
Hari pun sudah sore, Britney dan kedua orang tua nya pamit untuk pulang.
Mama Britney: Ini sudah sore,kami pulang dulu,ya?
Mama Jean: Ya, Angel.
Mama Britney: Maaf,ya,besok aku belum bisa menemanin kalian,aku harus menyelesaikan beberapa pekerjaan aku dulu. Lusa nya kita ketemu lagi.
Mama Rara: Ya, Angel. Kami tidak masalah,kamu itu punya tanggung kepada karyawan kamu. Bos itu tidak boleh egois,harus juga memikirkan karyawan nya. Karena kamu adalah tiang di perusahaan kamu.
Mama Lisa: Ya, Angel. Kamu kan udah tahu sendiri sifat kami,jadi,kamu jangan terlalu khawatir.
Mama Britney: Terima kasih,kalian sudah mengerti dengan keadaan aku. Ya,sudah kami pulang dulu,ya.
"Ok"
Mereka pun mengantar Britney dan orang tua nya ke depan pintu. Mereka berpamitan dan langsung pulang.
Mama Nia: Syukur lah mereka baik-baik saja. Itu sudah lebih dari cukup. Aku tidak menyangka orang tua Angel masih aja seperti itu.
Mama Lala: Ya,orang tua nya Angel,tidak ada rasa kapok nya sama sekali, gara-gara pemikiran nya itu,dia sudah kehilangan satu orang anak nya.
Mama Lisa: Setidak nya Angel masih berpikir positif. Dia lebih memilih menjalani hidup nya dengan baik,tanpa harus mengakhiri hidup nya.
Mama Rara: Semoga aja dia selalu hidup bahagia.
__ADS_1
Rara: Memang nya nenek nya separah itu,ya,mama?
Mama Rara: Ya,sayang. Nanti kalo kalian ketemu dengan nenek nya,pasti kalian akan tahu sendiri benar atau tidak yang kami omongin.
Mama Jean: Tapi,saat kalian sudah tahu,jangan pernah benci Britney nya. Seperti nya Britney itu kayak?
Papa Jean: Ya,kamu benar sayang. Dia seperti nya kakak Angel yang sudah meninggal itu. Dia sangat rapuh. Aku khawatir pada anak itu.
Mama Jean: Kalian tetap lah berteman baik pada nya. Walaupun suatu hari nanti nenek nya menghina kalian,jangan tinggalkan Britney nya.
Jean: Kami gak mengerti maksud mama?
Tante Jennie: Maksud mama kamu sayang, Britney itu orang nya mudah putus asa. Tante melihat,saat kita ngomongin tentang sikap nenek nya seperti nya dia itu sudah merasakan ketakutan.
Jean: Ya,sih tante. Tadi,aku lihat sendiri,tangan nya gemetar.
Mama Lisa: Ya,kita harus memberitahu nya. Kita juga harus menguat kan Angel terus.
Mama Rara: Ya,sudah lebih baik kita ke kamar dulu,kita kan belum bereskan barang-barang kita. Mang mau sampai berapa hari baju-baju kita di dalam koper?
"Ok,bos"
Mereka pun segera masuk ke kamar dan segera membereskan barang-barang mereka. Sedangkan yang lain nya juga masuk ke kamar dan segera mandi. Bibi pun menyiapkan beberapa menu untuk makan malam. Selesai mandi mereka pun segera menuju ruang makan. Mereka makan malam dengan sangat lahap, sekali-kali mereka terus memuji makanan yang di masak bibi. Selesai makan mereka pun segera menuju ke ruang tamu.
Rara: Kenyang bangat, masakan bibi paling enak deh.
__ADS_1
Mama Rara: Jadi, masakan mama gak enak lah,gitu?
Rara: Enak mama. Masakan mama paling enak bangat pun.
Semua nya tertawa melihat tingkah laku ibu dan anak itu....
Jean: Ternyata takut juga,ya, Rara?
Rara: Mama aku itu lebih galak dari papa aku.
Mama Jean: Karena kalo mama kamu marah,dunia akan terbalik.
Mama Rara: Kalian ngejek aku lah?
Mama Jean: Mitta,kamu itu udah tua,jangan suka marah-marah,ntar keriput di wajah kamu itu terlihat semua nya.
Mama Rara: Aku gak ada marah pun.
Mama Jean: Ya,gak marah,tapi, mencengkram.
Papa Jean: sudah lah,kalian berdua kalo udah ketemu pasti berantem terus.
Rara: Ntah. Gak pernah akur, selalu aja berantem.
Mereka berdua pun terdiam seketika.....
__ADS_1
Bersambung.....