
" Happy Reading " 😊😊
Sebelumnya ...
Sedangkan ditempat lain , Putri tidur itu tampak tidur dengan gelisah . Ia bermimpi buruk , sangking buruknya sehingga membuatnya harus terbangun karena merasa tidak nyaman .
" Hhhhh ... Alex ... !! "
" Mimpi apa itu ... !! " ucap Adel dengan keringat yang membasahi wajah cantiknya .
Adel duduk dan menyandarkan badannya dikepala ranjang , ia mengusap wajahnya yang berkeringat . Menarik nafasnya dalam dan membuangnya kasar , untuk menenangkan dirinya .
" Hhhhh ... hhhh ... ! "
" Kenapa aku jadi berkeringat begini , bahkan Ac kamar ini masih hidup dan ... !! "
" Dan mimpi apa itu tadi ? "
" Kenapa sangat aneh ? " gumamnya lagi .
Adel meraih ponselnya , tapi ponselnya sudah mati kehabisan baterai karena masih menyala saat dia tertidur tadi .
Ia melihat ke arah jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 5.15 sore .
" Sudah sore , sebaiknya aku mandi . " ucapnya sambil menchargerkan ponselnya lalu melangkah menuju kamar mandi .
Ia berendam didalam bathup yang sudah terisi air dengan aroma wewangian untuk merilekskan tubuhnya , tapi Adel masih memikirkan tentang mimpinya tadi . Dia benar-benar sangat penasaran , akan arti dari mimpinya itu .
Setelah selesai mandi dan berpakaian , Adel turun kelantai bawah meninggalkan ponselnya yang masih mati didalam kamarnya . Dibawah , tampak ayah dan keempat adik-adiknya baru pulang kerumah dengan ibunya yang menemani mereka . Mereka tampak kelelahan setelah beraktifitas seharian , mereka langsung menuju kekamar masing-masing untuk beristirahat sebentar dan membasuh diri . Melewati Adel yang berdiri melihat mereka , sambil menyapa nya .
" Hai papa ! "
" Hai sayang ... ! " jawab Tuan Richard .
" Hai kak ... hai sister ... !! " Sapa keempat adiknya bersamaan .
" Hai ... !! "
" Kalian lelah ? " tanya Adel .
" Tentu saja ! " jawab mereka bersama sambil terus melangkah menuju kekamar masing-masing .
" Ma , Adel jalan-jalan ditaman sebentar ya ? " ucap Adel menghentikan langkah ibunya .
" Baiklah sayang ! "
" Tapi jangan terlalu lama , ini sudah sore . "
" Kau bisa masuk angin nanti , jika terlalu lama berada diluar dengan memakai pakaian seperti itu . "
" Oke boss ! " jawab Adel sambil mengacungkan jempolnya .
" Ya sudah , mama akan menemani papa keatas dulu ya ! " ucap Nyonya Rianti lalu menyusul suaminya yang telah lebih dulu menuju kekamarnya .
Adel kemudian melangkah menuju taman yang ada diluar rumah , ia berjalan dijalan setapak sambil menikmati suasana sore hari itu yang terasa sejuk dan nyaman meskipun sinar matahari masih tampak menyinari dengan terangnya .
Mini dress berwarna putih dengan aksen bahu terbuka yang membalut tubuhnya , membuatnya semakin cantik dan seksi . Apalagi sangat kontras saat ia memadukannya dengan sendal berwarna putih dari salah satu merek ternama .
Ia berdiri diantara pohon-pohon , menghindari sinar matahari itu agar tidak langsung menyentuh tubuh dan kulit putih mulusnya .
" Hhh ... benar-benar nyaman ! " ucapnya sambil berdiri dan menikmati semilir angin yang menerpa tubuhnya .
Adel memejamkan matanya menikmati suasana itu untuk sesaat , tapi lagi-lagi pikirannya kembali terusik dengan arti dari mimpinya tadi .
" Ck ... !! "
" Kenapa aku terus kepikiran mimpi tadi , kenapa aku sangat penasaran ? "
" Hhhh ... terserahlah ... ! "
" Bukannya mimpi hanya bunga tidur ? "
Adel pun kembali berjalan-jalan ditaman itu , setelah puas berjalan Adel pun kembali masuk kedalam rumah karena cahaya langit yang mulai meredup .
Didalam rumah , tampak ibu dan adik-adiknya sedang duduk bersantai diruang keluarga . Adel menghampiri dan ikut duduk bersama mereka , bersenda gurau sambil menunggu waktu makan malam tiba .
Setelah selesai makan malam , mereka kembali menuju kekamar masing-masing untuk beristirahat .
Saat berada dikamar Adel meraih ponselnya , lalu menghidupkannya .
" Sudah penuh ... ! " ucapnya sambil membuka layar ponsel itu .
" Tapi kenapa Alex belum mengabariku juga . "
__ADS_1
" Ada apa dengannya ? "
" Apa dia sangat sibuk ! "
Adel kemudian menghubungi kekasihnya itu lagi .
( " Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada diluar jangkauan , silahkan ... " )
Beberapa kali Adel mencoba menghubungi Alex , tapi lagi-lagi hanya jawaban dari operator telepon yang diterimanya .
" Kenapa masih belum aktif ? "
" Ck ... ada apa dengannya ? "
" Tidak biasanya ... ! "
Adel kemudian membuka aplikasi whatsapp yang ada diponselnya .
" Hah ... bahkan dia terakhir aktif jam 4 sore tadi . "
Ia kemudian mengetikkan beberapa pesan dan mengirimkannya pada Alex .
( " Sayang , kau dimana ? " Kenapa ponselmu tidak aktif , dari tadi aku menghubungimu . Apa kau sangat sibuk sehingga tidak sempat menghubungiku ? " )
( " Sayang ... " )
( " Sayang ... " )
( " Alex ... " )
( " Baiklah , mungkin kau memang sibuk . Jangan lupa hubungi aku jika pekerjaanmu sudah selesai . " )
Lama Adel menunggu , berharap Alex membalas pesannya . Tapi tak satupun pesannya yang dibalas Alex , Adel pun meletakkan ponselnya diatas nakas dengan perasaan kesal .
Adel kemudian melangkah dan duduk dikursi meja belajarnya , ia menghidupkan laptop yang ada diatas meja itu . Membuka beberapa bab skripsi yang telah dikerjakannya , memeriksanya dengan teliti agar siap untuk diserahkan kepada dosen mata kuliahnya .
Kurang lebih 45 menit , akhirnya perkerjaannya pun selesai .
" Hhhhh ... akhirnya selesai juga ... !! " ucapnya sambil menggosok-gosok tengkuk lehernya dan menggerakkan kepalanya kekiri kekanan , melemaskan otot-otot lehernya yang tegang .
" Lelahnya ... ! "
Adel lalu mematikan laptopnya tadi , kemudian melangkah menuju kelemari untuk mengganti pakaiannya . Setelah memakai baju tidur , Adel duduk disisi ranjang lalu meraih ponselnya lagi berharap ada pesan yang dibalas oleh Alex .
Bahkan pesan yang dikirimkannya kepada Alex tadi masih centang satu , Adel benar-benar kesal .
" Ck ... kemana dia ?? "
" Sungguh aneh ... !! "
" Lihat saja nanti ... ! " ucapnya kesal .
Lalu meletakkan kembali ponselnya ditempat semula , setelah mengaktifkan mode getar pada panggilan ponsel itu .
Adel pun memutuskan untuk tidur , agar menenangkan perasaan kesalnya pada Alex . Tak butuh waktu lama , ia pun terlelap dengan nyaman diatas ranjang .
Waktu menunjukkan pukul 3 pagi , saat ada panggilan masuk diponselnya .
" Drrtt ... drrtt ... drrtt ... drrtt ... " terdengar suara getaran dimeja nakas .
Beberapa kali panggilan itu masuk dan akhirnya berhenti karena tak mendapatkan jawaban , tapi tak berselang lama terdengar bunyi pesan masuk diponsel itu .
Dua kali bunyi pesan masuk , tapi Adel tak terbangun . Karena dia sedang dalam mode Putri Tidur . 👸
* * * * *
" Apa kau mau langsung pergi baby ? " tanya Bella yang masih berada diatas ranjang .
" Ya , aku harus menemui Adel pagi ini . "
" Aku takut dia curiga padaku . "
" Semalam beberapa kali dia menghubungiku saat ponselku mati dan juga banyak pesan masuk darinya . "
" Aku harus menjelaskan padanya kenapa aku tidak menghubunginya semalaman . " jawab Alex sambil memakai kembali pakaiannya setelah selesai mandi .
" Apa dia akan percaya dengan penjelasanmu baby ? "
" Ya , tentu saja ! "
" Dia gadis yang polos , dia selalu percaya apapun yang kukatakan padanya . "
" Benarkah ? "
" Ya ... ! "
__ADS_1
" Kau tau kenapa ? " tanya Alex lalu melihat ke arah Bella .
Bella menggelengkan kepalanya , tidak tahu .
" Karena hatinya sudah sepenuhnya menjadi milikku . "
" Dan dia benar-benar cinta padaku ! "
" Ck ... ! "
" Kau sungguh pe-de sekali ! "
" Tapi kau harus lebih berhati-hati baby ! "
" Berhati-hati ... ! "
" Kenapa ? " tanya Alex .
" Karena orang yang benar-benar cinta , akan benar-benar sakit jika mengetahui kalau cintanya dihianati . "
" Baiklah , aku akan mencoba agar jangan sampai ketahuan ! " ucap Alex sambil mengedipkan sebelah matanya pada Bella .
" Cih ... ! "
" Memangnya apa yang terjadi , kalau sampai Adel tahu bahwa kau telah berselingkuh dibelakangnya ? " sambung Bella lalu turun dari ranjang dan melangkah menghampiri Alex yang memunggunginya .
" Apa yang terjadi ? " tanya Alex .
Kemudian berbalik menghadap Bella .
" Jika Adel mengetahuinya , maka aku pastikan kau tidak akan bisa merasakan kenikmatan seperti ini lagi dariku . " ucapnya lagi sambil meremas kedua bu*h dada gadis itu dan melum*t bibirnya .
Beberapa menit bibir mereka saling bermain dan melum*t , kemudian Alex melepaskannya .
" Oh baby ! "
" Aku selalu ingin merasakan kenikmatan itu darimu , hanya kau yang selalu bisa memuaskanku . "
" Tentu saja . "
" Jika kau ingin terus bermain dengan juniorku , maka kau harus bisa menutup mulutmu ! "
" Baiklah , aku bisa menjaga mulutku baby ! " ucap Bella sambil menunjukkan gaya mengunci mulut .
" Good girl ... ! "
" Aku tidak salah mempertahankanmu , karena kau akan selalu menurut apa yang kukatakan . " sambung Alex .
" Tapi , bagaimana dengan Cindy baby ? "
" Apa dia tidak akan buka mulut ? "
" Ck ... jangan pikirkan dia ! "
" Aku punya cara sendiri untuk membungkam mulutnya itu ! "
" Ya sudah , aku pergi ! "
" Nanti aku akan transferkan uangmu ! " ucap Alex lalu melangkah keluar dari kamar Hotel itu dan menaiki lift untuk turun kelantai bawah .
" Baiklah baby , see you ! " jawab Bella senang .
Alex berada dilobby hotel mewah itu , menunggu pelayan mengambilkan mobil miliknya . Setelah mobilnya datang , diapun segera melajukannya menuju kerumah Adel .
Bersambung ...
.
.
.
.
.
.
Jangan lupa like , vote dan komen y sayang-sayang .
Jangan lupa follow Ig ku juga ya @adeline202004
Terima kasih 🙏🙏🙏
❤❤❤
__ADS_1