
" Happy Reading " 😊😊
Sebelumnya ...
Alex yang mendengar Adel memanggilnya sayang pun langsung tersenyum senang dan mengelus kepala Adel pelan , karena baru kali ini Adel memanggilnya dengan romantis seperti itu .
" Ehm ... ehm ... " Nyonya Rianti berdehem dan melangkah kearah pasangan itu sambil membawa sepasang baju ditangannya .
" Kalian ini mesra sekali , bikin mama jadi iri saja dan pengen muda lagi . " ucapnya .
Alex dan Adel yang sedang saling menatap itu pun menoleh kearah asal suara tersebut , mereka hanya tersenyum menanggapi omongan Nyonya Rianti itu .
" Papa mana ma , belum siap mandi ? " tanya Adel saat melihat ibunya turun sendiri , karena dia tahu kebiasaan papanya kalau mandi sangat lama .
" Husss !! "
" Kamu ini , papa udah siap mandi kok . "
" Tadi mama suruh cepet-cepet mandinya , kalo nggak nanti lama banget siapnya . Entar masuk angin lagi . " Ucap Nyonya Rianti lalu duduk disofa sebelah Alex .
" Apa itu ma ? " tanya Adel sambil tersenyum saat melihat pakaian yang dibawa ibunya .
" Ooh ... !! "
" Ini pakaian punya papa , mau dipakai Alex . Mama menyuruhnya untuk mandi dulu sebelum makan malam , biar seger Alexnya . "
" Ooh ... !! " balas Adel .
" Ya sudah , ini bajunya Alex . "
" Ini juga sekalian ada pakaian dalam yang masih baru , kamu pake aja itu juga punya papa kok . " ucap Nyonya Rianti lagi sambil memberikan pakaian itu pada Alex .
" Hm .. "
" Terima kasih ma ! "
" Alex jadi nggak enak , udah ngerepotin mama . " balas Alex sambil malu-malu karena calon mertuanya itu juga menyiapkan celana dalam untuknya .
" Ck ... "
" Jangan malu-malu begitu dong sayang ! "
" Kamu kan udah nggak manggilnya tante lagi , tapi mama . Jadi sekarang kamu itu sudah jadi anak mama juga , sama kayak Adel . "
" Hehehe !! "
" Iya deh ma . " balas Alex .
" Ya sudah , kamu mandi sana ! "
" Adel , kamu antarkan Alex mandi dikamar kamu sana . Sekalian juga kasih handuknya ya sayang , mama lupa bawa handuknya . "
" Ok ma ! "
" Ayo sayang , sini bajunya biar aku yang bawa . " ucap Adel lalu bangkit berdiri dan mengambil pakaian yang berada ditangan Alex , Alex juga ikut berdiri .
" Alex mandi dulu ya ma ! " kata Alex .
" Iya sayang ! " balas Nyonya Rianti .
Lalu Adel dan Alex melangkah kearah tangga dan naik menuju kekamar Adel .
Saat sudah berada dilantai atas , tampak ketiga adik perempuan Adel melangkah kearah mereka untuk turun kebawah .
" Mau kemana kk ? " Tanya El saat sudah berada didekat mereka .
" Mama nyuruh kak Alex mandi dulu sebelum makan malam , jadi kakak mau anterin kak Alex mandi dikamar kakak . " jawab Adel .
" Dianterin atau dimandiin ? " tanya El menggoda .
Adel membulatkan matanya melotot , dia terkejut mendengar ucapan El tersebut .
" El , kamu itu ya . "
" Omongannya suka nggak dijaga , itu ada anak masih dibawah umur lho . " ucap Adel sambil melihat Nitha yang berdiri disamping El .
Mereka pun melihat kearah Nitha .
" Siapa yang kakak bilang dibawah umur ? " tanya Lili .
" Nitha !! " Jawab Adel .
" Kok Nitha aja , emangnya kakak pikir sikecombrang ini udah tua apa ! "
" Dia juga masih dibawah umur kali !! " Ucap Lili sambil menunjuk ke arah El .
" Iiissss ... " ucap El sambil melirik kearah Lili .
Nitha dan Alex yang mendengar perkataan Lili pun jadi tersenyum .
" Yang kedua juga boleh El . " jawab Alex sambil tersenyum dan mengedipkan sebelah matanya pada Adel .
" Ck ... ! "
" Sayanggg , kamu lagi kok ikut-ikutan sih . " ucap Adel
" Ulululu .... "
" Udah sayang-sayangan aja . " Ucap El lagi .
__ADS_1
" Huss ... ! "
" Kamu ini , suka nyambung aja . "
" Jangan suka ketua-an dan ikut campur urusan orang tua , nanti masa muda kamu terbuang percuma . " kata Adel menceramahi El , Adel juga malu karena baru kali ini dia memanggil seorang laki-laki dengan sebutan sayang dan membuat Adel masih merasa canggung .
" Ck ... !! "
" Apa hubungannya !! " balas El memutar bola matanya malas , lalu berbalik dan melangkah menuju tangga . El malas mendengar ceramahan Kakaknya itu , Lili dan Nitha pun ikut menyusul El untuk turun sambil tersenyum-senyum .
Adel hanya menggeleng kesal melihat kelakuan adik keduanya itu , sedangkan Alex tertawa pelan melihat kekesalan Adel yang membuat Adel terlihat semakin lucu .
Dibelakang mereka tampak Jojo baru keluar dari kamarnya dan sedang melangkah kearah mereka .
" Kak ... !! " ucap Jojo saat melihat Adel dan Alex yang sedang berdiri didepannya .
Adel dan Alex pun menoleh .
" Apa , kamu mau ikut-ikutan juga ? " tanya Adel pada Jojo , karna masih kesal dia pun menyemprot Jojo juga .
" Iiiissss , apaan !! "
" Orang baru muncul jugak ! " balas Jojo .
" Kenapa ? " tanya Jojo pada Alex dengan tidak mengeluarkan suara , tapi masih bisa dimengerti Alex .
Alex mengangkat kedua bahunya , seolah mengatakan tidak tahu .
" Udah sana turun ! " Usir Adel lagi .
Jojo yang melihat wajah kesal kakak nya itu pun lalu melangkah untuk melewati mereka , tapi bukannya melangkah biasa .
Jojo malah berjalan sambil menempelkan badannya pada dinding dan merayap miring seperti cicak , Jojo sengaja melakukan itu untuk menggoda kakaknya . Seakan-akan dia sengaja menjauh karena takut diterkam kakaknya dan itu membuat Adel menjadi semakin kesal .
" Jojoooooo ... ! " teriak Adel .
Jojo yang sudah melewati Adel pun lalu berlari sambil tertawa-tawa karena puas menggoda Adel .
" Hahahahahhaha ... "
" Kak Alex , hati-hati ya !! " ucap Jojo lalu melangkah menuruni tangga .
" Hahahah ... " Alex tertawa terbahak-bahak sambil memegangi perutnya .
Adel yang mendengar Alex tertawa bahagia itu pun lalu menatap tajam kearah Alex , sontak hal itu membuat Alex menutup mulut dan menghentikan tawanya seketika .
" Sudah puas ketawanya , ayo mandi ! " ucap Adel lalu memberikan baju ditangannya kepada Alex , kemudian melangkah menuju kekamarnya .
Alex pun mengambil baju itu dan melangkah menyusul Adel , kemudian masuk kedalam kamar Adel .
Saat sudah berada didalam kamar , Adel berjalan menuju kelemari pakaian dan mengambil handuk baru dilaci bawah lemarinya kemudian memberikannya kepada Alex .
" Apa kau tidak ingin memandikanku sayang ? " tanya Alex menggoda Adel .
" Alexxx !! " jawab Adel memelototkan matanya .
" Hahaha ... !! "
" Baiklah ... baiklah ... ! " Lalu Alex melangkah untuk masuk kedalam kamar mandi dengan baju dan handuk ditangannya .
" Jangan memanggil namaku lagi sayang ! " sambung Alex sebelum masuk kekamar mandi .
" Sayang !! " ucap Adel , membuat Alex menghentikan langkahnya .
" Apa sayang , apa kau berubah pikiran ? " tanya Alex lagi dengan seringai diwajahnya .
" Ck ... !! "
" Dasar mesum !! " ucap Adel .
" Kau bisa mengambil sikat gigi yang baru didalam laci dibawah westafel ya sayang . " balas Adel dengan menekankan kata sayang .
" Hahahah ... " tawa Alex lalu masuk kedalam kamar mandi .
Alex memulai kegiatan mandinya , sedangkan Adel menunggu Alex dengan duduk disofa kamarnya sambil memainkan handphonenya dan berselancar didunia maya . Hening , hanya terdengar suara guyuran air dari kamar mandi .
Kurang lebih 15 menit , Alex pun keluar dari kamar mandi . Adel mendongak melihat pintu kamar mandi yang terbuka , tampak Alex sudah memakai pakaian yang diberi ibunya tadi sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk .
" Sudah siap sayang ? " Tanya Adel .
" Sudah , tapi baju kotorku tadi bagaimana sayang ? " ucap Alex .
" Biarkan saja disitu , nanti kalau sudah dicuci aku akan memberikannya padamu . " jawab Adel lalu bangkit berdiri dan melangkah menuju meja riasnya sambil mengeluarkan hairdryer .
" Apa kau akan mencucinya sayang ? " tanya Alex
" Ck ... "
" Bukan , nanti bibi yang akan mencucinya . "
" Sudah , ayo duduk sini ! "
" Aku akan mengeringkan rambutmu ! " ucap Adel .
Lalu Alex meletakkan handuk yang dipegangnya tadi dan duduk didepan meja rias Adel itu , Adel pun mulai mengeringkan rambut Alex dengan telaten dan menyisirnya .
Setelah rambut Alex kering , dia pun mengajak Alex untuk turun kebawah .
" Sudah selesai sayang !! "
__ADS_1
" Ayo kita turun , sebentar lagi waktu makan malam . " ucap Adel sambil mencabut cok hairdryer dan meletaknya diatas meja .
" Ok , terima kasih sayang !! " jawab Alex sambil berdiri dan menarik pinggang Adel lalu mencium mesra pipinya .
Adel hanya tersenyum , lalu mereka melangkah bersama keluar dari kamar dan turun menuju kelantai bawah .
Setelah berada dilantai bawah , mereka pun menuju kemeja makan . Dimeja makan tampak Nyonya Rianti , Lili , El , Nitha dan Jojo sudah duduk rapi sambil bercakap-cakap .
Tapi kursi utama dimeja makan itu masih terlihat kosong , yang menandakan kepala rumah tangga dirumah itu masih belum bergabung .
Adel dan Alex pun ikut duduk mengambil posisi masing-masing , mereka akan menunggu Tuan Richard turun sebelum memulai makan malam .
Para pelayan juga masih sibuk menyusun makanan diatas meja , taklama makanan pun sudah terhidang semua . Aroma makanan itu sungguh menggugah selera , membuat perut mereka pun meronta-ronta ingin segera diisi .
" Kenapa papa lama sekali ma , aku kan sudah sangat lapar ? " tanya Jojo cemberut .
" Entahlah ,,, !! "
" Sabar ya sayang , sebentar lagi pasti papa turun ! " jawab Nyonya Rianti menenangkan Jojo .
Dan benar saja , taklama tampak Tuan Richard sedang berjalan kearah mereka lalu ikut duduk dikursi kebesarannya .
" Ayo kita makan ! " ucapnya .
Mereka pun memulai kegiatan makan malamnya , Nyonya Rianti memberikan nasi lauk pauk dan sayur kepiring Tuan Richard .
Begitu juga dengan anak-anaknya dan Alex , mereka mulai menyendokkan nasi dan lauk pauk kepiring mereka masing-masing .
Mereka makan dengan tenang , hanya terdengar suara dentingan sendok yang saling beradu dengan piring .
Satu persatu dari mereka mulai menghabiskan makanannya , setelah selesai makan mereka pun beralih pindah duduk diruang keluarga .
Tuan Richard duduk berdampingan dengan istrinya dan Jojo , sedangkan Adel dan Alex duduk dihadapan mereka . Lili , El dan Nitha duduk dikiri kanan mereka .
" Om , ada yang Ingin Alex sampaikan sama Om ? " tanya Alex pada Tuan Richard membuka obrolan mereka .
" Hei , Alex sayang !! "
" Kenapa masih memanggil Om sih , panggil papa dong ! " ucap Nyonya Rianti memotong .
" Eh , ia pa !! " ucap Alex lagi .
" Nah , gitu dong . "
" Apa yang mau kamu sampaikan Alex ? " tanya Nyonya Rianti lagi .
" Itu soal acara pertunangan Alex dan Adel pa ma ! "
" Rencananya sebelum acara pertunangan itu , Alex akan datang bersama keluarga lebih dulu untuk melamar Adel . Setelah itu , barulah diacara pertunangan kita akan bertukar cincin . "
" Begitu ma , pa ? " ucap Alex sambil melihat kedua orang tua Adel secara bergantian .
" Bagaimana pa ? " tanya Nyonya Rianti pada suaminya .
" Baiklah , terserah keluarga Alex saja ! "
" Papa dan mama akan siap , kapan saja kalian datang . " balas Tuan Richard .
" Kapan keluarga kamu akan datang sayang ? " tanya Nyonya Rianti lagi .
" 5 hari lagi ma ! "
" Ok baiklah . "
" Itu waktu yang bagus juga , agar tidak terlalu dekat dengan waktu pertunangan . Banyak juga yang harus kita persiapkan bukan . " balas Nyonya Rianti .
" Bagaimana Adel , apa kamu setuju sayang ? " tanyanya sambil melihat kearah Adel .
Mereka semua yang ada disitu pun melihat kearah Adel , Adel yang mendengar pertanyaan ibunya lalu menoleh kearah Alex . Wajahnya merona merah dan terpancar kebahagiaan , dengan malu-malu Adel pun menjawab .
" Ya ma pa , Adel setuju ! " Jawabnya saling bertatapan dengan Alex .
" Terimakasih sayang ! " ucap Alex sambil mengelus tangan Adel dan masih saling bertatapan . Seakan dunia milik mereka berdua , tidak menghiraukan manusia yang ada disitu .
" Ehm ... ehm ... " El berdehem , menghentikan kemesraan mereka .
" Mesra banget , gak kasihan kali ama yang jomblo . "
" Emang siapa yang jomblo El ? " Tanya Nyonya Rianti .
Bersambung ...
.
.
.
.
.
.
Hayo siapa yang jomblo , pasti udah tahu kan . 😅
Jangan lupa follow Ig ku ya sayang-sayang @adeline202004
❤❤❤
__ADS_1