimana ini papa?
Papa Kelvin: Kita batalkan saja pertunangan kamu ini.
Kelvin: Tidak mau papa.
Papa Kelvin: Kamu lebih pilih hidup susah atau batalkan pertunangan ini?
Kelvin: Sial. Ya,udah kita batalkan saja.
Papa Kelvin: Pertunangan ini kita batalkan,tapi, dengan syarat perusahaan KL harus tetap kerjasama dengan perusahaan saya.
Papa Jean: Kamu senang mengancam saya?
Papa Kelvin: Terserah dengan anda.
Papa Jean: Baik, ternyata kamu tidak bisa di kasih ampun. Hari ini saya akan umumkan lewat media,kalo saya tidak akan kerjasama lagi dengan perusahaan kamu. Saya ingin lihat, apakah masih ada yang ingin kerjasama dengan kamu.
Papa Kelvin: Dasar berengsek kamu.
__ADS_1
Papa Jean: Kamu kira ancaman kamu berlaku untuk saya? Kamu salah besar.
Kelvin: Bagaimana ini papa?
Papa Kelvin: Tapi, mereka masih punya hutang dengan kami 4 milyar.
Papa Jean: Saya akan membayar hutang mereka. Sayang bawa kemari cek nya.
Papa Jean pun menuliskan cek sebanyak 4 milyar dan langsung memberikan kepada papa Kelvin.
Papa Jean: Mulai hari ini mereka tidak ada hutang lagi. Kalo kamu berani macam-macam lagi,aku pastikan kamu akan masuk penjara.
Papa Kelvin: Aku akan ingat hari ini. Aku akan buat kalian menyesal telah berbuat seperti ini.
Papa Jean: Saya tidak takut. Kamu kira saya takut? Sebaik nya kamu berpikir keras untuk lari dari hadapan saya. Karena saya sudah punya bukti selama kamu kerjasama dengan perusahaan saya,kamu sudah korupsi sebesar 5 milyar.
Papa Kelvin: Maafkan saya pak,ini cek nya saya kembalikan. Tapi, tolong jangan laporkan saya ke polisi. Saya janji,tidak akan menggangu kehidupan bapak dan keluarga Angel.
Papa Jean: Baik,cek nya saya ambil. Saya tidak akan laporkan kamu ke polisi. Jennie,sudah di rekam dengan benar?
Tante Jennie: Sudah dong kakak.
Papa Jean: Sekarang juga kalian keluar dari sini. Saya tidak mau lihat muka kalian lagi.
Mereka pun segera meninggalkan kediaman keluarga Charlie.
__ADS_1
Papa Britney: Terima kasih William,kamu sudah menolong kami,kamu sudah menolong anak saya.
Papa Jean: Tidak masalah Charlie,kita adalah keluarga. Aku akan selalu menolong kalian.
Nenek Britney: Terima kasih William. Kamu sudah menolong saya, seandainya anak saya lebih memilih menikah dengan kamu daripada dia,hidup kami pasti bahagia.
Mama Britney: Mama?
Papa Jean: Tidak perlu berterima kasih,karena saya melakukan ini untuk Charlie,karena saya punya hutang dengan nya. Dan untuk anda,saya bersyukur tidak punya mertua seperti anda. Sial benar kamu Charlie punya mertua kayak gini.
Kakek Britney: Maksud kamu apa ngomong seperti itu?
Nenek Jean: Dasar kalian tua bangka tak tahu diri. Kalian itu bukan manusia. Apa belum cukup dia pergi meninggalkan kalian? Apa belum cukup dengan apa yang terjadi pada nya? Di mana perasaan kalian????
Mama Jean: Sudah mama.
Nenek Jean: Dulu kalian berbuat seperti ini pada anak kalian. Kalian sudah lihat hasil nya. Dia lebih memilih mati daripada hidup dengan semua pilihan kalian. Sekarang kalian juga berbuat hal yang sama??? Memang hati kalian terbuat dari batu....
Tante Jennie: Sudah mama.
Nenek Jean: Mama benar-benar kesal dengan 2 orang ini. Kenapa tidak kalian saja yang mati??? Kenapa harus dia? Aku sudah pernah bilang pada kamu,harta itu tidak segala nya. Keluarga lah yang terpenting.
Britney: Sudah nenek. Britney sudah tidak apa-apa.
Nenek Jean: Lihat cucu kamu ini,dia selalu sayang sama kalian, walaupun kalian berbuat jahat pada nya. Apa salah nya?
__ADS_1
Nenek dan kakek Britney hanya terdiam. Mereka berdua seketika menangis,mengenang mendiang anak nya....
Bersambung....