
" Happy Reading " 😊😊
Sebelumnya ...
Setelah selesai makan mereka pun melanjutkan perjalanan menuju kebutik milik ibunya Ariska , mencari gaun yang akan mereka pakai untuk acara lamaran Adel yang akan dilangsungkan beberapa hari lagi .
Kurang lebih 20 menit , mobil mereka pun berhenti tepat didepan sebuah bangunan besar bernuansa klasik dengan perpaduan warna antara hitam dan emas yang membuat bangunan itu tampak semakin mewah dan berkelas .
Bangunan itu merupakan sebuah butik , bernama QUEEN BOUTIQUE . Salah satu butik terkenal diibukota , yang menjadi langganan para konglomerat dan artis saat menginginkan pakaian berkualitas . Harga satu pakaiannya saja sangat fantastis , bisa mencapai puluhan bahkan ratusan juta .
Nyonya Rianti dan ketiga gadis itu turun dari mobil , lalu melangkah masuk kedalam butik tersebut .
Didalam butik mereka sudah disambut oleh beberapa karyawan yang bekerja dibutik itu , para pelayan itu sudah mengenal Nyonya Rianti yang juga merupakan pelanggan tetap disana dan teman bos mereka .
Ditha sangat tercengang saat sudah berada didalam butik itu , tempat yang sangat nyaman dan berkelas . Bukan hanya diluarnya saja yang mewah , tapi didalamnya juga tak kalah mewahnya .
Sanking terkagumnya , Ditha bahkan sampai melongo saat mengedarkan pandangannya memperhatikan setiap sudut ruangan mewah itu dengan jeli . Selama beberapa tahun kenal dengan Ariska , baru kali ini dia datang kebutik milik ibu sahabatnya itu .
( " Wah ... gila ... !! " )
( " Mewah banget , beneran ni butik punyanya Ariska ? " )
( " Gue tau sih dia kaya , tapi gak sampe kepikiran dia bakal punya butik semewah ini . " )
( " Kalo Ariska aja udah sekaya ini , gimana lagi Adel . Yang katanya lebih kaya dari Ariska , keren banget dah . Beruntung banget lu Dit , karena mereka mau berteman sama lu !! " ) gumam Ditha dalam hati .
. . . . .
" Selamat siang Nyonya Jones !! "
" Selamat datang kembali !! " sapa Lisa , salah seorang karyawan senior disitu dengan senyum ramahnya .
" Selamat datang Nona Ariska ! "
" Selamat siang nona-nona ! " lalu menyapa Adel dan Ditha juga .
" Siang juga Lisa ! " balas Nyonya Rianti .
" Terima kasih Lis ! " jawab Ariska .
" Siang mbak ... !! " jawab Adel dan Ditha juga .
" Apa Elinnya ada Sa ? " tanya Nyonya Rianti .
( Elin , nama panggilan Nyonya Erlina ibunya Ariska ) .
" Ada Nyonya , bu Elin ada diruangannya ! "
" Nyonya mau menemuinya , saya akan antarkan . "
" Ah tidak usah , biar saya kesana sendiri . "
" Kamu kerjakan saja pekerjaanmu ! "
" Tolong bantu gadis-gadis itu untuk mencari gaun yang cocok untuk mereka ya ! "
" Baiklah Nyonya !! "
" Hei gadis-gadis ! " panggilnya pada ketiga gadis itu .
" Iya ma !! "
" Iya tante !! " jawab mereka bersamaan .
" Kalian ikutlah bersama Lisa untuk mencari gaun yang cocok , mama akan kedalam dulu menemui tante Elin . "
" Oke , " ucap mereka lalu mulai melangkah untuk mencari pakaian yang cocok .
" Ka , kamu gak mau ikut ? " tanya Nyonya Rianti menghentikan langkah Ariska .
Ariska yang mendengar perkataan Nyonya Rianti pun berbalik melihat ibu sahabatnya itu .
" Kemana tante ... ? " tanya Ariska heran .
" Kemana ... ! "
" Ya kedalam lah , keruangan mama kamu ! "
" Emang kamu nggak mau ketemu sama mama kamu ? "
" Yaelah tante , kirain kemana ! " jawab Ariska .
" Enggak deh , tante aja yang masuk . "
" Tiap hari juga udah ketemu , masa mau ketemu lagi . Kayak gak ada orang lain aja yang mau dijumpai ! " sambungnya lagi sambil melihat-lihat dress yang berjejer rapi tergantung di rak , tanpa melihat kearah Nyonya Rianti .
Tanpa Ariska sadari , bahwa ibunya sudah keluar dari dalam ruang kerja dan sedang berdiri disana mendengar dengan jelas perkataannya barusan .
" Oohh ... jadi gituuu ... !! " ucap Nyonya Erlina sambil berkacak pinggang .
Ariska yang mendengar suara ibunya itu lalu menoleh , dan tersenyum memasang wajah lucu .
" Eh mama ... !! "
" Apa kabar ? "
" Barusan Ika mau keruangan mama , kangen banget soalnya . " sambil berjalan menghampiri Nyonya Erlina dan memeluknya .
" Yang benerrr !! "
" Tadi mama dengernya enggak gitu ! "
" Hehehe ... !! "
" Beneran kok mama ku sayang , suerr ! " sambil mengangkat tangannya .
" Makin cantik aja ih mama kesayangan Ika ini ! " ucap Ariska lalu melepaskan pelukannya .
" Kamu ini , paling bisa aja . " mencubit pipi Ariska gemas lalu melangkah menghampiri Nyonya Rianti .
" Udah lama Ri ? "
" Enggak , barusan aja Lin . Ini juga mau keruangan kamu kok ! "
" Oh yaudah , kita ngobrol didalam aja yuk ! "
__ADS_1
" Biar aja mereka yang pilih-pilih bajunya dulu . " ajaknya .
" Ok !! "
" Sa , kamu temenin mereka pilih dress yang mereka suka ya ! " perintah Nyonya Erlina pada Lisa .
" Baik bu !! "
Lalu Nyonya Erlina melangkah masuk kedalam ruang kerjanya diikuti Nyonya Rianti , mereka duduk disofa yang ada didalam ruangan itu .
" Kamu mau minum apa Ri ? "
" Biar aku pesankan ! "
" Yang biasa aja Lin ! "
" Ok ! " lalu melangkah kemejanya dan meraih telefon untuk memesan minuman pada karyawannya yang ada diluar .
Setelah selesai mereka pun bercakap-cakap , sambil menunggu minuman pesanan mereka datang .
Sementara diluar Adel dan Ditha sedang sibuk memilih dress yang cocok dengan selera mereka , tapi tidak dengan Ariska . Dia masih kepikiran dengan kejadian ditoilet kampus tadi dan masih penasaran siapa pria yang ditunggu Cindy itu , membuatnya berdiri mematung dengan memegangi sebuah dress ditangannya .
" Mau cari model yang gimana Del ? " tanya Ditha .
" Entah lah Dit , belum nemu yang cocok ! " jawabnya sambil mebolak-balikkan beberapa dress yang tergantung .
" Tanya Ariska aja ! "
" Dia kan paling tau soal beginian ! "
" Bener juga ! "
" Mana dia ? " memutar pandangannya mencari keberadaan Ariska .
" Ka ... Ariska ! " panggil Adel saat melihat sahabatnya itu berada tak jauh darinya .
Tapi Ariska yang dipanggil tidak menyahut bahkan menoleh , dia masih tenggelam dalam pikirannya . Beberapa kali Adel memanggil , tapi tetap tak ada juga jawaban darinya .
Ditha yang melihat Ariska tidak menyahuti panggilan Adel merasa heran , lalu berjalan menghampiri Ariska .
" Ariska ! " panggilnya lalu menepuk bahu Ariska .
Ariska yang merasakan bahunya ditepuk , seketika menoleh pada Ditha .
" Eh ... iya ! "
" Apa Dit ? "
" Lagi mikirin apa sih ? "
" Dari tadi dipanggilin ampe enggak denger ! "
" Em ... enggak Dit ! "
" Lagi nggak mikirin apa-apa kok ! " ucapnya tersenyum .
" Yang benerrr ?? "
" Enggak biasanya lu bersikap kayak gini ! "
" Um ... i-itu Dit ! "
" Aduhhh , gimana ya gue mau jelasinnya ? " jawabnya bimbang sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal .
" Jangan binggung gitu !! "
" Cerita aja Ka ! " balas Ditha .
" Cerita apa Dit ? " sambung Adel tiba-tiba .
Ditha dan Ariska yang mendengar suara Adel pun menoleh kearahnya , Adel sudah berdiri didekat mereka tanpa mereka sadari .
" Entah ni anak !! "
" Katanya mau cerita , tapi enggak tau mau ceritain apa ! "
" Cerita apa Ka ? " tanya Adel lagi , kini pada Ariska .
" A-anu Del , i-itu ... itu ... !! ucapnya terbata .
Ariska tidak tahu harus bagaimana caranya menjelaskan kepada Adel , dia juga binggung harus menceritakannya pada Adel atau tidak .
Karena apa yang dia lihat dikampus tadi , menurutnya belum lah benar-benar pasti .
Ariska bingung harus menjawab apa pada Adel , lalu melihat ada dress yang ia pegang ditangannya .
" Anu .. anu apa Ka ? " ucap Ditha tak sabar .
" Dress ... !! "
" Iya dress !! "
" Aku mau cerita soal dress ini . "
" Apaan sih Ka ! "
" Mau cerita soal dress aja ampe harus , bingung gitu . "
" Aneh deh ... !! " balas Adel lalu menjauh dari sana untuk melihat-lihat dress dirak yang lain .
" Lu kenapa sih Ka ? "
" Pasti ada sesuatu kan ? "
" Gak mungkin ini soal dress ? " tanya Ditha curiga , setelah Adel agak menjauh .
" Iya Dit !! "
" Lu bener , ini bukan soal dress ! "
" Tapi ada hubungannya sama Adel ?
" Ada hubungan sama Adel ? "
" Iya !! "
__ADS_1
" Tapi gue nggak bisa cerita disini , takutnya Adel denger . Karena gue juga belum yakin banget ama masalah ini , nanti kalo kita cuma berdua gue bakal cerita ama lu ya . "
" Ok lah , gue tunggu ya ? "
" Pasti !! "
" Ya udah , yuk kita kesana . " sambil mengarahkan pandangan matanya pada Adel yang sedang berbicara pada mbak Lisa .
Mereka pun melangkah menghampiri Adel , untuk ikut mencari gaun yang akan mereka kenakan nanti .
Mereka mulai mencobai beberapa koleksi gaun dibutik ibunya Ariska itu , mereka bahkan sampai keluar masuk ruang ganti berkali-kali karena harus bertukar-tukar pakaian untuk mendapatkan gaun yang tepat .
Mulai dari mini dress , midi dress , long dress , dress pesta , gaun malam , cocktail dress dan beberapa jenis dress lainnya .
Setelah beberapa saat , akhirnya Ditha dan Ariska pun mendapatkan gaun yang cocok dan sesuai dengan selera mereka .
Ariska memilih gaun berwarna putih gading , dengan panjang gaun sampai dibawah lutut . Berbahan kain brokat dan memiliki lengan panjang yang transparan dari bahu sampai pergelangan tangannya , membuat bahu dan tangan putih mulusnya akan sangat kelihataan saat Ariska memakainya .
Ditha juga memilih sebuah drees , dengan bantuan Adel dan Ariska tentunya . Karena berasal dari keluarga yang sederhana dan bahkan tidak pernah memasuki butik pakaian mahal seperti ini . Sehingga dia tidak terlalu pandai dalam memilih pakaian yang sesuai dengan tema acaranya .
Ditha memilih sebuah dress simpel berwarna putih polos , memiliki lengan 3/4 dan panjang sampai dibawah lutut , gaun dengan model yang agak kembang dibagian bawah . Sehingga sangat sesuai dengan bentuk tubuhnya , membuat dirinya sangat cantik dan elegan saat menggunakannya .
Hanya Adel yang belum menentukan gaun pilihannya , dia sangat bingung harus memilih gaun yang mana . Beberapa gaun yang sudah dipilihkan oleh Ariska dan Ditha pun dirasa belum cocok dengan keinginannya .
" Mau yang model gimana lagi sih Del ? "
" Udah banyak lho yang dicoba , kok gak ada yang cocok juga . " ucap Ariska kesal karena lelah membantu Adel memilihkan gaun dari tadi .
" Hhhh ... "
" Belum tau Ka ! "
" Belum ada yang cocok ! " jawab Adel lalu duduk bersandar dikursi dengan masih memakai sebuah gaun dibadannya .
" Lis , masih ada gaun dengan model yang lain nggak ? " tanya Ariska pada Lisa yang masih setia menemani mereka .
" Masih nona ! "
" Masih banyak model yang lain ! "
" Apa mau saya ambilkan semuanya ? " tanya Lisa .
" Ya sudah , ambilkan saja . "
" Biarkan gadis ini mencoba semuanya ! " perintah Ariska lagi .
" Baik nona ! " lalu berbalik untuk pergi melaksanakan tugasnya .
Ditha yang mendengar perkataan Ariska pun terkejut , lalu memanggil Lisa dan menghentikan langkah karyawan Ariska itu .
" Lisa tunggu ! " panggilnya .
Lisa berbalik dan melihat Ditha .
" Heh ... ijah ... !! "
" Apa kau mau menyuruh Adel untuk mencoba semua gaun yang ada dibutikmu ini ! " ucap Ditha sambil memukul bahu sahabatnya itu .
" Kau ingin menyiksanya ya ? "
" Ck ... ! "
" Jadi mau bagaimana lagi , dia saja tidak memilih satu gaun pun sampai sekarang . "
" Aku kan sudah lelah ! "
" Kau ini , ada-ada saja . "
" Jadi , dia harus mencoba semuanya begitu ? "
" Yang benar saja !! "
" Haisss ... !! "
" Sudah-sudah , kenapa kalian jadi bertengkar ? " sambung Adel melerai perdebatan mereka .
" Husttt ... ! "
" Diamlah ... ! "
" Ini juga karenamu ! " jawab Ditha ketus .
" Ck ... ! " decak Adel lalu memutar bola matanya malas dan memalingkan wajahnya .
" Hhh ... ! "
" Terserahlah ... ! "
" Aku benar-benar lelah . " balas Ariska lalu merebahkan badannya disofa .
Bersambung ...
.
.
.
.
.
.
Jangan lupa like , vote dan komen y sayang-sayang .
Jangan lupa follow Ig ku juga ya @adeline202004
Terima kasih 🙏🙏🙏
❤❤❤
__ADS_1