CINTA SUCI , Adel .

CINTA SUCI , Adel .
Bab 3 . Drama setiap pagi . " Part 1 "


__ADS_3

" Happy Reading "


Sebelumnya ...


Hhhhhhh .... " nyonya rianti menarik nafas dalam . " Kapan anak ini akan berubah ! " gumamnya . Lalu ia berbalik dan menuju kekamarnya untuk mengambil kunci cadangan , setelah mendapatkan kunci cadangan kamar adel dia kembali lagi kekamar anak gadisnya itu . Memasukkan kunci dan memutar nya , ( ceklek ) berhasil .


Pintu terbuka ....


Nyonya Rianti membuka pintu semakin lebar , terlihat suasana kamar yang masih remang-remang karna hanya mengandalkan cahaya dari lampu tidur kecil yang berada disamping kiri kanan ranjang . Karna tirai jendela yang masih tertutup rapat .


Di ranjang king size itu tampak seorang gadis sedang tertidur dengan pulasnya dalam suasana temaram kamar , yang membuatnya semakin nyaman dan tidak terganggu sama sekali dengan suara ketukan pintu yg dari tadi coba membangunkannya .


Lalu nyonya rianti melangkah menuju jendela dan membuka tirai kamar itu ,,,


Sreeeeekkk ....


Tirai terbuka dan cahaya mentari langsung masuk tanpa permisi melalui jendela tanpa ada penghalang apapun lagi , untuk membangunkan gadis itu .


Tampaklah suasana kamar yang sangat cozy dan nyaman dengan warna pastel .


Didinding kamar terdapat beberapa lukisan kontemporer dan banyak foto sang pemilik kamar , dalam berbagai ukuran .


Dari yg besar , sedang hingga yg kecil .


Dimeja riasnya terlihat banyak jenis produk kecantikan dari berbagai brand terkenal dan deretan aksesoris , didalam kamar juga terdapat 4 buah lemari besar . Berisi koleksi pakaian , tas dan sepatu . Tentunya itu semua adalah milik gadis yang masih terlelap itu .


Beralih ketempat tidur ..


Suasana kamar yg sudah terang membuat wajah gadis itu terlihat semakin jelas , gadis itu tertidur dengan nyamannya seakan tak ingin terbangun .


Persis seperti SLEEPING BEAUTY .


Tapi tak seperti SLEEPING BEAUTY di dongeng yang tertidur dengan anggun , SLEEPING BEAUTY yg satu ini tidur dengan posisi telungkup dan kepala mereng kesamping membuat mulutnya agak terbuka dan sedikit monyong karna beban dari kepala . Pose tidurnya seperti anak kecil dan sangat lucu , tapi tetap tidak menghilangkan aura kecantikan dari wajahnya .


Setelah membuka tirai jendela , nyonya Rianti melangkah ke arah ranjang putrinya dan duduk disamping ranjang .


" Adel sayang , bangun . Ini sudah pagi ! Apa kau tidak ada kuliah hari ini . " katanya sambil mengelus pelan punggung gadis itu agar terbangun .


" Adel ... " panggilnya lagi .


" Adel ... " lagi .


" Adel ... " dan lagi .


Tapi tetap tak ada jawaban , bahkan tubuh gadis itu tak bergerak sama sekali .


" Adel bangunnn , ini sudah pagiiii . " ucapnya lagi dengan suara agak meninggi sambil menggoncang-goncangkan tubuh gadis itu kuat .


" Hhhmmmmm ... , mama !! "


Akhirnya ...


Bangun juga gadis ini karna merasakan goncangan dibadannya .


" Ada apa ma , ini kan masih gelap . Biarkan aku tidur sebentar lagi , semalam aku bergadang karna menyiapkan materi untuk skripsiku . " ucapnya masih dengan mata terpejam, lalu kembali diam dan terlelap .

__ADS_1


" Ck ... Menyiapkan skripsi katamu !! Bahkan kalau kau tidur lebih awalpun kau tidak akan bisa bangun pagi . "


" Sudah lah !! Ayo cepat bangun sayang , apa kau tidak akan kuliah hari ini ? "


" Sebentar lagi alex akan datang menjemput mu , apa kau akan selalu membiarkan dia menunggumu selama berjam-jam setiap hari !! "


" Ingat adel , kamu itu sudah besar . Dan sebentar lagi kau akan bertunangan dengan alex , lalu menikah dengannya . Apa kau bisa mengurus suamimu jika kau bangun telat begini , jika kamu tidak bisa menjadi istri yang baik dan melayani suamimu . Bisa-bisa suami mu nanti bakalan berpaling darimu !! Apa kau mau alex pergi dari mu . " ucap nyonya Rianti lalu membuka selimut yg menutupi sebagian badan adel dan menarik tangannya agar segera bangkit .


" Baiklah mama ... " katanya .


" ( Wah ... Tumben anak ini penurut dan langsung bangun tanpa ada drama pagi . Mungkin dia sudah mulai bisa berubah , karna sebentar lagi akan bertunangan . Sepertinya hari ini aku tidak membutuhkan semangat dari jojo tadi . ) " gumam nyonya Rianti dalam hati sambil tersenyum senang .


Adel pun menurut walau dengan malas dan mata yang masih sangat sayu , dari pada dia harus mendengar omelan ibunya . Lebih baik dia segera bangun , lalu duduk di pinggir ranjang .


Setelah adel bangun dan duduk dipinggir ranjang , nyonya Rianti lalu berdiri dan mengambil beberapa pakaian adel yg tergeletak diatas sofa kamar itu . Lalu melangkah membawa baju-baju itu untuk diletakkan di keranjang kain kotor yg ada didalam kamar mandi , setelah selesai ia pun keluar dari kamar mandi dan melihat adel masih duduk dipinggir ranjang seperti sedang mengembalikan nyawanya yg tadi sempat terbang melayang . Ia pun membiarkannya sebentar .


Matanya masih berfokus memandang sekeling kamar itu , dan melihat meja belajar adel yg berserakan dengan kertas-kertas . Ia berjalan menuju meja belajar adel lalu merapikan meja itu sambil berdiri membelakangi adel .


" Del , apa kamu sudah memikirkan tema acara pertunangan mu dengan alex nanti sayang ? " tanya nyonya rianti .


" Sepertinya tema minimalis di alam terbuka dengan dipenuhi bunga tulip putih pasti akan sangat indah sayang . Apalagi bunga tulip adalah bunga kesukaanmu kan !! oceh nya lagi .


" Mama sangat tidak sabar lho sayang menatikan acara pertunanganmu . "


" Mama juga tidak menyangka kalo anak gadis mama ini sudah dewasa dan sebentar lagi akan dilamar oleh seorang pria . Rasanya baru kemarin mama mengandung dan melahirkanmu del , tapi sekarang kamu sudah mau dilamar dan tak lama lagi pasti kamu akan menikah lalu meninggalkan mama . " ucapnya lagi dengan suara sedikit tertahan karna sedih akan melepaskan anak gadisnya untuk tinggal bersama suaminya kelak .


Hening .. tidak ada sautan .


" Apa kamu juga tahu sayang , kalo seorang perempuan itu dilahirkan 3 kali dalam hidupnya . Yang pertama dilahirkan menjadi seorang anak , kedua menjadi seorang istri dan ketiga menjadi seorang ibu .


" Apa kamu bahagia sayang ?? " tanyanya lagi . dengan tangannya masih sibuk membereskan kertas-kertas itu yang sudah hampir selesai .


" Del , apa kamu bahagia sebentar lagi akan menikah sayang ? " tanyanya lagi karna adel tidak menjawab .


Lalu ia menoleh dan memutar badannya untuk melihat kenapa adel tidak menjawab pertanyaannya , dan berteriak dengan keras .


" Ya tuhaaaaaaaaaaannnnnn ... Adeeeeeeeeellllll ... banguuuuuuuuuunnnn !!!


" Dari tadi mama ngomong kamu gak ngejawab , malah tidur lagi . Benar-benar ini anak yaaaaa , tega kamu biarin mama ngomong sendiri kayak orang gila .


Ya , saat nyonya Rianti mulai mengoceh disamping meja belajarnya . Adel seperti mendengar nyanyian indah dari surga yang mendayu-dayu membuatnya tidak bisa menahan matanya untuk terpejam lagi .


Dan jadilah adel yg tadinya duduk dipinggir ranjang dengan terkantuk-kantuk , malah merebahkan dirinya lagi diatas ranjang untuk melanjutkan tidurnya .


Saat itu diruang kerjanya , tuan Richard sedang berbicara serius tentang rapat penyambutan tuan Oliver nanti sore dengan Romi asisten pribadinya memalui sambungan telepon seluler .


Suara teriakan istrinya yang sangat kuat bahkan sampai terdengar di sebagian ruangan mansion itu , tak terkecuali ruang kerjanya yg berada tak jauh dari kamar adel . Romi yg mendengar teriakan istri bosnya itu dari telepon lalu berkata " Apa itu suara teriakan nyonya tuan ? " tanyanya .


" Iya " jawab tuan richard .


" Ada apa tuan , kenapa nyonya berteriak ! Apa nyonya tidak apa-apa . " tanyanya lagi khawatir . Karena sangat seriusnya pembicaraan mereka tadi membuat romi sampai lupa drama tiap pagi dikeluarga bosnya itu .


" Ck ... !!! Pertanyaan macam apa itu ? cebiknya .


" Apa kau sudah lupa apa yg wajib terjadi dirumah ini saat pagi hari . " jawabnya lagi .

__ADS_1


" Wah , wah romi .. Sepertinya kau sudah mulai pikun . "


" Apa aku sudah harus mulai mencari orang untuk membantumu atau untuk menggantikan posisimu ? " tanyanya .


" Hehehe ,,, Maafkan saya tuan , saya sudah mengingatnya sekarang . Karena pembicaraan kita sangat penting tadi membuat saya melupakan tradisi pagi hari dirumah besar ." ucapnya sambil terkekeh pelan .


Ya , saat kalimat terakhir yg diucapkan tuan jones yang terdengar seperti ancaman . Membuat otak nya bekerja keras mengembalikan memori otaknya yg hilang dan mengingatnya kembali .


" Adelllllllll ..... bangunnnnnnnn .... " terdengar lagi teriakan istrinya .


" Baiklah romi , sebelum kau keperusahaan kau siapkan semua yang kuperintahkan tadi . Aku akan membantu istriku dulu , sebelum dia tidak bisa lagi berbicara besok karna kehabisan suaranya . " ucap tuan jones .


" Baiklah tuan , sampai jumpa di perusahaan . " ucap romi sopan mengakhiri panggilan telpon itu .


Lalu tuan jones melangkah keluar dari ruang kerjanya sambil membawa beberapa dokumen penting ditangannya , ia berjalan menuju tangga melewati kamar adel dimana tempat kejadian perkara itu berlangsung . Tidak seperti perkataan yg diucapkan pada asisten pribadinya tadi , dia malah berlalu melewati kamar itu dan tidak berniat membantu istrinya . Dia malah berjalan menuju ke arah tangga untuk menuju kemeja makan , karna perutnya yg sudah terasa lapar .


Didalam kamar adel nyonya jones masih berusaha membangunkan sang Putri tidur , ia menggoyang-goyangkan tubuh gadis itu . Karna tak kunjung bangun ia pun menyerah , sepertinya dia harus melakukan rencana B .


" Ckckck ... " cebiknya sambil menggelengkan kepala .


" Benar-benar gadis ini . Ngidam apa aku saat mengandungmu sampai kau susah sekali untuk bangun saat kau sedang tidur !! "


" Baik lah Putri tidur , bukan pangeran yg akan datang lalu menciummu agar kau bangun . Tapi panci ku yg akan membangunkan mu . "


Lalu nyonya rianti berbalik dan melangkah menuju keluar kamar , tapi saat dia sudah diujung pintu kamar dia melihat suaminya berjalan melewati kamar adel tanpa menoleh . Seakan tidak ingin tahu ada kejadian apa didalam kamar itu , saat sudah berada diluar kamar ia lalu memanggil suaminya .


" Sayanggg ... " panggilnya .


Tapi belum sempat dia melanjutkan omongannya , suaminya berbicara tanpa menoleh ke arahnya .


" Selamat berjuang darling !! " ucap nya sambil mengangkat 1 tangannya yg sedang mengepal seakan menyemangati istrinya . Ia berkata demikian karna ia tahu dari intonasi suara istrinya mengatakan , kalau istrinya sedang membutuhkan bantuan .


" Cih ... Kau memang keterlaluan ri !!


" Malam ini kau tidak usah pulang sekalian , aku benar-benar membencimu . " ucapnya kesal , karena suaminya tidak berniat membantunya .


" I love u too darling !! " balas tuan jones .


" Hhhhhh .... "


" Baiklah , sepertinya aku harus berjuang sendiri . "


bersambung ...


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2