CINTA SUCI , Adel .

CINTA SUCI , Adel .
Bab 6 . Kamu sangat Cantik sayang !


__ADS_3

" Happy Reading " 😊😊


Sebelumnya .....


Lalu mereka melangkah bersama menuju keruang tamu , sambil nyonya Rianti menggandeng tangan alex . Mereka lalu duduk disofa ruang tamu sambil berbincang-bincang hangat . Menunggu adel untuk turun ke bawah dan berangkat kekampus bersama alex .


Sedangkan dilantai atas , adel masih bersiap-siap didalam kamarnya .


Setelah nyonya Rianti keluar dari kamarnya , adel lalu melangkah menuju kekamar mandi dengan bersungut-sungut .


Dia merasa kesal karena perlakuan ibunya itu , yang membuat kepalanya harus beradu kekuatan dengan panci .


Adel seperti terkena shock teraphy , sampai membuat matanya sama sekali tidak mengantuk lagi . Dia benar-benar terkejut , bahkan gendang telinganya seakan mau pecah karna tidak kuat menahan kerasnya suara pukulan panci itu .


" Hhhhh , mama ini memang benar-benar . "


" Kenapa mesti sampai segitunya dia hanya untuk membangunkanku , tinggal goyangkan saja tubuhku pasti aku akan bangun . "


" Telingaku masih berdengung lagi , untung saja gendang telingaku tidak pecah , kejamnya sudah seperti ibu tiri saja . " ucap adel dengan mengelus-elus telinganya , lalu melangkah masuk kedalam kamar mandi .


( Hhhhhhh , adel ini . Apa dia tidak sadar kalau dia itu susah sekali untuk dibangunkan . 🤦‍♀️🤦‍♀️ )


Setelah berada dikamar mandi , adel langsung membuka seluruh pakaiannya . Dia lalu berdiri dibawah shower dan memutar keran air hangat , air jatuh membasahi seluruh tubuhnya lalu ia memulai kegiatan mandinya itu .


Setelah selesai mandi , adel keluar dari kamar mandi dengan memakai handuk kimono dan handuk yang membungkus rambutnya dikepala . Wajahnya sudah terlihat sangat segar , mukanya yang tadi sangat kusut seakan hilang mengalir bersama air keran tadi .


Dia melangkah menuju ke lemari pakaiannya , membuka lemari dan mengeluarkan sebuah drees pendek selutur berwarna putih gading . Lengan baju 3/4 , memiliki aksen mutiara di dadanya dan berbahan rajut . Ia memakai pakaian dalam dan bajunya , setelah itu berjalan menuju kemeja riasnya .


Memakai krim wajah , bedak dan memoleskan lipstick berwarna nude dibibirnya . Membuat wajahnya yang jelita itu menjadi semakin memukau dan bersinar .


Setelah itu adel melepaskan handuk yang membungkus kepalanya , mengambil hairdrayer dan mencokkan kabelnya . Lalu ia mulai mengeringkan rambutnya , setelah kurang lebih 5 menit rambutnya pun kering dan ia menyisirnya agar lebih rapi . Adel membiarkan rambutnya itu tergerai indah , lalu dia berdiri dan berkaca .


" Perfect !! " ucapnya sambil berkaca saat dirasa penampilannya sudah sempurna .


Setelah selesai berdandan adel lalu melangkah menuju keluar , menutup pintu kamarnya dan berjalan kearah tangga . Menuruni anak tangga dengan anggunnya , saat sudah sampai dilantai dasar adel melihat alex yang sedang berbincang dengan ibunya diruang tamu . Ia lalu menghampirinya alex yang duduk membelakanginya dan berkata , , ,


" Alex , kau sudah datang ? " ucap adel tersenyum .


Alex yang mendengar suara adel pun lalu menoleh ke asal suara tersebut , Alex melihat Adel dengan tatapan kagumnya . Kekasihnya itu terlihat sangat cantik , kecantikannya tak pernah memudar semenjak awal pertemuan mereka hingga sekarang .


Dress putih selutut yang digunakan adel itu , membalut tubuhnya dengan sempurna . Membuatnya terlihat seperti seorang malaikat tak bersayap .



Alex berdiri sambil terus memandangi Adel , dia benar-benar sangat kagum dengan kecantikan Adel itu . Kurang lebih 1 menit dia memandangi Adel tanpa berkedip , hanya berdiri mematung menikmati salah satu maha karya Tuhan itu .


" Ehem ... ehem ... "


" Is anyone home ? " ucap nyonya Rianti membuyarkan pandangan keterpesonaan alex .


Sedangkan Adel yang mendengar ucapan ibunya itu hanya bisa tersenyum malu-malu .


Alex yang tersadar saat mendengar ucapan calon mertuanya itu lalu memalingkan wajahnya untuk mengembalikan jiwanya dan tersenyum .


Alex melangkah mendekati Adel dan berkata ,,,


" Kamu terlihat sangat cantik sayang " .


" Thank you alex " balas adel tersipu malu .


Alex dan Adel masih tetap berdiri dan saling memandangi , seakan mata mereka berbicara hanya dengan saling menatap .


Nyonya Rianti yang melihat pemandangan kedua insan itu hanya bisa menggelengkan kepala , lalu melangkah mendekati mereka .


" Sudah-sudah !! "


" Apa kalian akan saling memandangi sampai besok ? "


" Ayo del kamu sarapan dulu , baru setelah itu kalian berangkat !! " ucap nyonya rianti pada mereka


" Baik ma !! " sambung adel .


" Ayo alex , apa kamu sudah sarapan ?" tanya nyonya Rianti pada Alex .


" Sudah ma , tapi hanya makan sehelai roti saja . Tadi Alex terlambat bangun , jadi buru-buru kemari takut terlambat menjemput Adel . " balas Alex .


" Ck ,,, "


" Kamu ini , ada ada saja . "


" Ya sudah , ayo kamu juga ikut makan sana . "


" Kamu tidak akan bertahan sampai jam makan siang nanti jika hanya memakan roti saja . " kata nyonya Rianti .

__ADS_1


" Baiklah ma !! " ucap Alex .


Lalu Adel dan Alex melangkah menuju kemeja makan untu sarapan bersama , sedangkan nyonya Rianti berlalu menuju ke ruang keluarga . Duduk disana sambil membaca majalah fashion , menunggu kedua pasangan kekasih itu selesai sarapan .


Setelah selesai sarapan Adel dan Alex melangkah bersama menuju ruang keluarga , ketempat nyonya Rianti berada untuk berpamitan berangkat kuliah .


" Ma , kami sudah selesai sarapan !! "


" Kami berangkat sekarang y , ini sudah jam 7.30 . " ucap Adel .


" Baiklah sayang , kalian hati-hati dijalan y . "


" Adel , apa kamu tidak membawa tas dan buku-buku mu ? " tanya nyonya Rianti karena melihat Adel tidak membawa apa-apa untuk berangkat kekampus .


" Oh iya ma , Adel lupa !! "


"Ya sudah , Adel keatas dulu ya Lex . Kamu tunggu sebentar ! " ucap adel sambil berlalu kelantai 2 menuju kekamarnya .


Sedangkan nyonya Rianti dan Alex melangkah bersama kepintu depan, untuk menunggu Adel diteras rumah .


Setelah sampai dikamar Adel mengambil tas dan buku-buku yang diperlukaannya , lalu melangkah turun kembali . Sesudah berada dilantai bawah ia langsung menghampiri Alex dan ibunya diteras , mereka langsung berpamitan sambil mencium tangan nyonya Rianti bergantian dan Adel mencium pipi kiri ibunya .


" Kami berangkat ya ma ! " ucap Adel dan Alex bersamaan lalu berjalan kearah mobil alex .


" Baiklah sayang , kalian hati-hati dijalan ! "


" Mama titip Adel y lex !! "


" Baik ma , perintah dilaksanakan . " ucap alex saat akan memasuki mobilnya sambi tangannya berada diatas kepala menunjukan pose hormat .


Nyonya Rianti tersenyum melihat tingkah Alex itu .


Setelah berada didalam mobil Adel menurunkan kaca jendela mobil Alex , mengeluarkan kepalanya dan melambaikan tangannya sambil berkata ,,,


" Da mama , love you ! "


"Dadaaa sayang , love you too . " balas nyonya rianti sambil melambaikan tangan juga dan berbalik masuk kerumah saat Alex mulai menjalankan mobilnya .


Alex menjalankan mobilnya keluar dari pekarangan mansion Adel itu , membelokkan mobilnya menuju jalan raya . Berjalan dengan kecepatan sedang menembus jalanan yang agak sedikit ramai namun lancar , menuju ke kampus mereka .


" Alex , tadi mama bertanya padaku ! "


" Tema apa yang akan kita pakai saat acara pertunangan kita nanti ? " tanya adel membuka pembicaraan .


" Apapun pilihanmu , aku akan mengikutinya .


" Karena kamu pasti akan memilih yang terbaik , aku percayakan semuanya kepadamu . " ucap alex sambil tangannya fokus menyetir .


" Baiklah Alex , aku pasti akan melakukan yang terbaik untuk acara pertunangan kita . " ucap Adel tersenyum senang .


Alex memegang tangan Adel dengan sebelah tangannya , menggenggamnya dan menciumnya sambil tangan sebelahnya lagi memegang setir . Tak lama kemudian mereka sampai dikampus , memasuki gerbang dan memarkirkan mobilnya diparkiran .


Adel bersiap-siap untuk turun , tapi dicegah oleh Alex . Dia pun berbalik dan melihat Alex , melihat Alex yang sedang memandanginya dengan tatapan yang aneh .


" Ada apa Alex ? " ucap Adel .


Alex mendekati Adel , memegang dagunya dan mencium pipi Adel dengan lembut lalu memandangi Adel . Mata mereka hanya saling menatap dan tak ingin saling berpaling .


Melihat Adel yang diam dan hanya tersenyum , membuat Alex kembali melanjutkan aksinya . Kali ini dia mencium bibir Adel , hanya sekedar menempelkan saja .


Tapi dia melihat Adel memejamkan matanya , seakan menikmati ciuman itu .


Membuat Alex seperti mendapatkan angin segar , membuka mulutnya dan ******* bibir Adel . Memasuklan lidahnya dan mulai menjelajahi setiap rongga mulut Adel , Adel seakan terbuai dan membalas ciuman Alex itu .


Ciuman yang tadinya sangat lembut itu kini berubah menjadi liar , Adel melingkarkan tangannya dileher Alex . Sedangkan tangan Alex memegang kepala Adel , menahannya agar ciuman itu tidak terlepas . Kini Alex sangat menginginkan Adel menjadi miliknya seutuhnya , tangannya mulai turun kebawah mau meremas buah dada Adel .


Adel yang mulai kabut terbawa suasana , tersentak saat merasakan dadanya yang diremas . Sontak Adel mendorong Alex dan melepaskan ciuman mereka dengan kasar .


" Alex , apa yang kau lakukan ?? " tanya adel , dia sangat terkejut dengan apa yang Alex lakukan padanya .


" Kenapa sayang , bukankah kau menikmatinya !! " ucap Alex kesal karena Adel yang menghentikan ciuman mereka .


" Aku menginginkan mu sayang , dan aku sudah tidak tahan lagi . "


" Kenapa kau selalu menolak melakukan itu denganku ! "


" Sebentar lagi kita akan bertunangan dan setelah itu menikah , tidak apa-apa jika kita melakukannya sekarang bukan . "


" Apa kau tidak mencintaiku sampai tidak mau melakukannya denganku ? " Alex memberondong Adel dengan pertanyaan .


" Kenapa kau berkata seperti itu Alex ?? "


" Kau tau aku sangat mencintaimu dan ingin selalu bersamamu . "

__ADS_1


" Apa kau meragukan cintaku padamu , hanya karena aku tidak ingin melakukan itu denganmu . " ucap Adel sambil menunduk sedih karena Alex yang meragukan perasaannya .


" Hhhhhhh ... " Alex menghembuskan nafasnya kasar , mengusap wajahnya dengan kedua tangannya .


Ia sangat kesal karena Adel yang selalu menolaknya dan sekarang Adel terlihat sangat sedih mendengar kata-katanya .


" Maafkan aku , sayang !! " ucapnya .


" Aku tadi terbawa suasana , jadi tidak bisa menahan diriku . "


" Maafkan kata-kataku tadi , aku juga tidak bermaksud meragukan perasaanmu padaku dan membuat mu sedih . "


" Aku memang bodoh , sampai mengatakan itu padamu !! "


" Maukah kau memaafkan aku sayang ?? " ucap Alex sambil memegang tangan Adel seakan memohon maaf darinya .


" Baiklah , aku memaafkanmu . "


" Aku sangat-sangat mencintaimu Alex !! "


" Tapi kau tahu , kalau aku tidak bisa melakukan itu denganmu sebelum kita menikah . "


" Aku pasti akan melakukannya denganmu , saat kita sudah sah menjadi suami istri . "


" Aku harap kau mengerti itu . " jawab Adel panjang .


Alex memeluk Adel , mengelus punggungnya .


" Baiklah sayang , aku mengerti dan aku menghargai keputusanmu . "


Alex melepaskan pelukannya lalu menangkup pipi Adel dengan kedua tangannya .


" Cup ... " Alex mencium bibir Adel sekilas .


" I love u honey !! " ucapnya sambil tersenyum .


" I love u too Alex !! " balas adel tersenyum juga .


" Baiklah Alex , ayo kita turun . " ajak Adel .


" Kau turunlah sayang !! "


" Aku baru ingat kalau ada yang harus aku kerjakan dikantor , nanti aku akan menjemputmu setelah pekerjaanku selesai . "


" Oke baiklah !! "


" Aku akan keperpustakaan sebentar , setelah itu akan menemui dosen dikantor . Nanti aku akan menghubungimu jika sudah selesai dan kau bisa mancariku dikantin . " kata Adel tanpa menanyakan pekerjaan apa yang akan dilakukan Alex , karena dia memang tahu kalau selain kuliah Alex juga memiliki jabatan di perusahaan milik ayah Alex .


" Baiklah sayang , sampai jumpa nanti . " jawab Alex


Adel langsung turun setelah mendapat jawaban dari Alex dan melangkah menuju keperpustakaan , menjauh dari parkiran tempat mobil alex berada .


Sedangkan didalam mobil , Alex masih merasa kesal karena penolakan Adel tadi . Hasratnya masih menggebu-gebu dan butuh pelampiasan , tapi dia tidak mau memaksa Adel .


Karena dia tidak mau membuat Adel marah dan mengubah kesan baik didirinya , bisa saja itu membuat masalah dalam hubungan mereka .


Alex tidak mau hanya karna nafsunya , malah membuat dia kehilangan permata yang berharga itu .


Dalam keadaan libidonya yang masih tinggi , Alex mengeluarkan handphone dari kantong celananya . Mengotak-atik handphonenya mencari nomor seseorang dan setelah mendapatkan nomor tersebut dia langsung menghibunginya .


" Tutt ... tutt ... "


Terdengar 2 kali nada sambungan , lalu nomor yang ditujupun mengeluarkan suara ...


" ( Hy , honey !! ) "


" ( Do you miss me ?? ) "


**bersambung ,,,


.


.


.


.


.


.


❤❤❤**

__ADS_1


__ADS_2