
" Happy Reading " 😊😊
Sebelumnya ...
( " Jangan minta maaf sayang , itu bukan salahmu tapi salahku . Baiklah , aku akan pulang sendiri . " )
( " Ok sayang , sampai jumpa besok . " )
( " Love u !! " )
( " Love u too honey " ) .
Adel pun menyimpan ponselnya setelah selesai berbalas pesan dengan Alex , dia pun melanjutkan obrolannya dengan Ditha dan Ariska sambil menunggu ibunya datang menjemput mereka .
" Tring ... tring ... !! " bunyi ponsel Adel , ia pun mengambil ponsel nya dan melihat nama ibunya tertera dilayar ponsel .
" Hallo ma ! "
( " Hallo sayang , kamu dimana ? " )
( " Mama sudah diparkiran ini . " ) jawab Nyonya Rianti dari seberang telfon .
" Oh mama sudah sampai ! "
" Baiklah , Adel akan kesana . " balas Adel .
( " Ok sayang !! " ) ucap Nyonya Rianti lalu mematikan sambungan telepon itu .
" Ayo Dit , Ka ! "
" Mama udah diparkiran tuh ! "
" Ok . " jawab mereka bersamaan .
Lalu ketiga gadis itu pun merapikan buku-buku yang berada diatas meja dan bergegas melangkah menuju keparkiran , tempat Nyonya Rianti berada .
Saat berada dilorong kampus , Ariska berpisah dengan mereka karena mau ketoilet .
" Del ... Dit , kalian duluan deh . Gue mau ketoilet bentar , udah nggak tahan nih ! "
" Ini bawain sekalian ya ? " ucap Ariska sambil menyodorkan buku ditangannya , lalu berbalik dan berlari menuju ketoilet .
" Ya udah , cepetan ya ! "
" Kita tunggu diparkiran . " balas Adel dengan suara agak keras setelah mengambil buku dari tangan Ariska .
Mereka pun melanjutkan langkahnya menuju keparkiran .
Ariska berlari-lari kecil agar cepat sampai ketoilet , karena letak toilet yang agak jauh dibelakang kampus . Setelah sampai , dia pun langsung masuk ketoilet wanita dan melaksanakan hajatnya .
Setelah selesai , Ariska pun menekan tombol flush dan bersiap untuk keluar .
Tapi saat ia hendak memutar gagang pintu untuk keluar dari bilik toilet itu , ia mendengar seseorang masuk kedalam toilet dan sedang berbicara . Suara yang Ariska kenal , membuatnya mengurungkan niatnya untuk keluar dari sana .
" Kenapa sangat susah sekali menghubungimu honey , aku sangat merindukanmu ! "
" Tidakkah kau merindukanku ? " ucapnya .
( " Cindy ! " ) batin Ariska .
Ariska pun membuka pintu bilik toilet itu pelan , agar tidak menimbulkan suara . Membuka sedikit pintunya , berusaha untuk mengintip keluar . Mencari tahu dengan siapa Cindy berbicara . Karna berada didalam bilik toilet yang paling ujung , Ariska bisa mengintip dengan mudah tanpa diketahui oleh Cindy .
Tampak Cindy sedang berdiri didepan cermin , dengan tangan kirinya menempelkan ponsel ditelinga dan tangan kanannya memoles lipstick dibibir seksi nya .
( " Dia sedang menelepon rupanya . " )
( " Tapi sedang berbicara dengan siapa dia , kenapa terdengar mesra sekali . Apa pacarnya ? " )
( " Tapi siapa , aku tidak tahu jika dia punya pacar ! " )
( " Apa dia sudah berhenti mengejar Alex ? " ) gumam Ariska dalam hati .
" Ok , baiklah honey . Aku akan menunggumu ditempat biasa , da honey !! " lalu mematikan sambungan telepon itu dan meletakkan ponsel didalam tas brandednya .
" Ok , sempurna ! " ucapnya setelah selesai memoles lipstick dibibirnya .
" Lihatlah , aku bahkan lebih cantik dan sexy dari pada perempuan sial*an itu . " berkaca sambil berkacak pinggang dan memandangi tubuhnya .
" Datanglah padaku sayang ! "
" Kau akan menjadi milikku , hanya milikku . "
" Aku pasti akan memisahkanmu darinya . " ucap Cindy dengan percaya diri , tanpa dia sadari bahwa ada seseorang yang sedang menguping pembicaraannya didalam toilet itu .
( " Wanita sial*n ... menjadi milikku ... memisahkan ... !! " )
( " siapa yang dia maksud , apa dia sedang berhubungan dengan suami orang ?? " )
( " Atau pacar orang ? " )
( " Hah ... otakku benar-benar buntu !! )
" Ok baiklah , aku harus menemuinya sekarang . " sambungnya lagi . Lalu melangkah keluar dari toilet itu .
Ariska pun keluar setelah melihat Cindy keluar dari toilet itu .
" Sepertinya dia akan pergi menemui kekasihnya itu ! "
" Tapi siapa ? "
" Aku jadi curiga ! "
" Aku harus mengikutinya . "
" Ya harus mengikutinya ... !! " gumam Ariska pelan lalu keluar dari dalam toilet itu dan melangkah mengikuti Cindy .
Ariska jadi melupakan Adel dan Ditha yang sedang menunggunya diparkiran , untuk pergi bersama Nyonya Rianti .
Ariska terus mengikuti langkah Cindy dari jauh , menjaga jarak agar tidak ketahuan .
__ADS_1
" Mau kemana dia ? " ucapnya lagi .
Setelah kurang lebih 2 menit berjalan mengikutinya , Cindy tampak berhenti ditaman belakang kampus dan duduk dibangku yang ada disana . Ariska pun ikut menghentikan langkahnya dan mengintai Cindy dari jauh , namun masih dapat melihatnya dengan jelas .
Dia ingin mengetahui , siapa orang yang ingin dimiliki Cindy itu .
Ariska merasa sangat penasaran dan berfikir bahwa orang yang dimaksud Cindy itu adalah Alex .
" Udah kayak mata-mata aja gue , ngintai orang dari jauh . "
" Hihihi ... ! "
" James Bond kali ah ... ! " ucapnya sambil tertawa geli .
Sementara itu diparkiran , Adel dan Ditha telah bertemu dengan Nyonya Rianti sedari tadi . Mereka tampak sedang duduk didalam mobil dengan pintu yang terbuka , menunggu Ariska yang tak kunjung datang .
" Tu anak kenapa lama banget sih , ngeluarin batu kali ya ! " ucap Ditha kesal .
" Iya kali , heran gue ! " sambung Adel .
" Mana gue udah laper lagi . " sambil mengelus perutnya .
" Jangan-jangan dia ketiduran kali ditoilet ! "
" Ck ... "
" Kalian ini ada-ada saja , mungkin dia lagi fokus ngeluarinnya . " ucap Nyonya Rianti .
" Tante ini !! "
" Fokus apaan , kalo ngeluarin itu gak perlu fokus segala kali tante . "
" Tinggal ngeden doang ! "
" Atau jangan-jangan dia lupa lagi gimana cara ngeluarinnya ! " ucap Ditha lagi .
" Hahahaha ... " tawa Adel dan Ditha bersamaan .
" Hihihihi ! " Nyonya Rianti terkekeh .
" Kamu ini ! "
" Ya sudah , kamu hubungi saja Ariskanya Dit ? "
" Ok tante ! " lalu mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi Ariska .
" Tut ... tut ... !! " terdengar 2 kali nada sambungan .
. . .
" Kring ... kring ... !! " bunyi ponsel Ariska .
Ariska yang sedang serius mengintai Cindy pun terkejut dibuatnya .
" Eh copot ... "
" Huh , kaget aku . " ucapnya , sambil mengusap dada .
" Ditha ! " nama yang tertera dilayar ponselnya .
" Ya Dit , ada apa ? " jawabnya .
( " Heh ijah !! " )
( " Ada apa ... ada apa , lu dimana sih ? " )
( " Lama banget , ditungguin dari tadi juga . Tapi nggak muncul-muncul " )
" Ya ampuuunn , lupa gue Dit ? "
" Gara-gara ngikutin tu orang , sampe lupa gue ama lu pada . "
( " Ngikutin orang ! " )
( " Maksud lu Ka ? )
( " Siapa yang lu ikutin ? " ) tanya Ditha .
" Eh ... a-anu ... i-itu enggak ... enggak Dit !! " ucapnya gagap , bingung harus bilang apa .
( " Apaan sih Ka , gak jelas gitu ngomongnya . " )
" Udah ah , gue kesana sekarang ya ! "
( " Ya udah , cepetan ya ! " )
" Ok ! " lalu mematikan panggilan itu .
" Ck ... ! "
" Padahal kan gue lagi mata-matain Cindy . "
" Lagian lama banget sih datangnya tu orang yang mau nemuin dia ! " keluhnya .
" Ya udah deh , sebaiknya gue pergi . Lain kali aja maen mata-matanya , gak enak juga kelamaan ditungguin tante Rianti . " ucap Ariska kemudian melangkahkan kakinya menuju keparkiran .
Ariska berjalan melewati lorong kiri kampus itu , tapi saat akan berbelok menuju keparkiran ia melihat Alex berjalan dilorong sebelahnya dan tidak melihat Ariska yang sedang memandanginya .
" Alex !! "
" Dia mau kemana , ini kan jalan menuju ketaman belakang . " gumamnya sambil berfikir .
" Hah , apa jangan-jangan ... ? " ucapnya sambil melebarkan mata .
" Dari pada gue mati penasaran , lebih baik gue ikutin aja ! "
Tapi saat baru tiga langkah Ariska berjalan , langkahnya terhenti saat ponsel berdering dan ia pun menjawabnya .
" Ya Dit !! "
__ADS_1
( " Ariskaaaaaaaaa ... ! " Cepetan , atau lu gue tinggal ! " ) teriak Ditha , membuat Ariska seketika menjauhkan ponsel itu dari telinganya .
" Hah ... ini anak nggak kira-kira ya ! "
" Bisa budeg gue ! " gumamnya sambil menggosok-gosok telinga .
" Ok , ia ia gue kesana ! " lalu mematikan sambungan telepon itu .
" Ck , sepertinya gue emang bakalan mati karena penasaran . " ucapnya kemudian berlari menghampiri kedua sahabatnya itu dan Nyonya Rianti .
" Lama banget sih Ka ? " tanya Adel saat Ariska telah berada didepan mereka .
" Maaf ... maaf ... ta-tadi ada urusan bentar Del ! " jawab Ariska sambil terengah-engah karena berlari dengan kencang agar cepat sampai diparkiran .
" Maaf ya tante , lama ya ? "
" Urusan ... urusan apa ... urusan ngeden !! "
" Ampe lama gitu ? " balas Adel .
" Sudah ... sudah ... !! "
" Iya enggak apa-apa kok Ka . "
" Kamu duduk dulu , sampe ngos-ngosan gitu ! " jawab Nyonya Rianti .
" Hehehe ... ! "
" Iya tante , tadi sengaja lari biar cepet sampe . Takut kena marah nyi blorong . " ucap Ariska sambil melihat kearah Ditha .
" Ck ... bukan nyi blorong ! "
" Tapi mak lampir ... ! "
" Puas lu ... ? " balas Ditha ketus .
" Hihihihi ... ! " tawa Adel dan Ariska .
" Ya udah , ayo masuk ! "
" Kita berangkat sekarang , udah laper juga kan ? " ajak Nyonya Rianti .
Ariska pun ikut masuk dan duduk dibangku belakang bersama Ditha , sedangkan Adel dan Nyonya Rianti duduk dibangku tengah . Pak Anto , supir Nyonya Rianti lalu menjalankan mobilnya keluar kampus .
" Loh Ka , mobil lu gimana ? " tanya Ditha tak lama setelah mobilnya jalan .
" Oh iya , lupa ! " jawab Ariska sambil menepuk keningnya pelan .
Nyonya Rianti yang mendengar pembicaraan sahabat anak gadisnya itu , lalu menoleh kebelakang dan berkata " Udah , biarin aja Ka . Nanti tante suruh orang tante , buat ngambil dan nganterin kerumah kamu ! "
" Ok , sip deh tante ! " sambil mengacungkan kedua jempolnya .
" Kita makan dulu aja ya ma ! "
" Baru setelahnya kebutik Ariska ! " sambung Adel .
" Boleh ... !! "
" Kalian mau makan dimana sayang ? " tanya Nyonya Rianti pada ketiga gadis itu .
" Mau makan apa Dit , Ka ? " tanya Adel juga sambil memutar badannya kebelakang melihat Ditha dan Ariska .
" Terserah deh Del , gue ikut aja ! "
" Apa aja juga gue makan ! " balas Ariska .
" Ck ... dasar tong sampah ! " ejek Ditha .
" Biarin !! "
" Wek ... !! " balas mengejek Ditha .
" Hhhh ... !! "
" Gue juga terserah Del . "
Nyonya Rianti hanya tersenyum-senyum mendengar pertengkaran kedua sahabat anak gadisnya itu .
" Ya udah , kita makan direstoran korea aja ya ma ! "
" Udah lama juga gak makan makanan korea ! "
" Ok deh sayang . "
" Pak Anto , kita ke resto korea yang biasa ya pak ! " perintah Nyonya Rianti .
" Baik Nyonya ! " jawab pak Anto .
Mobil pun melaju dengan kecepatan sedang , membelah jalan yang tampak ramai namun lancar menuju ke restoran korea yang dimaksud . Karena jam sudah menunjukkan waktunya makan siang .
Taklama mereka telah sampai direstoran itu , lalu masuk kedalam dan memesan makanan pilihan mereka masing-masing . Memakan makanan yang terhidang diatas meja sambil bercakap-cakap .
Setelah selesai makan mereka pun melanjutkan perjalanan menuju kebutik milik ibunya Ariska , mencari gaun yang akan mereka pakai untuk acara lamaran Adel yang akan dilangsungkan beberapa hari lagi .
Bersambung ...
.
.
.
.
.
.
Jangan lupa like , vote dan komen y sayang-sayang .
__ADS_1
Jangan lupa follow Ig ku juga ya @adeline202004
❤❤❤