CINTA SUCI , Adel .

CINTA SUCI , Adel .
Bab 17 . Memilih gaun


__ADS_3

" Happy Reading " 😊😊


Sebelumnya ...


Setelah selesai makan mereka pun melanjutkan perjalanan menuju kebutik milik ibunya Ariska , mencari gaun yang akan mereka pakai untuk acara lamaran Adel yang akan dilangsungkan beberapa hari lagi .


Kurang lebih 20 menit , mobil mereka pun berhenti tepat didepan sebuah bangunan besar bernuansa klasik dengan perpaduan warna antara hitam dan emas yang membuat bangunan itu tampak semakin mewah dan berkelas .


Bangunan itu merupakan sebuah butik , bernama QUEEN BOUTIQUE . Salah satu butik terkenal diibukota , yang menjadi langganan para konglomerat dan artis saat menginginkan pakaian berkualitas . Harga satu pakaiannya saja sangat fantastis , bisa mencapai puluhan bahkan ratusan juta .


Nyonya Rianti dan ketiga gadis itu turun dari mobil , lalu melangkah masuk kedalam butik tersebut .


Didalam butik mereka sudah disambut oleh beberapa karyawan yang bekerja dibutik itu , para pelayan itu sudah mengenal Nyonya Rianti yang juga merupakan pelanggan tetap disana dan teman bos mereka .


Ditha sangat tercengang saat sudah berada didalam butik itu , tempat yang sangat nyaman dan berkelas . Bukan hanya diluarnya saja yang mewah , tapi didalamnya juga tak kalah mewahnya .


Sanking terkagumnya , Ditha bahkan sampai melongo saat mengedarkan pandangannya memperhatikan setiap sudut ruangan mewah itu dengan jeli . Selama beberapa tahun kenal dengan Ariska , baru kali ini dia datang kebutik milik ibu sahabatnya itu .


( " Wah ... gila ... !! " )


( " Mewah banget , beneran ni butik punyanya Ariska ? " )


( " Gue tau sih dia kaya , tapi gak sampe kepikiran dia bakal punya butik semewah ini . " )


( " Kalo Ariska aja udah sekaya ini , gimana lagi Adel . Yang katanya lebih kaya dari Ariska , keren banget dah . Beruntung banget lu Dit , karena mereka mau berteman sama lu !! " ) gumam Ditha dalam hati .


. . . . .


" Selamat siang Nyonya Jones !! "


" Selamat datang kembali !! " sapa Lisa , salah seorang karyawan senior disitu dengan senyum ramahnya .


" Selamat datang Nona Ariska ! "


" Selamat siang nona-nona ! " lalu menyapa Adel dan Ditha juga .


" Siang juga Lisa ! " balas Nyonya Rianti .


" Terima kasih Lis ! " jawab Ariska .


" Siang mbak ... !! " jawab Adel dan Ditha juga .


" Apa Elinnya ada Sa ? " tanya Nyonya Rianti .


( Elin , nama panggilan Nyonya Erlina ibunya Ariska ) .


" Ada Nyonya , bu Elin ada diruangannya ! "


" Nyonya mau menemuinya , saya akan antarkan . "


" Ah tidak usah , biar saya kesana sendiri . "


" Kamu kerjakan saja pekerjaanmu ! "


" Tolong bantu gadis-gadis itu untuk mencari gaun yang cocok untuk mereka ya ! "


" Baiklah Nyonya !! "


" Hei gadis-gadis ! " panggilnya pada ketiga gadis itu .


" Iya ma !! "


" Iya tante !! " jawab mereka bersamaan .


" Kalian ikutlah bersama Lisa untuk mencari gaun yang cocok , mama akan kedalam dulu menemui tante Elin . "


" Oke , " ucap mereka lalu mulai melangkah untuk mencari pakaian yang cocok .


" Ka , kamu gak mau ikut ? " tanya Nyonya Rianti menghentikan langkah Ariska .


Ariska yang mendengar perkataan Nyonya Rianti pun berbalik melihat ibu sahabatnya itu .


" Kemana tante ... ? " tanya Ariska heran .


" Kemana ... ! "


" Ya kedalam lah , keruangan mama kamu ! "


" Emang kamu nggak mau ketemu sama mama kamu ? "


" Yaelah tante , kirain kemana ! " jawab Ariska .


" Enggak deh , tante aja yang masuk . "


" Tiap hari juga udah ketemu , masa mau ketemu lagi . Kayak gak ada orang lain aja yang mau dijumpai ! " sambungnya lagi sambil melihat-lihat dress yang berjejer rapi tergantung di rak , tanpa melihat kearah Nyonya Rianti .


Tanpa Ariska sadari , bahwa ibunya sudah keluar dari dalam ruang kerja dan sedang berdiri disana mendengar dengan jelas perkataannya barusan .


" Oohh ... jadi gituuu ... !! " ucap Nyonya Erlina sambil berkacak pinggang .


Ariska yang mendengar suara ibunya itu lalu menoleh , dan tersenyum memasang wajah lucu .


" Eh mama ... !! "


" Apa kabar ? "


" Barusan Ika mau keruangan mama , kangen banget soalnya . " sambil berjalan menghampiri Nyonya Erlina dan memeluknya .


" Yang benerrr !! "


" Tadi mama dengernya enggak gitu ! "


" Hehehe ... !! "


" Beneran kok mama ku sayang , suerr ! " sambil mengangkat tangannya .


" Makin cantik aja ih mama kesayangan Ika ini ! " ucap Ariska lalu melepaskan pelukannya .


" Kamu ini , paling bisa aja . " mencubit pipi Ariska gemas lalu melangkah menghampiri Nyonya Rianti .


" Udah lama Ri ? "


" Enggak , barusan aja Lin . Ini juga mau keruangan kamu kok ! "


" Oh yaudah , kita ngobrol didalam aja yuk ! "

__ADS_1


" Biar aja mereka yang pilih-pilih bajunya dulu . " ajaknya .


" Ok !! "


" Sa , kamu temenin mereka pilih dress yang mereka suka ya ! " perintah Nyonya Erlina pada Lisa .


" Baik bu !! "


Lalu Nyonya Erlina melangkah masuk kedalam ruang kerjanya diikuti Nyonya Rianti , mereka duduk disofa yang ada didalam ruangan itu .


" Kamu mau minum apa Ri ? "


" Biar aku pesankan ! "


" Yang biasa aja Lin ! "


" Ok ! " lalu melangkah kemejanya dan meraih telefon untuk memesan minuman pada karyawannya yang ada diluar .


Setelah selesai mereka pun bercakap-cakap , sambil menunggu minuman pesanan mereka datang .


Sementara diluar Adel dan Ditha sedang sibuk memilih dress yang cocok dengan selera mereka , tapi tidak dengan Ariska . Dia masih kepikiran dengan kejadian ditoilet kampus tadi dan masih penasaran siapa pria yang ditunggu Cindy itu , membuatnya berdiri mematung dengan memegangi sebuah dress ditangannya .


" Mau cari model yang gimana Del ? " tanya Ditha .


" Entah lah Dit , belum nemu yang cocok ! " jawabnya sambil mebolak-balikkan beberapa dress yang tergantung .


" Tanya Ariska aja ! "


" Dia kan paling tau soal beginian ! "


" Bener juga ! "


" Mana dia ? " memutar pandangannya mencari keberadaan Ariska .


" Ka ... Ariska ! " panggil Adel saat melihat sahabatnya itu berada tak jauh darinya .


Tapi Ariska yang dipanggil tidak menyahut bahkan menoleh , dia masih tenggelam dalam pikirannya . Beberapa kali Adel memanggil , tapi tetap tak ada juga jawaban darinya .


Ditha yang melihat Ariska tidak menyahuti panggilan Adel merasa heran , lalu berjalan menghampiri Ariska .


" Ariska ! " panggilnya lalu menepuk bahu Ariska .


Ariska yang merasakan bahunya ditepuk , seketika menoleh pada Ditha .


" Eh ... iya ! "


" Apa Dit ? "


" Lagi mikirin apa sih ? "


" Dari tadi dipanggilin ampe enggak denger ! "


" Em ... enggak Dit ! "


" Lagi nggak mikirin apa-apa kok ! " ucapnya tersenyum .


" Yang benerrr ?? "


" Enggak biasanya lu bersikap kayak gini ! "


" Um ... i-itu Dit ! "


" Aduhhh , gimana ya gue mau jelasinnya ? " jawabnya bimbang sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal .


" Jangan binggung gitu !! "


" Cerita aja Ka ! " balas Ditha .


" Cerita apa Dit ? " sambung Adel tiba-tiba .


Ditha dan Ariska yang mendengar suara Adel pun menoleh kearahnya , Adel sudah berdiri didekat mereka tanpa mereka sadari .


" Entah ni anak !! "


" Katanya mau cerita , tapi enggak tau mau ceritain apa ! "


" Cerita apa Ka ? " tanya Adel lagi , kini pada Ariska .


" A-anu Del , i-itu ... itu ... !! ucapnya terbata .


Ariska tidak tahu harus bagaimana caranya menjelaskan kepada Adel , dia juga binggung harus menceritakannya pada Adel atau tidak .


Karena apa yang dia lihat dikampus tadi , menurutnya belum lah benar-benar pasti .


Ariska bingung harus menjawab apa pada Adel , lalu melihat ada dress yang ia pegang ditangannya .


" Anu .. anu apa Ka ? " ucap Ditha tak sabar .


" Dress ... !! "


" Iya dress !! "


" Aku mau cerita soal dress ini . "


" Apaan sih Ka ! "


" Mau cerita soal dress aja ampe harus , bingung gitu . "


" Aneh deh ... !! " balas Adel lalu menjauh dari sana untuk melihat-lihat dress dirak yang lain .


" Lu kenapa sih Ka ? "


" Pasti ada sesuatu kan ? "


" Gak mungkin ini soal dress ? " tanya Ditha curiga , setelah Adel agak menjauh .


" Iya Dit !! "


" Lu bener , ini bukan soal dress ! "


" Tapi ada hubungannya sama Adel ?


" Ada hubungan sama Adel ? "


" Iya !! "

__ADS_1


" Tapi gue nggak bisa cerita disini , takutnya Adel denger . Karena gue juga belum yakin banget ama masalah ini , nanti kalo kita cuma berdua gue bakal cerita ama lu ya . "


" Ok lah , gue tunggu ya ? "


" Pasti !! "


" Ya udah , yuk kita kesana . " sambil mengarahkan pandangan matanya pada Adel yang sedang berbicara pada mbak Lisa .


Mereka pun melangkah menghampiri Adel , untuk ikut mencari gaun yang akan mereka kenakan nanti .


Mereka mulai mencobai beberapa koleksi gaun dibutik ibunya Ariska itu , mereka bahkan sampai keluar masuk ruang ganti berkali-kali karena harus bertukar-tukar pakaian untuk mendapatkan gaun yang tepat .


Mulai dari mini dress , midi dress , long dress , dress pesta , gaun malam , cocktail dress dan beberapa jenis dress lainnya .


Setelah beberapa saat , akhirnya Ditha dan Ariska pun mendapatkan gaun yang cocok dan sesuai dengan selera mereka .


Ariska memilih gaun berwarna putih gading , dengan panjang gaun sampai dibawah lutut . Berbahan kain brokat dan memiliki lengan panjang yang transparan dari bahu sampai pergelangan tangannya , membuat bahu dan tangan putih mulusnya akan sangat kelihataan saat Ariska memakainya .



Ditha juga memilih sebuah drees , dengan bantuan Adel dan Ariska tentunya . Karena berasal dari keluarga yang sederhana dan bahkan tidak pernah memasuki butik pakaian mahal seperti ini . Sehingga dia tidak terlalu pandai dalam memilih pakaian yang sesuai dengan tema acaranya .


Ditha memilih sebuah dress simpel berwarna putih polos , memiliki lengan 3/4 dan panjang sampai dibawah lutut , gaun dengan model yang agak kembang dibagian bawah . Sehingga sangat sesuai dengan bentuk tubuhnya , membuat dirinya sangat cantik dan elegan saat menggunakannya .



Hanya Adel yang belum menentukan gaun pilihannya , dia sangat bingung harus memilih gaun yang mana . Beberapa gaun yang sudah dipilihkan oleh Ariska dan Ditha pun dirasa belum cocok dengan keinginannya .


" Mau yang model gimana lagi sih Del ? "


" Udah banyak lho yang dicoba , kok gak ada yang cocok juga . " ucap Ariska kesal karena lelah membantu Adel memilihkan gaun dari tadi .


" Hhhh ... "


" Belum tau Ka ! "


" Belum ada yang cocok ! " jawab Adel lalu duduk bersandar dikursi dengan masih memakai sebuah gaun dibadannya .


" Lis , masih ada gaun dengan model yang lain nggak ? " tanya Ariska pada Lisa yang masih setia menemani mereka .


" Masih nona ! "


" Masih banyak model yang lain ! "


" Apa mau saya ambilkan semuanya ? " tanya Lisa .


" Ya sudah , ambilkan saja . "


" Biarkan gadis ini mencoba semuanya ! " perintah Ariska lagi .


" Baik nona ! " lalu berbalik untuk pergi melaksanakan tugasnya .


Ditha yang mendengar perkataan Ariska pun terkejut , lalu memanggil Lisa dan menghentikan langkah karyawan Ariska itu .


" Lisa tunggu ! " panggilnya .


Lisa berbalik dan melihat Ditha .


" Heh ... ijah ... !! "


" Apa kau mau menyuruh Adel untuk mencoba semua gaun yang ada dibutikmu ini ! " ucap Ditha sambil memukul bahu sahabatnya itu .


" Kau ingin menyiksanya ya ? "


" Ck ... ! "


" Jadi mau bagaimana lagi , dia saja tidak memilih satu gaun pun sampai sekarang . "


" Aku kan sudah lelah ! "


" Kau ini , ada-ada saja . "


" Jadi , dia harus mencoba semuanya begitu ? "


" Yang benar saja !! "


" Haisss ... !! "


" Sudah-sudah , kenapa kalian jadi bertengkar ? " sambung Adel melerai perdebatan mereka .


" Husttt ... ! "


" Diamlah ... ! "


" Ini juga karenamu ! " jawab Ditha ketus .


" Ck ... ! " decak Adel lalu memutar bola matanya malas dan memalingkan wajahnya .


" Hhh ... ! "


" Terserahlah ... ! "


" Aku benar-benar lelah . " balas Ariska lalu merebahkan badannya disofa .


Bersambung ...


.


.


.


.


.


.


Jangan lupa like , vote dan komen y sayang-sayang .


Jangan lupa follow Ig ku juga ya @adeline202004


Terima kasih 🙏🙏🙏


❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2