CINTA SUCI , Adel .

CINTA SUCI , Adel .
Bab 21 . Good girl


__ADS_3

" Happy Reading " 😊😊


Sebelumnya ...


Sedangkan ditempat lain , Putri tidur itu tampak tidur dengan gelisah . Ia bermimpi buruk , sangking buruknya sehingga membuatnya harus terbangun karena merasa tidak nyaman .


" Hhhhh ... Alex ... !! "


" Mimpi apa itu ... !! " ucap Adel dengan keringat yang membasahi wajah cantiknya .


Adel duduk dan menyandarkan badannya dikepala ranjang , ia mengusap wajahnya yang berkeringat . Menarik nafasnya dalam dan membuangnya kasar , untuk menenangkan dirinya .


" Hhhhh ... hhhh ... ! "


" Kenapa aku jadi berkeringat begini , bahkan Ac kamar ini masih hidup dan ... !! "


" Dan mimpi apa itu tadi ? "


" Kenapa sangat aneh ? " gumamnya lagi .


Adel meraih ponselnya , tapi ponselnya sudah mati kehabisan baterai karena masih menyala saat dia tertidur tadi .


Ia melihat ke arah jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 5.15 sore .


" Sudah sore , sebaiknya aku mandi . " ucapnya sambil menchargerkan ponselnya lalu melangkah menuju kamar mandi .


Ia berendam didalam bathup yang sudah terisi air dengan aroma wewangian untuk merilekskan tubuhnya , tapi Adel masih memikirkan tentang mimpinya tadi . Dia benar-benar sangat penasaran , akan arti dari mimpinya itu .


Setelah selesai mandi dan berpakaian , Adel turun kelantai bawah meninggalkan ponselnya yang masih mati didalam kamarnya . Dibawah , tampak ayah dan keempat adik-adiknya baru pulang kerumah dengan ibunya yang menemani mereka . Mereka tampak kelelahan setelah beraktifitas seharian , mereka langsung menuju kekamar masing-masing untuk beristirahat sebentar dan membasuh diri . Melewati Adel yang berdiri melihat mereka , sambil menyapa nya .


" Hai papa ! "


" Hai sayang ... ! " jawab Tuan Richard .


" Hai kak ... hai sister ... !! " Sapa keempat adiknya bersamaan .


" Hai ... !! "


" Kalian lelah ? " tanya Adel .


" Tentu saja ! " jawab mereka bersama sambil terus melangkah menuju kekamar masing-masing .


" Ma , Adel jalan-jalan ditaman sebentar ya ? " ucap Adel menghentikan langkah ibunya .


" Baiklah sayang ! "


" Tapi jangan terlalu lama , ini sudah sore . "


" Kau bisa masuk angin nanti , jika terlalu lama berada diluar dengan memakai pakaian seperti itu . "


" Oke boss ! " jawab Adel sambil mengacungkan jempolnya .


" Ya sudah , mama akan menemani papa keatas dulu ya ! " ucap Nyonya Rianti lalu menyusul suaminya yang telah lebih dulu menuju kekamarnya .


Adel kemudian melangkah menuju taman yang ada diluar rumah , ia berjalan dijalan setapak sambil menikmati suasana sore hari itu yang terasa sejuk dan nyaman meskipun sinar matahari masih tampak menyinari dengan terangnya .


Mini dress berwarna putih dengan aksen bahu terbuka yang membalut tubuhnya , membuatnya semakin cantik dan seksi . Apalagi sangat kontras saat ia memadukannya dengan sendal berwarna putih dari salah satu merek ternama .


Ia berdiri diantara pohon-pohon , menghindari sinar matahari itu agar tidak langsung menyentuh tubuh dan kulit putih mulusnya .



" Hhh ... benar-benar nyaman ! " ucapnya sambil berdiri dan menikmati semilir angin yang menerpa tubuhnya .


Adel memejamkan matanya menikmati suasana itu untuk sesaat , tapi lagi-lagi pikirannya kembali terusik dengan arti dari mimpinya tadi .


" Ck ... !! "


" Kenapa aku terus kepikiran mimpi tadi , kenapa aku sangat penasaran ? "


" Hhhh ... terserahlah ... ! "


" Bukannya mimpi hanya bunga tidur ? "


Adel pun kembali berjalan-jalan ditaman itu , setelah puas berjalan Adel pun kembali masuk kedalam rumah karena cahaya langit yang mulai meredup .


Didalam rumah , tampak ibu dan adik-adiknya sedang duduk bersantai diruang keluarga . Adel menghampiri dan ikut duduk bersama mereka , bersenda gurau sambil menunggu waktu makan malam tiba .


Setelah selesai makan malam , mereka kembali menuju kekamar masing-masing untuk beristirahat .


Saat berada dikamar Adel meraih ponselnya , lalu menghidupkannya .


" Sudah penuh ... ! " ucapnya sambil membuka layar ponsel itu .


" Tapi kenapa Alex belum mengabariku juga . "

__ADS_1


" Ada apa dengannya ? "


" Apa dia sangat sibuk ! "


Adel kemudian menghubungi kekasihnya itu lagi .


( " Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada diluar jangkauan , silahkan ... " )


Beberapa kali Adel mencoba menghubungi Alex , tapi lagi-lagi hanya jawaban dari operator telepon yang diterimanya .


" Kenapa masih belum aktif ? "


" Ck ... ada apa dengannya ? "


" Tidak biasanya ... ! "


Adel kemudian membuka aplikasi whatsapp yang ada diponselnya .


" Hah ... bahkan dia terakhir aktif jam 4 sore tadi . "


Ia kemudian mengetikkan beberapa pesan dan mengirimkannya pada Alex .


( " Sayang , kau dimana ? " Kenapa ponselmu tidak aktif , dari tadi aku menghubungimu . Apa kau sangat sibuk sehingga tidak sempat menghubungiku ? " )


( " Sayang ... " )


( " Sayang ... " )


( " Alex ... " )


( " Baiklah , mungkin kau memang sibuk . Jangan lupa hubungi aku jika pekerjaanmu sudah selesai . " )


Lama Adel menunggu , berharap Alex membalas pesannya . Tapi tak satupun pesannya yang dibalas Alex , Adel pun meletakkan ponselnya diatas nakas dengan perasaan kesal .


Adel kemudian melangkah dan duduk dikursi meja belajarnya , ia menghidupkan laptop yang ada diatas meja itu . Membuka beberapa bab skripsi yang telah dikerjakannya , memeriksanya dengan teliti agar siap untuk diserahkan kepada dosen mata kuliahnya .


Kurang lebih 45 menit , akhirnya perkerjaannya pun selesai .


" Hhhhh ... akhirnya selesai juga ... !! " ucapnya sambil menggosok-gosok tengkuk lehernya dan menggerakkan kepalanya kekiri kekanan , melemaskan otot-otot lehernya yang tegang .


" Lelahnya ... ! "


Adel lalu mematikan laptopnya tadi , kemudian melangkah menuju kelemari untuk mengganti pakaiannya . Setelah memakai baju tidur , Adel duduk disisi ranjang lalu meraih ponselnya lagi berharap ada pesan yang dibalas oleh Alex .


Bahkan pesan yang dikirimkannya kepada Alex tadi masih centang satu , Adel benar-benar kesal .


" Ck ... kemana dia ?? "


" Sungguh aneh ... !! "


" Lihat saja nanti ... ! " ucapnya kesal .


Lalu meletakkan kembali ponselnya ditempat semula , setelah mengaktifkan mode getar pada panggilan ponsel itu .


Adel pun memutuskan untuk tidur , agar menenangkan perasaan kesalnya pada Alex . Tak butuh waktu lama , ia pun terlelap dengan nyaman diatas ranjang .


Waktu menunjukkan pukul 3 pagi , saat ada panggilan masuk diponselnya .


" Drrtt ... drrtt ... drrtt ... drrtt ... " terdengar suara getaran dimeja nakas .


Beberapa kali panggilan itu masuk dan akhirnya berhenti karena tak mendapatkan jawaban , tapi tak berselang lama terdengar bunyi pesan masuk diponsel itu .


Dua kali bunyi pesan masuk , tapi Adel tak terbangun . Karena dia sedang dalam mode Putri Tidur . 👸


* * * * *


" Apa kau mau langsung pergi baby ? " tanya Bella yang masih berada diatas ranjang .


" Ya , aku harus menemui Adel pagi ini . "


" Aku takut dia curiga padaku . "


" Semalam beberapa kali dia menghubungiku saat ponselku mati dan juga banyak pesan masuk darinya . "


" Aku harus menjelaskan padanya kenapa aku tidak menghubunginya semalaman . " jawab Alex sambil memakai kembali pakaiannya setelah selesai mandi .


" Apa dia akan percaya dengan penjelasanmu baby ? "


" Ya , tentu saja ! "


" Dia gadis yang polos , dia selalu percaya apapun yang kukatakan padanya . "


" Benarkah ? "


" Ya ... ! "

__ADS_1


" Kau tau kenapa ? " tanya Alex lalu melihat ke arah Bella .


Bella menggelengkan kepalanya , tidak tahu .


" Karena hatinya sudah sepenuhnya menjadi milikku . "


" Dan dia benar-benar cinta padaku ! "


" Ck ... ! "


" Kau sungguh pe-de sekali ! "


" Tapi kau harus lebih berhati-hati baby ! "


" Berhati-hati ... ! "


" Kenapa ? " tanya Alex .


" Karena orang yang benar-benar cinta , akan benar-benar sakit jika mengetahui kalau cintanya dihianati . "


" Baiklah , aku akan mencoba agar jangan sampai ketahuan ! " ucap Alex sambil mengedipkan sebelah matanya pada Bella .


" Cih ... ! "


" Memangnya apa yang terjadi , kalau sampai Adel tahu bahwa kau telah berselingkuh dibelakangnya ? " sambung Bella lalu turun dari ranjang dan melangkah menghampiri Alex yang memunggunginya .


" Apa yang terjadi ? " tanya Alex .


Kemudian berbalik menghadap Bella .


" Jika Adel mengetahuinya , maka aku pastikan kau tidak akan bisa merasakan kenikmatan seperti ini lagi dariku . " ucapnya lagi sambil meremas kedua bu*h dada gadis itu dan melum*t bibirnya .


Beberapa menit bibir mereka saling bermain dan melum*t , kemudian Alex melepaskannya .


" Oh baby ! "


" Aku selalu ingin merasakan kenikmatan itu darimu , hanya kau yang selalu bisa memuaskanku . "


" Tentu saja . "


" Jika kau ingin terus bermain dengan juniorku , maka kau harus bisa menutup mulutmu ! "


" Baiklah , aku bisa menjaga mulutku baby ! " ucap Bella sambil menunjukkan gaya mengunci mulut .


" Good girl ... ! "


" Aku tidak salah mempertahankanmu , karena kau akan selalu menurut apa yang kukatakan . " sambung Alex .


" Tapi , bagaimana dengan Cindy baby ? "


" Apa dia tidak akan buka mulut ? "


" Ck ... jangan pikirkan dia ! "


" Aku punya cara sendiri untuk membungkam mulutnya itu ! "


" Ya sudah , aku pergi ! "


" Nanti aku akan transferkan uangmu ! " ucap Alex lalu melangkah keluar dari kamar Hotel itu dan menaiki lift untuk turun kelantai bawah .


" Baiklah baby , see you ! " jawab Bella senang .


Alex berada dilobby hotel mewah itu , menunggu pelayan mengambilkan mobil miliknya . Setelah mobilnya datang , diapun segera melajukannya menuju kerumah Adel .


Bersambung ...


.


.


.


.


.


.


Jangan lupa like , vote dan komen y sayang-sayang .


Jangan lupa follow Ig ku juga ya @adeline202004


Terima kasih 🙏🙏🙏


❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2